Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Holistic Nursing Care Approach

Peningkatan perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah melalui penerapan terapi bermain papercraft Putri, Nabila Priyono; Sulistyawati, Erna
Holistic Nursing Care Approach Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v4i1.13136

Abstract

Motorik halus adalah gerakan otot-otot kecil yang membutuhkan koordinasi mata dengan gerakan tangan serta jari-jemari. Peningkatan perkembangan motorik halus salah satunya menggunakan terapi bermain. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan terapi bermain papercraft untuk meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah. Studi kasus ini dilakukan di TK Dharma Wanita Boloh III Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan dengan desain descriptive study melalui pendekatan proses keperawatan dengan penerapan terapi bermain papercraft terhadap 3 subyek studi yang dipilih sesuai kriteria inklusi yaitu anak dengan usia 4-6 tahun, anak dalam kondisi sehat, anak kooperatif, anak yang mengalami keterlambatan motorik halus dan orang tua mengizinkan anak menjadi subyek studi. Data perkembangan motorik halus didapatkan dari pengkajian perkembangan menggunakan lembar KPSP. Hasil studi kasus pada ketiga subyek studi dengan risiko gangguan perkembangan setelah dilakukan penerapan terapi bermain papercraft selama 1 bulan. Pertemuan dilakukan sebanyak 9 kali dengan jumlah pertemuan 2 kali dalam seminggu dimana masing-masing pertemuan berdurasi 15 menit. Hasil yang didapatkan menunjukkan adanya peningkatan status perkembangan pada anak dengan hasil meragukan sebelum diberikan intervensi dan setelah diberikan intervensi perkembangan motorik halus anak normal. Penerapan terapi bermain papercraft dapat meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah.
Penerapan Perawatan Metode Kanguru dan Terapi Murottal pada Bayi Berat Lahir Rendah Anjani, Widya Tri; Sulistyawati, Erna
Holistic Nursing Care Approach Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v4i2.13063

Abstract

Bayi berat lahir rendah (BBLR) merupakan bayi yang berat lahirnya kurang dari 2500 gram, tanpa memperhatikan masa kehamilan. Kejadian BBLR disebabkan karena faktor internal dan faktor eksternal. Studi kasus ini bertujuan untuk meningkatkan suhu tubuh dan meningkatkan berat badan pada BBLR di RSD K.R.M.T Wongsonegoro. Metode yang digunakan pada studi kasus ini adalah descriptive study dengan menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan. Implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan, dengan menggunakan Perawatan Metode Kanguru dan Terapi Murottal yang dilakukan sehari sekali selama 4 hari pemberian dengan waktu PMK 3 jam dan Terapi Murottal 30 menit.  Hasil dari sesudah dilakukannya penerapan perawatan metode kanguru dan Terapi Murottal pada 3 subyek studi mengalami peningkatan suhu badan dan berat badan pada Bayi berat lahir rendah di ruang Perinatologi RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang. Keseimpulan pada suhu badan dan berat badan pada bayi berat lahir rendah diperoleh hasil sesudah dilakukannya perawatan metode kanguru dan terapi murottal mengalami peningkatan pada suhu dan berat badan Bayi berat lahir rendah.
Penerapan pursed lips breathing terhadap frekuensi pernafasan dan saturasi oksigen pada anak dengan pneumonia Febriyanti, Wiwi; Sulistyawati, Erna; Alfiyanti, Dera
Holistic Nursing Care Approach Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v5i1.15710

Abstract

Pneumonia merupakan penyakit infeksi yang menyerang saluran pernapasan yang dapat terjadi pada anak dan umumnya disertai dengan infeksi akut pada bronkus yang disebut bronkopneumonia. Bronkopneumonia menyerang saluran pernafasan dengan manifestasi klinis batuk, pilek, demam, dan disertai dengan sesak nafas. Pneumonia menjadi masalah utama yang meyebabkan kematian pada balita sebesar 79.486 di tahun 2021. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pursed Lips Breathing terhadap frekuensi pernafasan dan saturasi oksigen. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif studi dengan pendekatan proses keperawatan yang menggambarkan pengelolaan kasus dalam mengaplikasikan Pursed Lips Breathing pada anak dengan Pneumonia yang berjumlah 3 orang subyek studi yang berusia 3-6 tahun. Pengukuran frekuensi pernafasan dan saturasi oksigen sebelum dan sesudah dilakukan tindakan selama 3 hari. Hasil studi kasus pada ketiga subyek studi didapatkan frekuensi pernafasan dan saturasi oksigen masing masing subjek studi mengalami penurunan frekuensi pernafasan dari 35 menjadi 28 dan kenaikan saturasi oksigen dari 92% menjadi 98%. Pursed Lips Breathing menjadi salah satu terapi nonfarmakologi untuk menurunkan frekuensi pernapasan dan meningkatkan saturasi oksigen.