Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pembentukan Soft Skill pada Teaching Factory di SMK Warga Surakarta Bima Prayoga Adiyatama; Valiant Lukad Perdana Sutrisno; Yuyun Estriyanto
JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 19, No 1 (2026): January
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v19i1.101848

Abstract

The large number of vocational high school graduates who cannot adapt to their jobs causes the Open Unemployment Rate (TPT) of vocational high school graduates to be the highest compared to other graduates. Various efforts have been made by the government to overcome this problem, one of which is by implementing TEFA. This study aims to (1) obtain an overview of the activities of forming and soft skills in TEFA SMK Warga Surakarta; (2) To find out what factors influence the success of forming and soft skills through TEFA at SMK Warga Surakarta. This study uses a qualitative descriptive approach with a case study method. The sampling techniques are purposive sampling and snowball sampling. Data collection techniques use interviews, observations, and documentation. The results of this study indicate that the formation of soft skills in TEFA SMK Warga Surakarta includes effective communication, public speaking, leadership, teamwork, management, work ethics, and adaptation. Factors that influence the formation of hard skills and soft skills at TEFA SMK Warga Surakarta include industry involvement, work culture, the role of teachers and their challenges, and strategies for overcoming obstacles.
Keefektifan Pelaksanaan Teaching Factory pada Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan di SMK Warga Surakarta Nisa Palupi Lupi; Muhammad Akhyar; Valiant Lukad Perdana Sutrisno
Nozel : Jurnal Pendididikan Teknik Mesin Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/nozel.v5i3.76891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang prosedur pelaksanaan keefektifan pelaksanaan teaching factory pada kompetensi keahlian teknik pemesinan di SMK Warga Surakarta selama ini dan memperoleh gambaran sejauhmana keefektifan pelaksanaan teaching factory pada kompetensi keahlian teknik pemesinan di SMK Warga Surakarta selama ini.Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan model evaluasi CIPP. Desain penelitiannya adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Sumber data penelitian ini meliputi informan yaitu pimpinan, manajemen sekolah, dan PIC TEFA dan responden yaitu siswa-siswa. Teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara, dan angket. Validitas data untuk data kualitatif menggunakan triangulasi metode. Sedangkan untuk data kuantitatif validitas instrumennya menggunakan validitas isi (expert judgement). Analisis data untuk data kualitatif menggunakan teknik analisis data menurut Miles & Huberman sedangkan untuk analisis data kuantitatifnya menggunakan kriteria penilaian Saifudin Azwar.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Context; Pelaksanaan teaching factory mampu mewujudkan visi dan misi sekolah. Input; Sekolah telah menyediakan peralatan, ruang, dan tenaga pengajar yang memadai. Pencatatan harian sudah ada, namun tidak ada guru yang bertanggung jawab secara penuh. Struktur organisasi sudah ada, namun pelaksanaan jobdesk belum maksimal. Process; Praktik berbasis corporate culture, namun siswa belum melakukan semua tahapan dalam teaching factory. MRC belum termanajemen dan terjadwal. Kegiatan promosi belum maksimal. Praktik secara team work dengan bahan baku proses produksi. Guru menyelesaikan pekerjaan produksi dari pelanggan yang belum terselesaikan oleh siswa. Product; Pelaksanaaan teaching factory mampu meningkatkan kompetensi siswa. Produk yang dihasilkan mampu bersaing di pasar dan digunakan untuk kebutuhan internal sekolah. Berdasarkan analisis data menunjukkan keefektifan pelaksanaaan teaching factory di SMK Warga Surakarta telah memenuhi indikator teaching factory level 4 efficiency.