Asmedy Asmedy
Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, STKIP Yapis Dompu

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Perbandingan Hasil Belajar Matematika Siswa yang diajar dengan Model Pembelajaran Possing Problem Berkelompok dan Metode Ceramah Asmedy Asmedy
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.039 KB) | DOI: 10.54371/jiepp.v1i2.107

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan judul perbedaan hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran possing problem berkelompok dan metode ceramah. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Donggo semester ganjil pokok bahasan sistem persamaan linier tahun pelajaran 2021/2022 yang diajar menggunakan model pembelajaran possing problem berkelompok dan metode ceramah. Merupakan penelitian eksperimen. Hasil penilaian bahwa t hitung lebih besar daripada t tabel dengan taraf signifikansi 5% sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hipotesisnya berbunyi “Terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Donggo semester ganjil pokok bahasan sistem persamaan linier tahun pelajaran 2021/2022 yang diajar menggunakan model pembelajaran possing problem berkelompok dan metode ceramah”.
Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Diajar Menggunakan Model Pembelajaran Soal Terbuka dengan Model Pembelajaran Konvensional Asmedy Asmedy
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2021): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v2i2.36

Abstract

Model pembelajaran soal terbuka maupun model pembelajaran konvensional merupakan model pembelajaran yang mampu mengaktifkan siswa dalam memperoleh pengetahuan dan pengalaman belajar dari konsep matematika yang diterima. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran soal terbuka dan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilakukan di SMP 4 Pancasila Donggo Bima pada bulan April. Subjek penelitian adalah 70 siswa di dua kelas yaitu kelas VIIIA dan kelas VIIIB. Penelitian ini menggunakan designeksperimental yaitu, satu kelas eksperimen belajar dengan menggunakan model pembelajaran soal terbuka dan satu kelas kontrol belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil yang diperoleh dalam penelitian adalah hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran soal terbuka dan model pembelajaran konvensional. Uji T-test yang dilakukan menunjukkan terdapat perbedaan. Rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen setelah perlakuan adalah 33,0625 sedangkan hasil belajar kelas kontrol adalah 39,4167. Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil analisis data dan pembahasan adalah terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran soal terbuka dengan model pembelajaran konvensional, dan model pembelajaran soal terbuka cocok diterapkan pada pokok bahasan bangun ruang siswa SMP 4 Pancasila Donggo Bima Tahun Pelajaran 2019/2020. 
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Bangun Datar dengan Pendekatan Open Ended pada Sekolah Menengah Pertama Asmedy Asmedy
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2021): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v2i2.38

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan perangkat pembelajaran Bangun Datar dengan pendekatan open-ended yang berkualitas baik dan menghasilkan perangkat pembelajaran Bangun Datar dengan pendekatan open-ended yang berkualitas baik. Kriteria perangkat pembelajaran yang berkualitas baik adalah perangkat pembelajaran yang dikembangkan sesuai dengan prosedur pengembangan perangkat serta memenuhi lima dari enam kategori-kategori berikut dengan catatan THB valid, reliabel, dan sensitif, serta ketuntasan belajar tercapai: (1) valid menurut penilaian pakar, (2) efektif untuk aktivitas siswa, (3) efektif untuk kemampuan guru mengelola pembelajaran, (4) positif untuk respon siswa terhadap pembelajaran, (5) valid, reliabel, dan sensitif untuk THB, dan (6) tuntas untuk hasil belajar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan perangkat pembelajaran Bangun Datar dengan pendekatan open-ended di kelas VII SMP. Model pengembangan perangkat yang digunakan adalah “model 4-D Thiagarajan” yang telah dimodifikasi. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan yaitu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Lembar Kegiatan Siswa, dan Tes Hasil Belajar. Berdaasarkan hasil analisis deskriptif pada tahap pengembangan diperoleh kesimpulan bahwa perangkat pembelajaran Bangun Datar dengan pendekatan open-ended berkualitas baik, karena memenuhi kategori: (1) valid berdasarkan penilaian ahli, (2) aktivitas siswa efektif, (3) kemampuan guru mengelola pembelajaran efektif, (4) respon siswa terhadap pembelajaran positif (5) valid, reliabel, dan sensitif untuk THB, dan (6) hasil belajar tuntas secara klasikal.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Asmedy Asmedy
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2021): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v2i2.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar siswa SD Negeri 1 Dompu tahun pembelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini ialah kuasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi ialah seluruh peserta didik kelas V yang berjumlah 94 peserta didik. Sampel yang digunakan adalah peserta didik kelas VC yang berjumlah 31 orang sebagai kelas eksperimen dan peserta didik kelas VA yang berjumlah 31 orang sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sample. Data diperoleh melalui pre-test dan post-test kemudian dianalisis menggunakan uji t-test. Data tes akhir kelas sampel dianalisis menggunakan uji-t. Hasil uji-t diperoleh thitung> ttabel, 7,339>1,670. Diperoleh thitung lebih besar dari pada tabel pada taraf kesalahan 5% dan dk sebesar 5. Berdasarkan hipotesis yang diajukan terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar siswa kleas V SD Negeri 1 Dompu tahun pembelajaran 2019/2020
Pengaruh Metode Pemberian Tugas terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Asmedy Asmedy
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 3 (2021): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v2i3.71

