Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kepemimpinan Perempuan dalam Sistem Kekerabatan Purusa: Legitimasi Sejarah atas Kepemimpinan Politik Perempuan I Wayan Budiarta
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v8i1.40982

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran perempuan dalam kepemimpinan (terutama khususnya kepemimpinan bidang politik) melalui pendekatan historis dalam sistem kekerabatan lempeng ka purusa pada masyarakat adat Bali. Penelitian menggunakan metode kepustakaan, dengan sifat penelitian deskriptif. Hasil menunjukkan catatan sejarah munculnya peran perempuan dalam ruang publik kepemimpinan perempuan di tengah budaya lempeng ka purusa berkenaan dengan nilai-nilai kesamaan antara perempuan dan laki-laki. Literatur sejarah, membahas hak-hak perempuan sampai pada masalah kepemimpinan. Pertama anggapan bahwa perempuan tidak pantas menjadi pemimpin karena peran dan tugas telah terbatas pada lingkup domestik. Kedua, sejak diterbitkan Putusan MUDP X/2010 melegitimasi perempuan terlibat dan berperan aktif seperti laki-laki di ruang publik dan domestik. Kebijakan responsive gender kuota 30% perempuan menempatkan legitimasi terhadap kepemimpinan perempuan yang berimplikasi pada pemberian akses yang cukup kepada perempuan, melakukan kontrol terhadap setiap kebijakan yang bias gender, melibatkan perempuan untuk memberikan partisipasinya, dan memberikan benefit yang adil antara laki-laki dan perempuan.
INTEGRASI KEARIFAN LOKAL MULAT SARIRA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH I Wayan Budiarta
Jurnal IKA Vol. 21 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v21i1.40848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang integrasi kearifan lokal Mulat Sarira dalam pembelajaran Sejarah yang menyangkut beberapa indicator, antara lain: (1) lembaga, (2) kurikulum, (3) pembelajaran, dan (4) sumber belajar. Jenis kajian merupakan penelitian dekriptif kualitatif dengan metode kepustakaan melalui penelusuran beberapa pustaka ilmiah, seperti dokumen pembelajaran, jurnal publikasi hasil penelitian dan buku referensi yang terkait dengan focus kajian. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pada tingkat lembaga kearifan lokal Mulat Sarira diintegrasikan dapat berupa: (a) Pondasi manajemen dan tata ruang, (b) Sebagai konteks dan konten dalam penenaman nilai karakter bangsa, dan (c) dasar evaluasi kualitatif manajemen lembaga; (2) Pada tingkat kurikulum integrasi kearifan lokal Mulat Sarira dapat dimasukkan sebagai muatan  lokal yang dapat memperkaya muatan materi dalam mata pelajaran Sejarah dan atau hidden curriculum. Ditinjau dari konten kearifan lokal Mulat Sarira yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum berupa: pengetahuan lokal, teknologi lokal, dan nilai kearifan lokal; (3) pada proses pembelajaran integrasi kearifan lokal dapat dilakukan dengan menggunakan kearifan lokal sebagai konten, konteks, padanan karakter bangsa, dan atau sebagai langkah-langkah dalam proses pembelajaran; (4) Integrasi Kearifan Lokal Mulat Sarira di Bali dalam sumber belajar Sejarah saat ini baru berupa konten/materi dan sebagai langkah/proses pembelajaran.