Musrowati Lasindrang
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Potential of Liquid Smoke from Palm Kernel Shell as Biopreservative to Tuna (Thunnus sp) Fish Protein Musrowati Lasindrang
Indonesian Food and Nutrition Progress Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Indonesian Association of Food Technologists

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ifnp.24281

Abstract

The purpose of this research was to evaluate the role of liquid smoke of oil palm kernel as “ biopreservative” on the fish during storage toward chemistry/biochemical or microbiological change at to tuna (thunnus sp) fish.This research was carried out in three steps that is: 1) Making liquid smoke with temperature pirolysis 4000C during 90 minutes and liquid smoke fractionation in rank: F1 : liquid temperature 1000C; F2: 101 - 1250C; F3: 126 – 1500C; F4: 151 – 2000C. 2) Proximate analysis of liquid smoke FO and Fraction F2 to  tuna fish that analysed with TVB, Total Bacterium, total protein content . The result indicates that the phenol and acid content was more increase with higher fractionation temperature while the carbonyl content was more reduced with higher fractionation temperature.  The TVB value for Tuna fish muscle without soaking higher liquid smoke (38.93 mg N/100g and 36.27 mg N/100g) compared to tuna fish muscle of liquid smoke soaking (F0) that is 13.87 mg N/100g and 11.73 mg N/100g and also soaking with F2 fraction muscle tuna 12.27 mg N/100g.  Total bacterium (2.67 x 109 cfu/g and 2.10 x 109 cfu / g) compare without soaking liquid smoke (F0) and F2 fraction that is (8.43 x 105cfu/g and 6.23 x 105 cfu /g) and (8.57 x 105 cfu/g and 6.50 x 105 cfu/g).
PENINGKATAN NUTRISI MP-ASI (BISKUIT) DARI SUSU KEDELAI SEBAGAI UPAYA PEMENUHAN KEBUTUHAN NUTRISI BALITA Ayub S Mbia; Musrowati Lasindrang; Zainudin Antuli
Jambura Journal of Food Technology Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.854 KB) | DOI: 10.37905/jjft.v4i1.11525

Abstract

Biskuit MP-ASI merupakan solusi pembuatan suplemen ASI karena mengandung nutrisi yang baik untuk tumbuh kembang bayi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai gizi makanan pendamping dan sensoris. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), dan bahan utama pengganti susu kedelai dalam pembuatan biskuit makanan pendamping ASI (S1 = 10%: S2 20%: S3 25%). 3 kali ulangan. Data penelitian diolah dengan analisis varians (ANOVA). Jika perlakuan menunjukkan pengaruh yang nyata, dilanjutkan dengan uji berganda Duncan (DMRT) pada taraf kepercayaan 5% untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan menggunakan aplikasi SPSS versi 20. Hasil analisis kimia susu kedelai pada komponen dasar biskuit MPASI menunjukkan bahwa pada perlakuan pertama kadar air rata-rata S1 9,40% S211,34 S3 15,13%, kadar abu S1 0,67% S21,05 S3 1,35%, dan kadar lemak S17 , 95% S211.23 S3 14,92%, kadar serat kasar S1 0,34% S20,39 S3 0,42%, kadar protein S1 10,41% S211,42 S3 13,84%, kadar karbohidrat S1 58,427.4815% Hasil ini memenuhi Standar Nasional Indonesia Disyaratkan kandungan gizi maksimum biskuit tidak melebihi 5%, kecuali kadar air melebihi batas maksimum dan tidak memenuhi persyaratan.
Analisis Peningkatan Nilai Gizi Produk Wapili (Waffle) yang Diformulasikan dengan Tepung Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.) Rahpika Tilohe; Musrowati Lasindrang; Lisna Ahmad
Jambura Journal of Food Technology Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.57 KB) | DOI: 10.37905/jjft.v2i1.7237