Abstract

Pemberian Tugas merupakan suatu metode yang diterapkan dalam proses belajar mengajar, dengan memberikan tugas kepada siswa setelah guru memberikan materi yang bersifat pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pemberian tugas terhadap hasil belajar matematika. Jenis penelitian ini ialah korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi ialah seluruh siswa SD Negeri 16 Dompu yang berjumlah 246 orang siswa. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas V sebanyak 19 siswa. Untuk memperoleh data penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa kuesioner/angket dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji-t. Hasil uji-t diperoleh thitung sebesar 0,425 dan dan ttabel sebesar 1,740. Diperoleh thitung lebih kecil dari pada ttabel pada taraf kesalahan 5% dan dk sebesar 16,2409%. Berdasarkan hipotesis yang diajukan tidak terdapat pengaruh metode pemberian tugas terhadap hasil belajar matematika.
Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Mulya Yusnarti; Putri Surya Damayanti; Asmedy Asmedy; M. Amin M. Amin; Jamaah Jamaah
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 3 No. 3 (2022): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v3i3.178

Abstract

Audio Visual adalah alat-alat “audible” artinya dapat didengar dan alat-alat “visible” artinya dapat dilihat. Alat-alat Audio Visual gunanya untuk membuat cara berkomunikasi menjadi efektif, media audio visual seperti film bersuara, video, televise, dan sound slide. Dengan karakteristik yang lebih lengkap, media Audio Visual memiliki kemampuan untuk dapat mengatasi kekurangan dari media audio atau media Visual saja, media audio visual bisa sangat membantu pendidik dalam proses kegiatan belajar mengajar. Cara peserta didik dalam menerima materi yang disampaikan itu berbeda-beda, ada yang cepat menggunakan media audio (pendengaran) dan ada juga yang cepat menggunakan media visual (penglihatan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 26 Dompu tahun pembelajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas V yang berjumlah 16 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui pretest dan posttest kemudian dianalisis menggunakan uji t-test. Berdasarkan tes awal diperoleh rata-rata kelas V sebesar 70. Hasil tes akhir menunjukan rata-rata kelas V sebesar 89. Data tes akhir kelas V, sampel dianalisis menggunakan uji-t. hasil uji-t diperoleh thitung sebesar -12,318 dan ttabel 1,753. Diperoleh thitung lebih besar dari pada ttabel pada taraf kesalahan 5% dan df 15. Berdasarkan hipotesis yang diajukan terdapat pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual terhadap hasil belajar IPA Terpadu siswa kelas V SDN 26 Dompu pembelajaran 2021/2022.