Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI SISTEM KEPUTUSAN PENGANGKATAN KARYAWAN TETAP PT. IMANUEL SURYA UTAMA MENGGUNAKAN METODE SAW Subandi Wahyudi; Heri Suheri; Thoha Nurhadian
PROSISKO: Jurnal Pengembangan Riset dan Observasi Sistem Komputer Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.647 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penilaian kriteria-kriteria pengangkatan karyawan tetap, untuk mengetahui proses pengangkatan karyawan tetap dengan metode SAW (Simple Additive Weighting) dan untuk mengetahui rancangan sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting) untuk pengangkatan calon karyawan tetap. Analisa masalah dalam penelitian ini adalah pada karyawan kontrak yang akan berakhir, maka beberapa karyawan mengajukan diri ingin menjadi karyawan tetap pada PT. Imanuel Surya Utama. Maka dari itu, perusahaan akan melakukan penyeleksian terhadap karyawan yang ingin bekerja dan menjadi karyawan tetap. Pada analisa masalah ini, penulis akan menguraikan bagaimana proses menentukan status karyawan kontrak menjadi karyawan tetap dengan metode Simple Additive Weighting (SAW). Perancangan aplikasi pengangkatan karyawan kontrak menjadi karyawan tetap yang telah dirancang dengan sistem yang diimplementasikan dalam penelitian ini dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database menggunakan MySQL, XAMPP. Hasil dari perancangan sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting) untuk pengangkatan calon karyawan tetap ini dirancang dengan sistem komputerisasi menggunakan program XAMPP adalah perangkat yang menggabungkan tiga aplikasi kedalam satu paket, yaitu Apache, MySQL, dan PHPMyAdmin, dengan XAMPP suatu pekerjaan yang sangat dimudahkan karena dapat menginstalasi dan mengkonfigurasi ketiga aplikasi tersebut dengan sekaligus dan otomatis. Proses pengangkatan karyawan tetap pada PT. Imanuel Surya Utama dengan metode SAW (Simple Additive Weighting), dimulai dari karyawan yang mengajukan diri dan ingin bekerja sebagai karyawan tetap di PT. Imanuel Surya Utama. Selanjutnya mengisi formulir data diri, kemudian akan dilakukan seleksi dengan penilaian dari beberapa aspek seperti kinerja, kedisiplinan, loyalitas, pengalaman bekerja dan terakhir dilakukan tes ujian komputer.
Kepadatan Populasi Tokek Rumah Gekko gecko (Linnaeus, 1758) di Kelurahan Nangameting dan Kelurahan Waioti Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur Yusratul Aini; Martinus Raya Sili; Yeni Tris Styaningrum; Debby Megita; Heri Suheri; Arief Mahmud; Endan Suwandana
Wana Lestari Vol 5 No 2 (2023): Wana Lestari
Publisher : Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/wanalestari.v5i02.14378

Abstract

Status Gekko gecko yang rencananya akan diusulkan kenaikannya dari non-Apendiks menjadi Apendiks II CITES akibat maraknya perburuan tokek di masyarakat, menyebabkan jumlah tokek di alam bebas semakin berkurang. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai populasi tokek rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kerapatan populasi tokek rumah khususnya di Kelurahan Nangameting dan Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan menggunakan metode wawancara dan pengamatan langsung. Luas area penelitian 23,11 ha dengan jumlah sampel sebanyaak 211 rumah dan 39 orang responden. Hasil penelitian dan analisis melalui wawancara dan pengamatan langsung secara berturut-turut menunjukkan terdapat 63 individu tokek di Kelurahan Nangameting (kepadatan rata-rata populasi nya sebanyak 7,03 individu/ha) dan 18 individu tokek di Kelurahan Waioti (2 individu/ha). Berdasarkan hasil perhitungan ekstrapolasi, populasi tokek rumah di Kecamatan Alok Timur adalah 11.024,96 individu. Data ini diharapkan menjadi dasar dalam upaya pengelolaan/pengendalian peredaran dan perdagangan satwa liar khususnya tokek rumah di wilayah Flores, Indonesia.