Abstract

Peningkatan kualitas gizi dari kacang merah dapat diciptakan melalui teknologi pengolahan bahan pangan, seperti pembuatan tepung kacang merah, sehingga kacang merah bisa mensubtitusi tepung terigu. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui kandungan gizi dan tingkat kesukaan panelis terhadap kue wapili yang diformulasi dengan kacang merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal (Formulasi tepung kacang merah terhadap wapili), dan 5 taraf perlakuan yaitu Kontrol (100% Tepung terigu); 75% Tepung terigu+25% Tepung kacang merah; 50% Tepung terigu +50% Tepung kacang merah; 25% tepung terigu+75% Tepung kacang merah; dan masing-masing perlakuan di ulang sebanyak 3 kali. Analisis data organoleptik yang digunakan adalah Hedonic Test dengan parameter uji tekstur, aroma, warna dan rasa. Uji lanjut dilakukan dengan uji Duncan. Uji proksimat dilakukan pada semua produk. Berdasarkan hasil uji proksimat terhadap kue wapili memenuhi syarat mutu kue basah (SNI 01-4309-1996), kecuali kadar lemak perlakuan 50% Tepung kacang merah+50% Tepung terigu; 75% Tepung kacang merah+25% tepung terigu; 75% Tepung kacang merah+25% tepung terigu. Pada penentuan formula terpilih berdasarkan indeks kepentingan yaitu kadar antosianin, rasa, kadar protein, tekstur, dan kadar lemak maka wapili formula A4 (100% Tepung kacang merah + 0 % Tepung Terigu) merupakan formula terpilih. Kue wapili terpilih mengandung kadar air 33.4%, kadar abu 2.61 %, kadar lemak 3.82%, kadar protein 4.52%, kadar karbohidrat 56.33%, kadar antosianin 2.97%, warna 3.67, aroma 2.93, rasa 2.93, tekstur 2.4.
Data Base Kandungan Gizi Proksimat Pada Kue Khas Tradisional Gorontalo Mayeri Hadjiku; Musrowati Lasindrang; Zainudin Antuli
Jambura Journal of Food Technology Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1070.476 KB) | DOI: 10.37905/jjft.v1i1.8369

Abstract

Data base merupakan sekumpulan fakta nyata yang saling berhubungan yangmempunyai arti tertentu, yang digunakan untuk mengolah dan menyimpan data agar data tersebut dapat dimanipulasi dengan mudah, terjamin keakuratannya, efektif dalam segi penyimpanannya, dan memudahkan dalam mengaksesnya kembali. Penelitian ini bertujuan untuk Mendesainaplikasi database berbasis bahasa program menginput hasil-hasil penelitian kue khas tradisional Gorontalo kedalam satu aplikasi database. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium terpadu pertanian Universitas Negeri Gorontalo. Pelaksanaan penelitian ini dimulai pada bulan september 2017 sampai desember 2017. Penelitian ini mengunakan metode wawancara yaitu mengambil sampel dari masing-masing mahasiswa yang telah melakukan penelitian tentang produk kue khas tradisionalGorontalo dan dimasukan kedalam aplikasi database kandungan gizi. Dari hasil penelitian dilakukan bahwa Perancangan sistim yang dibangun nantinya berupa aplikasi database berbasis informasi kandungan gizi yang diharapkan dapat membantu masyarakat guna meningkatkan informasi tentang kandungan gizi kue khas Gorontalo. Sistim ini memberikan informasi kandungan gizi untuk dikembangkan dengan metode wawancara, pengumpulan data, desain dan perancangan. Sistem aplikasi ini mengunakan bahasa pemograman MicrosoftVisual FoxPro untuk tampilannya.
Studi Pembuatan Meat Analog Rizkika Simi; Purnama Ningsih Maspeke; Musrowati Lasindrang
Jambura Journal of Food Technology Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.947 KB) | DOI: 10.37905/jjft.v4i2.10549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik dan kimia yang terkandung pada meat analog dari tepung ampas tahu. Penelitian ini di lakukan dalam 2 tahap yaitu tahapan pertama adalah pembuatan tepung ampas tahu, kemudian di lanjutkan ke tahap yang kedua yaitu pembuatan meat analog  atau daging tiruan dengan 5 perlakuan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) factor tunggal dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Penelitian ini dilakukan dari bulan November 2018 sampai Januari 2019 di Laboratorium Fakultas Pertanian dan Laboratorium LPPMHP. Hasil yang di peroleh dari penelitian ini adalah perlakuan bahan baku meat analog tepung ampas tahu memberikan pengaruh nyata terhadap karakteristik kimia dan organoleptic meat analog tepung ampas tahu dengan kadar protein tertinggi 19.73, kadar lemak 1.7, kadar air terendah 42.9, kadar abu 1.31, kadar karbohidrat 33.14, serta tingkat penerimaan panelis terhadap aroma, warna, dan tekstur yang di sukai.Kata Kunci : Meat Analog, Tepung Ampas Tahu
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA PEKTIN DARI LIMBAH KULIT RAMBUTAN (Nephelium lappaceum Linn) yolanda laiya; Musrowati Lasindrang; Zainudin Antuli
Jambura Journal of Food Technology Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.541 KB) | DOI: 10.37905/jjft.v3i1.7243

