Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYULUHAN LABORATORIUM LAPANGAN BUDIDAYA TERONG DAN CABE DI KELURAHAN BANDAR BATAUGA KECAMATAN BATAUGA KABUPATEN BUTON SELATAN Wa Ode Alzarliani; La Ode Muhammad Mustari; Antasalam Ajo; Hardin H; Azelia Monica A.
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Membangun Negeri
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pkm.v3i2.456

Abstract

Kegiatan Laboratorium lapang Hortikultura sangat diperlukan untuk mendukung Visi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Buton, laboratorium lapang tersebut selain sebagai pendukung PBM (proses belajar mengajar) dan pengabdian kepada masyarakat, juga dapat dijadikan sebagai etalase (show window). Keberadaan laboratorium lapang ini diharapkan dapat membangun image baru pada bidang pertanian, khususnya bagi generasi muda, bahwa bidang pertanian tidak kalah dengan bidang yang lain, dapat menjadi profesi yang menarik, prospektif, dan terhormat. Dari hasil penelitian sebelumnya, laboratorium lapang mempunyai kelas lereng yang sangat beragam. Secara umum, didominasi oleh lereng agak miring/bergelombang dengan lereng (8-15%) dengan luas lebih dari 50% laboratorium lapang. Laboratorium lapang terpadu, dengan luas lebih kurang 0,5 ha. Tujuan kegiatan Penyuluhan Laboratorium Lapangan ini adalah meningkatkan pengetahuan petani tentang budidaya terong dan cabe dan peningkatan kesejahteraan petani terong dan cabe. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2019 bertempat di Kelurahan Bandar Batauga Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan. Kesimpulan yang diperoleh petani dapat memahami tentang teknik budidaya terong dan cabe dan pemupukan menjadi hal terpenting dalam pertumbuhan tanaman.
The Added Value and Feasibility Analysis of Breadfruit Chips (A Case Study of Bumdes Tabelala Barakati) Edisut Edisut; Wa Ode Dian Purnamasari; La Ode Muhammad Mustari; Wardana Rifani
Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian Vol. 9 No. 6 (2024)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University Jointly with Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia - Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/jimdp.v9i6.1650

Abstract

The abundant breadfruit (Artocarpus altilis) potential in Wabula 1 Village remains underutilized, creating a gap in optimizing local resources for economic improvement. This study assessed the added value and feasibility of processing breadfruit into breadfruit chips at Bumdes Tabelala Barakati. In November 2024, the study used a descriptive and quantitative approach with data collected from a single respondent, the head of Bumdes Tabelala Barakati. Added value analysis utilized the Hayami method, while feasibility was analyzed using the R/C ratio. Results showed an added value of IDR 55,425.54 per kilogram per production period, with a 92% added value ratio, highlighting the significant contribution of processing to product value. The production margin was IDR 56,666.67 per kg. Feasibility analysis confirmed the business viability with a B/C ratio of 2.73.