Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Effect of Rainfall Patterns on the Mechanisms of Shallow Slope Failure Muhammad Suradi; Andy Fourie
Aceh International Journal of Science and Technology Vol 3, No 1 (2014): April 2014
Publisher : Graduate Program of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.161 KB) | DOI: 10.13170/aijst.3.1.1217

Abstract

Abstract - This paper examines how rainfall patterns affect the mechanisms of shallow slope failure. Numerical modelling, utilising the commercial software SVFlux and SVSlope, was carried out for a coupled analysis of rainfall-induced slope seepage and instability, with reference to a shallow landslide took place in Jabiru, Northern Territory (NT) Australia in 2007. Rainfall events were varied in terms of pattern in this analysis. The results revealed that slopes are sensitive to rainfall pattern when the rainfall intensity has a high degree of fluctuation at around the same value as that of saturated hydraulic conductivity. Average rainfall intensity at the beginning of a rainfall period plays a primary role in determining the rate of decrease in initial factor of safety (Fi) towards minimum factor of safety (Fmin). The effect of rainfall events on the slope instability is attributed to the amount of rainwater infiltration into slope associated with rainfall pattern. Keywords: Rainfall pattern; Fluctuating intensity, Shallow failure mechanism; Slope failure; Rainwater infiltration.
Analisis Perancangan Pondasi Tiang Pancang Menggunakan Software Plaxis (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Gedung AMC RS Anutapura Palu) Suradi, Muhammad; Badaruddin, Sugiarto; Aziz, Pratiwi; Widyasari, Rahma; Ramdi, Rifaldy Tri Setya; Akbar, Muhammad Fadil
Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/jacee.v4i1.4907

Abstract

Perancangan pondasi tiang pancang memerlukan analisis yang rumit karena melibatkan banyak aspek dan parameter yang harus dipertimbangkan serta menggunakan persamaan-persamaan kompleks. Oleh karena itu, penggunaan perangkat lunak diperlukan untuk menyederhanakan analisis ini agar dapat menghasilkan hasil yang cepat dan akurat. Plaxis adalah salah satu program yang dapat digunakan untuk menganalisis desain pondasi tiang pancang. Perhitungan daya dukung dan penurunan pondasi dilakukan secara manual selama penelitian ini dan membandingkan hasilnya dengan pemodelan menggunakan Software Plaxis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi pondasi tiang pancang yang aman adalah diameter 60 cm dengan kedalaman 43 m, menggunakan beton berkualitas 30 MPa. Penulangan yang digunakan adalah tulangan pokok 4 ∅19 dan tulangan spiral ∅10 − 150. Hasil rata-rata perhitungan daya dukung tiang tunggal secara manual adalah 804,382 ton, sementara hasil dari Plaxis 2D adalah 656,494 ton, dengan perbedaan 18%. Untuk perhitungan daya dukung kelompok tiang secara manual, rata-rata adalah 779,946 ton, dan dari Plaxis 2D adalah 1528,625 ton, dengan perbedaan 49%. Hasil perhitungan penurunan tiang tunggal secara manual rata-rata adalah 0,0457 m, sedangkan dari Plaxis 2D adalah 0,0391 m, dengan perbedaan 14%. Untuk kelompok tiang, perhitungan penurunan manual rata-rata adalah 0,0332 m, dan dari Plaxis 2D adalah 0,0371 m, dengan perbedaan 12%. Perbedaan hasil antara kedua metode ini kemungkinan disebabkan oleh perbedaan parameter yang digunakan, di mana parameter pada Plaxis 2D lebih kompleks dibandingkan dengan analisis manual.Kata Kunci : Pondasi, Daya Dukung, Plaxis
Design Analysis of Driven Pile Foundations of Retaining Walls in Granular Soils Suradi, Muhammad; Nabi, Abdul; Hasanuddin, Haeril Abdi; Muktadiru, Andi Muhammad; Ridhatullah, Agung
INTEK: Jurnal Penelitian Vol 3 No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.349 KB) | DOI: 10.31963/intek.v3i2.55

Abstract

The aim of this paper is to investigate the effect of the pile of retaining wall design parameters including slope height and soil shear strength on the depth of driven piles. Parametric study was performed by varying the slope height and internal friction angle of granular soils in order to investigate the effect of these parameters on the pile depth. This study indicated that the pile depth increased more significantly with the increase of slope height for low internal friction angle (7,69 m for ϕ = 20º) than those for high internal friction angle (3,87 m for ϕ = 40º) with the increase of slope height from 2 m to 10 m. Meanwhile this study showed larger increase of the pile depth (2.86 m) for the dcrease in internal friction angle when slope soils and subgrade have the same internal friction angle than those when they have different internal friction angle (1.41 m) for 6 m in the slope height with the decrease of internal friction angle of soils from ϕ = 40º to 20º.
Perancangan Pondasi Tiang Pancang pada Proyek Pembangunan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Gowa Syarif, Muhammad Nasir; Suradi, Muhammad; Latip, Abdullah
Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan jenis fondasi yang tepat dapat memangkas biaya dan waktu yang dibutuhkan serta menjamin mutu sebuah proyek. Sehubungan dengan hal itu penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan metode pekerjaan fondasi yang aman dan efisien dengan membandingkan fondasi tiang pancang dengan fondasi borepile yang digunakan pada Proyek Pembangunan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Gowa. Dalam penelitian ini data yang digunakan berupa CPT, gambar kerja, biaya dan rencana waktu pekerjaan. Data diolah dan direncanakan menggunakan bantuan program SAP2000 dan AllPile serta perhitungan secara manual. Berdasarkan hasil penelitian dan perancangan pada proyek tersebut disimpulkan penggunaan fondasi tiang pancang lebih tepat dan efisien digunakan dengan pertimbangan waktu 19 hari berbanding 30 hari, biaya 816 juta berbanding 1.29 miliar dan mutu () 52 MPa berbanding 25 MPa. Rancangan yang dihasilkan aman, ekonomis dan efisien dengan rasio daya dukung aksial 0.885, rasio daya dukung lateral 0.680, penurunan maksimum fondasi 24.19 mm dan defleksi tiang 2.29 mm.