Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

BAHAYA ANEMIA PADA IBU HAMIL Rahmi Novita Yusuf; Niken Niken; Febby Herayono
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 1 (2022): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i1.1404

Abstract

Hampir separuh atau sebanyak 48,9 persen ibu hamil di Indonesia mengalami anemia. Ibu hamil yang kekurangan cadangan zat besi dapat menyebabkan anemia defisiensi zat besi. Jumlah Fe yang dikonsumsi oleh ibu hamil selama kehamilan ada hubungannya dengan angka kejadian anemia dalam kehamilan, dan peningkatan Hb setelah mengkonsumsi tablet Fe. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada wanita usia subur akan pentingnya memperhatikan nutrisi dalam persiapan kehamilan. Pengabdian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas lubuk buaya padang dan waktu pengabdian dilaksanakan pada bulan Januari sd April 2022. dengan hasil pengabdian WUS sangat antusias dalam mendengarkan edukasi yang disampaikan. Kesimpulan dari pengabdian ini menunjukkan edukasi yang diberikan dapat mempengaruhi pola nutrisi dan perubahan prilaku hidup sehat pada WUS.Kata kunci : Anemia, Wanita usia subur
HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN (HB) DENGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET FE PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK BUAYA Aprima Yona Amir; hartati derimanila; fafelia rozyka meysetri; febby herayono
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 4, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v4i2.1198

Abstract

Anemia dalam kehamilan dapat berpengaruh buruk terutama saat kehamilan, persalinan dan nifas yang disebabkan oleh kekurangan zat besi. Kebutuhan zat besi meningkat dari sebelum hamil dan saat hamil kebutuhan zat besi meningkat mencapai 50% sehingga dalam upaya untuk mencegah dan mengatasi penurunan kadar hemoglobin (hb) yang disebabkan kekurangan mengkonsumsi besi, antara lain dengan suplementasi besi – folat secara rutin yaitu 90 tablet selama jangka waktu tertentu. 2,3Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kadar hemoglobin (hb) dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet FE pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja puskesmas Lubuk Buaya Padang. Metode penelitian ini adalah cross sectional study. Responden penelitian adalah 35 orang ibu hamil dengan usia kehamilan ≥ 28 minggu di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang yang masuk kriteria inklusi dan ekslusi, dengan menggunakan accidental sampling. Alat Penelitian ini menggunakan kuisioner terbuka. Analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian didapatkan ibu hamil yang mengkonsumsi tablet Fe dalam kategori patuh yaitu 74,3%, Distribusi kadar Hb ibu hamil trimester III yang mempunyai kadar Hb ≥ 11gr% sebanyak 68,6%, Ibu hamil trimester III yang patuh mengkonsumsi tablet Fe sebagian besar mempunyai kadar Hb ≥ 11gr% sebanyak 86,4%. Terdapat hubungan yang signifikan kadar HB dengan kepatuhan mengkonsusi tablet FE pada ibu hamil trimester III (p=0,02). Pada penelitian ini dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan kadar hemoglobin (HB) dengan kepatuhan mengkonsusmsi tablet FE pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja puskesmas lubuk buaya padang
PENGARUH ENDORPHIN MASSAGE TERHADAP INTENSITAS NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI KLINIK SETIA PADANG PARIAMAN aprima yona amir; Fafelia Rozyka Meysetri; Febby Herayono; Dewi Fransisca; Hartati Deri Manila
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1398

Abstract

Nyeri punggung adalah rasa seperti ditusuk-tusuk yang terjadi pada sendi dan otot bagian tulang panggul dan punggung bagian bawah. Nyeri ini terjadi akibat punggung yang bertugas untuk menopang tubuh mengalami pertambahan berat badan. Salah satu cara untuk mengurangi nyeri punggung adalah pijat endorfin yang mampu melepas endorfin yang dikenal sebagai pereda rasa sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pijat endorfin terhadap intensitas nyeri punggung ibu hamil Trimester III. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh  pemberian Endorphin massage terhadap penurunan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Desain yang digunakan adalah pra eksperimen dengan pendekatan one grup pretest posttest design. Sampel diambil dari populasi yang memenuhi kriteria inklusi di Klinik Setia Padang Pariaman pada bulan November sampai Desember 2021 sebanyak 20 responden dengan consecutive sampling. Variabel independen yaitu teknik Endorphin massage sedangkan variabel dependen yaitu nyeri punggung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan Endorphin massage sebagian besar ibu hamil trimester III mengalami nyeri berat dan setelah dilakukan Endorphin massage berkurang menjadi nyeri sedang. Hasil uji Wilcoxon sign rank test dengan α=0,05 menunjukkan p=0,000 sehingga p<0,05 artinya ada pengaruh Endorphin massage terhadap penurunan intensitas nyeri punggung. Endorphin massage merupakan salah satu alternatif nonfarmakologi untuk mengatasi nyeri sehingga disarankan agar Bidan memberikan Health education dan mengajarkan pasangan ibu hamil Endorphin massage untuk meringankan gejala nyeri punggung.
Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Dalam Menghadapi Persalinan Di Rsu Hermina Kota Padang Tahun 2025 Ika Yulia Darma; Nadila Dwi Putri; Febby Herayono; Silvi Zaimy; Meldafia Idaman; Inayati Inayati; Silfina Indriani
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i2.30806

