Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELEPASAN ION NIKEL PADA KAWAT ORTODONTI STAINLESS STEEL DENGAN PERBEDAAN WAKTU PERENDAMAN SEDUHAN KOPI ARABIKA mutia amalia nasution; Erna Sulistyawati; Syarifah Sheila
E-Prodenta Journal of Dentistry Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.eprodenta.2022.006.02.5

Abstract

Latar Belakang : Korosi merupakan suatu peristiwa penurunan kualitas bahan logam karena adanyareaksi elektrokimia dengan lingkungan yang ditandai dengan pelepasan ion logam terutama ion nikeldan kromium. Proses korosi dapat dikurangi atau diperlambat salah satunya dengan caramenambahkan inhibitor. Kafein merupakan salah satu inhibitor yang berasal dari senyawa organik.Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan jumlah pelepasan ion nikel pada kawat ortodonti StainlessSteel yang direndam dalam saliva dan seduhan kopi arabika dengan waktu dan konsentrasi yangberbeda. Metode Penelitian: Penelitian ini mengunakan 25 kawat ortodonti stainless steel berbentukrectangle dengan ukuran 0,016 inci x 0,022 inci sepanjang 4 cm yang direndam dalam saliva buatanselama 2 minggu dan ditambahkan seduhan kopi arabika konsentrasi 20% dan 10% dengan waktutepat 4 jam dan 8 jam sebelum 2 minggu perendaman. Jumlah pelepasan ion Nikel dilakukan denganmenggunakan alat AAS (Atomic Absorption Spectroscopy). Hasil: Analisa data menggunakan uji oneway ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara jumlah pelepasan ion nikel padakawat ortodonti setelah perendaman dalam seduhan kopi arabika. Kelompok dengan perendaman10% larutan kopi dengan waktu 8 jam perendaman menunjukkan hasil nilai pelepasan ion yangpaling kecil dibandingkan kelompok perlakuan lain. Kesimpulan; perendaman dalam seduhan kopiarabika dengan konsentrasi lebih rendah dan waktu perendaman yang lebih lama lebih efektifmenghambat jumlah pelepasan ion. Kata kunci: ion nikel, stainless steel, kopi arabika
Detecting Periodontal Destruction with Saliva Biomarkers in Aging: Systematic Review Pitu Wulandari; Syarida Hasnur binti Syafii; Julia Maharani; Olivia Avriyanti Hanafiah; Irma Ervina; Mutia Amalia Nasution
Dentika: Dental Journal Vol. 28 No. 2 (2025): Dentika: Dental Journal
Publisher : TALENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dentika.v28i2.19739

Abstract

Immuno-inflammatory responses to bacteria in dental biofilms can lead to periodontal destruction, which can be indicated by inflammatory markers in saliva. This review highlights salivary biomarkers for detecting periodontal damage as elderly.Two independent reviewers conducted a systematic literature search on PubMed for English publications from 1961 to 2024 using keywords like “aging,” “saliva,” “biomarkers,” and “periodontitis.” The search included only randomized controlled trials that examined salivary biomarkers in aging populations. Out of 160,647 publications, four high-quality studies were included—two from Europe (Switzerland and Slovakia), one from the United States, and one from South Korea. The identified salivary biomarkers included Interleukin-1β, Interleukin-6, matrix metalloproteinases (MMP-3, MMP-8, MMP-9), advanced glycation end products (AGEs), advanced oxidation protein products (AOPP), and total antioxidant capacity (TAC). Based on the published studies, saliva biomarkers are valuable indicators of periodontal disease during aging.