Abstract

Kulit rambutan merupakan limbah yang belum banyak dimanfaatkan. Salah satu usaha untuk mengurangi limbah kulit rambutan yaitu dengan memanfaatkannya menjadi pektin. Indonesia masih mengandalkan pektin import yang relatif mahal hargannya sehingga perlu dilakukan usaha untuk mengurangi import pektin dengan memanfaatkan limbah kulit rambutan untuk diekstrak menjadi pektin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik mutu fisikokimia pektin yang dihasilkan dari ekstraksi limbah kulit rambutan. Rancangan percobaan yang digunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) faktor tunggal dengan perlakuan konsentrasi pelarut HCl 0,1 N, 0,2 N, 0,3 N pada suhu 80C selama waktu 120 menit dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan konsentrasi pelarut terhadap karakteristik kimia pektin memberikan pengaruh nyata terhadap rendemen, kadar air, kadar abu, kadar metoksil, kadar galakturonat dan sudah sesuai dengan standar mutu IPPA (2003), yang diperoleh pada konsentrasi HCl 0.3 N dengan karakteristik berturut-turut yaitu rendemen 8.02%, kadar air 10.584%, kadar abu 4.37%, berat ekivalen 1046.46 mg, kadar metoksil 4.65%, dan kadar galakturonat 91.61%.
KARAKTERISTIK KIMIA DAN UJI ORGANOLEPTIK BOLU GULUNG DARI TEPUNG BIJI NANGKA Agnes Akaso; Musrowati Lasindrang; Zainudin Antuli
Jambura Journal of Food Technology Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.744 KB) | DOI: 10.37905/jjft.v3i2.7641

Abstract

The research aimed at finding out the Chemical Characteristics and Organoleptic Test of Roll Cake made of Jackfruit Seed Flour. The design used in this research was a single factor Randomized Block Design (RBD) with 4 treatments and 3 replications. The finding obtained that the treatment combination between jackfruit seed flour and wheat flour had a significant influence towards the proximate and organoleptic values of role cake. Moreover, the characteristic of role cake made of jackfruit seeds flour and wheat flour that could be accepted by panelist was the formulation of jackfruit seed flour of 25% : wheat flour of 75% : color of 5.67 (slightly like), flavor of 5.70 (slightly like), taste of 6.03 (like), texture of 5.73 (slightly like). The result of proximate analysis involves the water content for 16.01%, ash content for 2.24%, fat content for 5.67%, protein content for 10.62%, and carbohydrate content for 49.19%. 
PEMBUATAN NUGGET IKAN LAYANG YANG (DECAPTERUS SP) DISUBTITUSI DENGAN KACANG MERAH (PHASEOLUS VULGARIS L.) Fara Ditha Mokoginta; Zainudin Antuli; Musrowati Lasindrang
Jambura Journal of Food Technology Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.569 KB) | DOI: 10.37905/jjft.v1i2.7720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh subtitusi ikan layang dan kacang merah terhadap karakteristik organoleptik dan kimia nugget serta untuk mengetahui formula terbaik dari nugget ikan layang yang disubtitusi dengan kacang merah berdasarkan karakteristik organoleptik dan kimia. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan, dimana tahapan pertama adalah persiapan bahan, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan nugget, serta pengujian organoleptik dan analisis proksimat. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), faktor tunggal dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah nugget ikan layang yang disubtitusi dengan kacang merah memberikan pengaruh terhadap nilai karakteristik organoleptik dan untuk karakteristik kimia nugget pada kadar air, kadar abu, dan lemak tidak memberikan pengaruh tetapi memberikan pengaruh pada kadar protein, karbohidrat, dan serat kasar. Formula terbaik dari nugget ikan layang yang disubtitusi dengan kacang merah adalah formula 4 (Ikan layang 75% : Kacang merah 25%), dengan tingkat penerimaan panelis terhadap warna bernilai 4,66 (netral), rasa 3,46 (agak tidak suka), aroma 3,40 (agak tidak suka) dan tekstur 4,53 (netral), dengan kadar air sebesar 43,28%, kadar abu 2,39%, kadar lemak 9,77%, kadar protein 16,25%, kadar karbohidrat 28,3% dan kadar serat kasar sebesar 0,51%.
Formulasi Biskuit Bayi Dengan Penambahan Tepung Ubi Jalar Kuning (Ipomoea Batatas) Termodifikasi Yang Di Fortifikasi Dengan Tepung Ikan Gabus (Ophiocephalus Striatus) SRI MILANTI KAHAR; Musrowati Lasindrang; Yoyanda Bait
Jambura Journal of Food Technology Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.951 KB) | DOI: 10.37905/jjft.v4i2.15880

