Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Reaktor

Pemutihan Pulp Tandan Kosong Sawit Dengan Proses-Proses Kimia Ramah Lingkungan H. Susanto
Reaktor Volume 07 No.2 Desember 2003
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5559.122 KB) | DOI: 10.14710/reaktor.7.02.84-89

Abstract

  Beberapa proses pemutihan ramah lingkungan telah diuji-coba sebagai kelanjutan pengembangan proses pemanfaatan tandan kosong sawit (TKS). Pulp TKS dengan bilangan kappa 33 sebagai bahan baku pemutihan disiapkan dengan proses kraft konvensional dan proses etanol yang ramah lingkungan. Pemutihan dilakukan dengan proses ODEoDnD yang bebas Cl2 (elemental chlorine free), serta proses PP dan proses OPOP yang tanpa klor sama sekali (totally chlorine free). Proses konvensional CEDED dengan Cl2 digunakan sebagai pembanding. Pulp putih TKS umumnya memiliki kekuatan mirip pulp putih kayudaun: indeks sobek 6,5-8,5 Nm2/kg, indeks retak 3,5-3,7 Nm2/kg dan indeks tarik sekitar 34 Nm/kg. sayangnya,pemutihan dengan proses PP dan OPOP menghasilkan pulp putih dengan derajad putih hanya sekitar 41% GE. Pemutihan dengan proses ODEoDnD atau proses CEDED menghasilkan pulp dengan derajad putih 80-84%GE. Derajat putih pulp TKS  dari dua proses terakhir ini mirip dengan pulp putih kayudaun (81%GE). Pulp TKS dengan sifat-sifat semacam ini dapat dijadikan bahan baku kertas Koran yang memiliki spesifikasi: derajat putih 57% indeks sobek 4,35 Nm2/kg dan indeks tarik 21 Nm/kg.Kata kunci : limbah organic padat, pulping, emutihanramah lingkungan
Pengolahan Air Gambut Dengan Kombinasi Proses Flokulasi dan Mikrofiltrasi N. Aryanti; H. Susanto
Reaktor Volume 08 No.1 Juni 2004
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3853.788 KB) | DOI: 10.14710/reaktor.8.1.43-47

Abstract

Makalah ini membahas gabungan proses flokulasi dan membrane mikrofiltrasi untuk pengolahan air gambut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan air gambut sintetis  yang dibuat dari humic acid pada berbagai variasi konsentrasi. Validasi dilakukan dengan air gambut asli yang berasal dari daerah Riau dengan kadar organic 168,5 mg/L KMnO4. Sebagai flokulan digunakan FeCl3 dengan jenis membrane hollow fiber polisulfon. Respon yang diamati adalah fluk dan rejeksi kadar organic. Percobaan dilakukan dengan variasi tekanan 0,4-1,6 bar dan konsentrasi flokulan 0-40 mg/L. hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh tekanan operasi akan meningkatkan fluk. Kenaikan konsentrasi flokulan dari 0-40 mg/L menyebabkan fluk yang didapatkan semakin turun dengan rejeksi kadar organik naik. Kondisi operasi terbaik yang didapatkan yaitu pada tekanan 1,2 bar dan konsentrasi flokulan 40 mg/L untuk air gambut  sintetis, sedangkan untuk air gambut asli pada tekanan 1 bar dan konsentrasi floklan 30 mg/L. Kata kunci : flokulan, membrane mikrofiltrasi, fluk, rejeksi
Experimental And Mathematical Modeling Studies Of Liquid-Liquid Membrane Contactor H. Susanto; I. G. Wenten
Reaktor Volume 5 No.2 Desember 2001
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5801.676 KB) | DOI: 10.14710/reaktor.5.2.71-78

Abstract

Experimental and modeling studies of the effect of tempetarature on liquid-liquid membrane contactor (LLMC) have been done. The experiments were conducted by varying temperature of 25 up to 80 0C, cross flow velocity from 0.02 to 0.05 m/s and feed concentration of 0, 5000 and 30,000 mg/l. In these experiments microporous hydrophobic hollow fiber polypropylene membrane with 0.2 μm was used as a contacting device. The modeling has been done by compiling mathematic equation of mass and  heat transfers in liquid-liquid membrane contactor. Both the experimental and modeling result show, the increase in feed temperature increase  the flux of pure water exponentially, whereas the flux decrease with increasing the permeate temperature. The feed temperature increase at higher temperature result in hogher flux increase. The concentration of pure water result in the range of 1.8 to 5.6 mg/l depending on feed concentration.Keywords : membrane contactor, modeling