Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengembangan Kecerdasan Emosional Melalui Pendidikan Karakter Pada Peserta Didik di Sekolah Dasar Putri Surya Damayanti; Angga Putra; Ija Srirahmawati
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 3 (2021): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.58 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v9i3.5992

Abstract

Abstrak . Pelaksanaan pendidikan selama ini hanya berfokus pada aspek koginitif peserta didik, sedangkan kecerdasan emosional peserta didik tidak berkembang dengan baik yang berimplikasi terhadap degradasi moral peserta didik. Kecerdasan emosional yaitu kemampuan peserta didik dalam mengelola emosi yang dimiliki sehingga mengarahkan peserta didik dan berprilaku dengan tepat sesuai dengan kondisi yang dialami. Terdapat beberapa ASPEK Kecerdasan emosional diantaranya mengenali Emosi Diri, menglola Emosi, memotivasi Diri Sendiri, Mengenal Emosi Orang Lain (empati) Dan membina Hubungan. Kecerdasan emosional penting untuk di pupuk dan dikembangkan pada peserta didik di sekolah dasar karena pada usia sekolah dasar emosi anak mudah dibentuk. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kecerdasan emosional peserta didik adalah dengan menerapkan pendidkan karakter. Dengan pendid i kan karakter peserta didik di sekolah dasar akan cerdas emosi, terbentuk karakter serta hasil belajarakan semakin meningkat.  Kata Kunci : Kecerdasan Emosional, Pendidikan Karakter
Pengembangan E-Modul Contextual Teaching and Learning Based Flipchart (CTL-BF) untuk Meningkatkan Berpikir Kritis pada Siswa Sekolah Dasar Putri Surya Damayanti; Angga Putra; Anggun Puspitasari; M. Ibnusaputra
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas e-modul berbasis Contextual Teaching and Learning yang dikombinasikan dengan media flipchart (CTL-BF) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket kelayakan dan kepraktisan, serta tes keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul CTL-BF telah sangat layak (95,83%) dan sangat praktis (91,67%) digunakan. Sedangkan tes keterampilan berpikir kritis telah berkategori sangat layak (93,4%), valid (sig>0,306), reliabel, dan baik dalam tingkat kesukarannya. Uji efektivitas dengan uji t-berpasangan menunjukkan adanya perbadaan nilai pretest-posttest (sig<0,05). Uji n-gain juga menunjukkan adanya peningkatan nilai, kategori sedang (0,68) pada SDN 17 Woja, dan tinggi (0,72) pada SDN 25 Woja. Detailnya bahwa efektivitas penerapan e-modul CTL-BF paling efektif menunjang indikator evaluasi dan analisis dari indikator keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merekomendasikan implementasi e-modul CTL-BF sebagai solusi pemenuhan keterampilan abad ke-21. Lebih lanjut bisa meninjau variabel gaya belajar atau karakteristik siswa.
Literasi Membaca terhadap Pembelajaran IPS pada Mahasiswa Program Studi Guru Sekolah Dasar Putri Surya Damayanti; Angga Putra; Safira Safira
JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/jadika.v1i1.8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi membaca terhadap pembelajaran IPS pada mahasiswa Program Studi PGSD STKIP Yapis Dompu. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 60 mahasiswa yang dipilih secara acak. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur literasi membaca dan tes hasil belajar untuk mengukur pemahaman mahasiswa terhadap materi IPS. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara literasi membaca dan hasil belajar IPS. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,62 menunjukkan bahwa literasi membaca berkontribusi sebesar 62% terhadap variasi hasil belajar IPS. Uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,003 (<0,05), yang mengindikasikan bahwa pengaruh literasi membaca terhadap hasil belajar IPS adalah signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi membaca memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar IPS pada mahasiswa PGSD STKIP Yapis Dompu. Oleh karena itu, disarankan agar pengembangan literasi membaca diintegrasikan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi IPS. Peningkatan literasi membaca dapat memperkaya wawasan dan meningkatkan kemampuan analitis mahasiswa dalam pembelajaran IPS.
Pengaruh Pembelajaran Terpadu Model Webbed Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Putri Surya Damayanti; Titi Pujiarti; Ija Srirahmawati
Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jundikma.v2i03.34

Abstract

Pembelajaran terpadu model Webbed yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran terpadu model Webbed terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain one-grup pre-test-posttest. Subyek penelitian ini yakni siswa kelas IV SDN Inpres Sambitangga yang berjumlah 19 orang, terdiri dari 10 laki-laki dan 9 perempuan. Instrumen yang digunakan yaitu lembar tes dan lembar observasi. Tes kemampuan berpikir kritis dilakukan dengan dua tahap: pretest dan posttest. Dari penelitian diperoleh nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa pada pretest adalah 72 dan posttest adalah 88. Analisis data menggunakan SPSS 26 for windows dengan uji Paired Sample t-test pada α (0,05), diperoleh nilai sig 0,018 < α (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest. Selanjutnya diperoleh nilai N-gain sebesar 0.561 (kategori sedang). Hal ini berarti terdapat pengaruh penggunaan pembelajaran terpadu model Webbed terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah perlakuan.
Hubungan Keterampilan Sosial Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Angga Putra; Putri Surya Damayanti; Nurahmawati Nurahmawati
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 3 (2021): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v2i3.84