Abstract

ABSTRAKBiskuit bayi adalah salah satu makanan pertama yang diberikan pada bayi setelah Asi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi yang meningkat, Penambahan tepung ubi jalar kuning termodifikasi dan tepung ikan gabus agar dapat meningkatkan nilai gizi pada bayi dan tektur yang diinginkan menjadi lebih baik.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik kimia dan karakteristik organoleptik biskuit bayi dengan penambahan tepung ubi jalar kuning termodifikasi dan tepung ikan gabus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, perlakuan P0 (tepung ubi jalar kuning termodifikasi 0 gr, tepung ikan gabus 0 gr), P1 (tepung ubi jalar kuning termodifikasi 25 gr, tepung ikan gabus 15 gr), P2 (tepung ubi jalar kuning termodifikasi 20 gr, tepung ikan gabus 20 gr), P3 (tepung ubi jalar kuning termodifikasi 15 gr, tepung ikan gabus 25 gr). Hasil penelitian diperoleh berdasarkan karakteristik kimia dan direkomendasi yaitu perlakuan P3 dengan formulasi P3 (tepung ubi jalar kuning termodifikasi 15 gr, tepung ikan gabus 25 gr) hasilnya Kadar air (7,011 %), Kadar abu (1,2767 %), Kadar protein (11,880 %), Kadar lemak (14,632 %), Karbohidrat (81,165%), Energi/kkal (435,983%/kkal) vitamin A (67,567 RE) dan berdasarkan karakteristik Organoleptik yang direkomendasikan yaitu perlakuan P2 dengan Formulasi P2 (tepung ubi jalar kuning termodifikasi 20 gr, tepung ikan gabus 20 gr) yang disukai responden dengan skala suka. 
PENGARUH PENAMBAHAN SUSU SKIM PADA PEMBUATAN KEFIR BERBAHAN DASAR SUSU JAGUNG MANIS (Zea mays L.) Fatma Ingga; Siti Aisa Liputo; Musrowati Lasindrang
Jambura Journal of Food Technology Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.269 KB) | DOI: 10.37905/jjft.v1i1.8365

Abstract

Kefir merupakan produk susu yang difermentasi dengan menggunakan bakteriasam laktat seperti Lactobacillus lactis,Lactobacillus delbrueckii subps, Bulgaricusbersama ragi dan menghasilkan asam dan alkohol. Biasanya kefir terbuat dari susu hewan, sehingga pada penelitian ini kefir dibuat dari susu jagung manis. Jagung manis mengandung berbagai zat gizi seperti karbohidrat, protein, lemak dan mineral. Salah satu usaha agar jagung manis mempunyai nilai tambah adalah diolah menjadi susu. Susu jagung manis merupakan cairan yang berasal dari ekstrak biji jagung dengan atau tambahan bahan lain. Susu dapat diolah menjadi minuman fermentasi seperti yoghurt, yakult dan kefir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi susu skim terhadap mutu kefir susu jagung manis yaitu dilihat dari sifat fisik, kimia, mikrobiologi dan organoleptik. Penelitian ini dilakukan dalam pembuatan kefir susu jagung manis dengan penambahan konsentrasi susu skim yang berbeda dari 4 perlakuan yaitu 0% susu skim, 5 % susu skim, 10% susu skim dan 15% susu skim. Penelitian inimenggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Parameter yang di uji yaitu total Bakteri Asam Laktat (BAL), total asam, viskositas, pH, dan organoleptik kefir susu jagung manis. Hasil terbaik kefir pada penambahan susu skim dengan lama fermentasi 24 jam terhadap pH dan Total asam tertitrasi yaitu pada konsentrasi susu skim 15% adalah 4,5 dan 0,86%, viskositas dan Total Bakteri Asam Laktat pada konsentrasi susu skim 10% adalah 560cP dan 2,9 x 105 CFU/ml. Hasil uji organoleptik menunjukan bahwa penambahan susu skim memberikan pengaruh terhadap warna yaitu antara 3,8-4,86 dan rasa yaitu antara 3,7-5,1, sedangkan hasil uji tekstur dan aroma menunjukan tidak berpengaruh nyata terhadap kefir.