Abstract

Trimester ketiga kehamilan sering disertai peningkatan kecemasan akibat perubahan fisiologis dan psikologis yang dialami ibu hamil menjelang persalinan. Kecemasan yang tidak teratasi dapat berdampak negatif terhadap proses persalinan dan kesejahteraan ibu maupun janin. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk menurunkan kecemasan adalah prenatal yoga.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di RSU Hermina Kota Padang tahun 2025.Penelitian menggunakan desain Quasi Eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel berjumlah 16 ibu hamil trimester III yang mengikuti kelas prenatal yoga, diambil dengan teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan dengan uji Paired T-Test pada tingkat signifikansi 0,05.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tingkat kecemasan sebelum intervensi adalah 30,06 dan sesudah intervensi menurun menjadi 11,00. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat pengaruh signifikan prenatal yoga terhadap penurunan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III.Prenatal yoga efektif menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III menjelang persalinan. Intervensi ini dapat dijadikan metode nonfarmakologis yang aman dan mudah untuk membantu ibu hamil mengelola kecemasan selama kehamilan.Kata kunci: Prenatal Yoga, Kecemasan, Trimester III.
Korelasi Antara Tingkat Prolaktin Dan Oksitosin Dengan Komposisi Mineral Air Susu Ibu (Asi) Pada Ibu Menyusui: Sebuah Studi Observasional Silvie Permata Sari; Febby Herayono; Eliza Arman; Ade Nurhasanah Amir
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2979

Abstract

This study aims to investigate the relationship between prolactin and oxytocin hormone levels with the mineral composition of breast milk in breastfeeding mothers through an observational study approach. The urgency of this study lies in the importance of understanding the hormonal factors that affect the mineral composition of breast milk, which can provide important knowledge for health practitioners in improving the quality and quantity of breast milk to support maternal and infant health. This study will use an observational study method where prolactin and oxytocin levels will be measured in the blood of breastfeeding mothers who have 3-month-old babies using the ELISA method, while the mineral composition of breast milk will be comprehensively evaluated using the AAS method. Data will be collected through direct observation and blood and breast milk sampling from mothers who have given their consent and passed the research ethics test. Statistical analysis with correlation tests will be carried out to explore the correlation between prolactin and oxytocin hormone levels with the mineral composition of breast milk. The targeted output of this study is a deeper understanding of the role of prolactin and oxytocin in the mineral composition of breast milk and identification of the relationship between these hormones and the characteristics of breast milk. The results of this study are expected to provide a stronger basis for the development of intervention strategies aimed at increasing breast milk production and maternal and infant health. In addition, the findings of this study are also expected to provide a significant contribution to the scientific literature in the field of maternal and infant health, as well as provide a basis for improving clinical practice in caring for mothers and infants during the breastfeeding period. The results of the correlation test showed that there was no significant relationship between Prolactin and Ca (Calcium) levels with a correlation coefficient of -0.314 and a p value of 0.091. However, a very strong correlation was found between Prolactin and Zn (Zinc) with a correlation coefficient of 0.601 and a p value of 0.000, indicating a significant positive relationship between the two. Meanwhile, there was no significant relationship between Oxytocin and Ca (Calcium) with a correlation coefficient of -0.091 and a p value of 0.633. Conversely, there was a moderate relationship between Oxytocin and Zn (Zinc) with a correlation coefficient of 0.457 and a p value of 0.011, indicating a significant positive correlation between the two variables. Thus, the results of this study found a significant relationship between prolactin and zinc and oxytocin and zinc, but not with calcium. The TKT of this study was 3. The research output was published in the national journal.Keywords: Hormones, Prolactin, Oxytocin, Breast milk (ASI)