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah banyaknya siswa yang dalam kegiatan pembelajarannya kurang bekerja sama dalam mengerjakan tugas kelompok, tidak mau membantu temannya yang kesulitan dalam memahami materi pembelajaran, bahkan ada yang pilih kasih yaitu hanya membantu teman baiknya saja bahkan dalam lingkup bermainnya, oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk melihat atau mengetahui terkait dengan keterampilan sosial yang dimiliki siswa dalam pembelajarannya, termasuk prestasi belajarnya di sekolah.Adapun hasil penelitian yang dilakukan serte beberapa teori yang mendukung menyatakan bahwa ternyata guru harus mendukung dan memaksimalkan keterampilan emosional anak dalam kegiatan pembelajarannya sehingga prestasi belajar siswa juga maksimal, karena keterampilan social siswa akan lebih berkembang jika selalu diberikan dukungan dalam bentuk semangat maupun pesan moral dari guru, hal itu berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, berdasarkan pengkajian secara ilmiah dengan dukungan hasil penelitian dan kajian teori pendukung, maka dapat disimpulkan bahwa emosional anak sangat berhubungan dengan prestasi belajar siswa, oleh karena itu hasil penelitian ini dapat menjadi sumber referensi guru bahwa emosional anak berhubungan erat dengan prestasi belajar siswa di sekolah.
Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Mulya Yusnarti; Putri Surya Damayanti; Asmedy Asmedy; M. Amin M. Amin; Jamaah Jamaah
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 3 No. 3 (2022): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v3i3.178

Abstract

Audio Visual adalah alat-alat “audible” artinya dapat didengar dan alat-alat “visible” artinya dapat dilihat. Alat-alat Audio Visual gunanya untuk membuat cara berkomunikasi menjadi efektif, media audio visual seperti film bersuara, video, televise, dan sound slide. Dengan karakteristik yang lebih lengkap, media Audio Visual memiliki kemampuan untuk dapat mengatasi kekurangan dari media audio atau media Visual saja, media audio visual bisa sangat membantu pendidik dalam proses kegiatan belajar mengajar. Cara peserta didik dalam menerima materi yang disampaikan itu berbeda-beda, ada yang cepat menggunakan media audio (pendengaran) dan ada juga yang cepat menggunakan media visual (penglihatan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 26 Dompu tahun pembelajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas V yang berjumlah 16 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui pretest dan posttest kemudian dianalisis menggunakan uji t-test. Berdasarkan tes awal diperoleh rata-rata kelas V sebesar 70. Hasil tes akhir menunjukan rata-rata kelas V sebesar 89. Data tes akhir kelas V, sampel dianalisis menggunakan uji-t. hasil uji-t diperoleh thitung sebesar -12,318 dan ttabel 1,753. Diperoleh thitung lebih besar dari pada ttabel pada taraf kesalahan 5% dan df 15. Berdasarkan hipotesis yang diajukan terdapat pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual terhadap hasil belajar IPA Terpadu siswa kelas V SDN 26 Dompu pembelajaran 2021/2022.
PENGEMBANGAN MEDIA DIGITAL FLASH CARD BERBASIS BUDAYA SAGELE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PEMBELAJARAN IPAS SISWA SEKOLAH DASA Ija Srirahmawati; Putri Surya Damayanti; Desy Cahya Ramdani; Nabila Sagita Ramdhan
Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-aulad.v8i2.49074

Abstract

Learning Science, Social Studies, and Arts (IPAS) in elementary schools is often constrained by the lack of interactive local culture-based media, leading to low student comprehension. This research aims to develop digital flash card media based on the distinctive Sagele culture of Dompu to enhance IPAS concept comprehension. The Research and Development (R&D) method, specifically the 4-D model (Define, Design, Develop, and Disseminate), was employed at SDN 3 Pajo, with 24 fifth-grade students as the sample. Instruments included validation sheets, response questionnaires, and concept comprehension tests (pre-test/post-test). The results indicate that this media is Highly Valid (93.0%) according to experts, Highly Practical (88.0%) based on teacher and student responses, and Effective in improving IPAS concept comprehension. A significant increase was observed in the average post-test score (82.50) compared to the pre-test (48.33), with an N-gain of 0.66 (Moderate category). The integration of Sagele culture proved crucial in creating a contextual and meaningful learning experience for students. In conclusion, the digital flash card media based on Sagele culture is a successful learning innovation, effectively improving IPAS concept comprehension while simultaneously promoting local wisdom. This product holds significant potential for broader adoption to support relevant and contextual learning in the future