Andi Muliyono
Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Manokwari

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsekuensi Hukum Pidana Anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Yang Melakukan Kekerasan Pengrusakan ditinjau dari Hukum Adat Papua Andi Marlina; Andi Muliyono
Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Vol 10, No 01 (2022): Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/am.v10i01.2235

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki ragam budaya yang terbentang luas dari Sabang sampai Merauke. Keanekaragaman budaya menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara di dunia yang memiliki sistem hukum lebih dari satu. Pluralisme hukum yang dianut Indonesia selain sistem hukum positif warisan kolonial Belanda, juga berlaku sistem hukum Islam serta siatem hukum adat yang oleh pakar hukum adat menyebut sebagai hukum asli bangsa Indonesia. Kesadaran hukum adat yang seharusnya sudah menjiwa raga warga negara Indonesia, untuk kondisi Papua jauh dari yang seharusnya. Pertikaian, peperangan antar suku, bahkan melawan warga pendatang sudah sering terdengar. Suku-suku yang ada di Papua memang memiliki kebiasaan unik yang memandang dirinya sebagai pusat dari semesta. Akibatnya muncul gerakan separatisme seperti Organisasi Papua Merdeka (OPM). Untuk menghindari adanya disintegrasi bangsa, Pemerintah Pusat mengeluarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah normative dengan menggunakan metode pendekatan undang-undang (statute approach), pendekatan kasus (case approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Dari hasil penelitian ada beberapa pokok yang dapat disimpulkan. Hukum adat adalah sistem hukum rakyat pada hakikatnya merupakan instrumen pengendalian sosial secara empirik tumbuh dan berkembang dalam masyarakat, sehingga musyawarah, mufakat, rukun, patut dan laras adalah cerminan dari nilai-nilai kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat adat papua yang dijadikan sebagai asas dalam setiap penyelesaian perkara.
Online Gambling: A Tantalizing Game with Risks that Drain Fortunes and Futures: Judi Online: Permainan Menggiurkan dengan Risiko yang Menguras Harta dan Masa Depan Apolos Igomu; Andi Muliyono; Alice Ance Bonggoibo
Al-Mahkamah: Jurnal Hukum, Politik dan Pemerintahan Vol 1 No 2 (2024): Agustus
Publisher : PT Syamilah Literasi Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perjudian online telah menjadi masalah yang semakin serius di Indonesia, mempengaruhi tidak hanya individu tetapi juga struktur sosial secara lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti prevalensi dan karakteristik perjudian online di kalangan remaja dan mahasiswa Indonesia serta menemukan tantangan dan strategi dalam menghadapi masalah ini. Data dianalisis menggunakan analisis tema, dan temuan menunjukkan bahwa perjudian online adalah masalah kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kemudahan akses, pengaruh sosial, dan insentif finansial. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan yang komprehensif diperlukan dalam menghadapi perjudian online, melibatkan pemerintah, penegak hukum, dan organisasi masyarakat sipil. Temuan menunjukkan bahwa kampanye pendidikan dan kesadaran masyarakat sangat penting dalam mencegah perjudian online, dan penegak hukum harus dilengkapi dengan sumber daya dan teknologi yang efektif untuk mengawasi dan mengblokir aktivitas perjudian online. Penelitian ini berkontribusi pada literatur yang ada dengan memberikan wawasan tentang pengalaman dan persepsi remaja dan mahasiswa Indonesia yang terlibat dalam perjudian online. Temuan juga menunjukkan pentingnya pendekatan yang multi-aspek dalam menghadapi perjudian online, termasuk pengembangan aktivitas rekreasi alternatif dan penyediaan layanan konseling untuk mereka yang terpengaruh oleh adiksi judi.