Edy Legowo
Universitas Sebelas Maret

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Panduan Perilaku Melayani dengan Teknik Self Monitoring Siswa SMA Hendi Wahyu Pradana; Chadidjah Husain Abdat; Edy Legowo
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v1i2.13032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan prototipe-1 panduan pengembangan kebiasaan perilaku melayani dengan teknik self monitoring berbasis kajian teoritik dan empirik yang siap diuji validitas, kepraktisan dan keefektifannya: untuk siswa SMA. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pengembangan (Research and Develpoment), namun hanya sampai pada tahap pra-pengembangan yaitu tahap pembuatan produk. Subjek penelitian ini adalah peserta didik SMA Negeri kelas X, XI dan XII se-eks Karesidenan Surakarta. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tingkat kebutuhan dan kepentingan pengembangan diri peserta didik dan data mengenai perilaku melayani. Selain itu diperoleh pula data mengenai pengembangan kebiasaan perilaku melayani dan teknik self monitoring melalui studi literatur. Data yang didapatkan dari lapangan berupa data kebutuhan dan kepentingan peserta didik, perolehan data berdasarkan tiga responden yang terdiri dari peserta didik, guru bimbingan dan konseling serta orang tua. Hasil persentase kebutuhan dan kepentingan tertinggi akan dijadikan judul penelitian ini. Hasil penelitian ini terbagi menjadi tiga yaitu: Pertama, kajian empirik diperoleh data tingkat kebutuhan dan kepentingan peserta didik dari 3389 responden menghasilkan persentase 62,59% merasa sangat butuh, 35,05% merasa butuh dan 63,51% merasa sangat penting, 34,55% merasa penting terhadap pengembangan kebiasaan perilaku melayani terhadap orang tua, guru dan teman sebaya. Kedua, mengenai self monitoring meliputi pengertian self monitoring, tujuan self monitoring, langkah-langkah self monitoring, serta teknik pengumpulan data self monitoring. Ketiga, berdasarkan kajian empirik dan teoritis tersebut penelitian ini menghasilkan prototipe satu berupa“Panduan Pengembangan Kebiasaan Perilaku Melayani dengan Teknik Self Monitoring pada Peserta Didik Sekolah Menengah Atas”.
Teknik Brain Gym untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar Ditinjau dari Tingkat Intelligence Quotient Peserta Didik Yesi Kartini; Asrowi Asrowi; Edy Legowo
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v5i1.47672

Abstract

Abstract: This study aims to examine the use of brain gym techniques to increase learning concentration in terms of the IQ level of students. The research method used is a literature study. Sources of data using reference books, articles, and research journals. The data analysis technique was a content analysis that was then checked for contents between libraries and expert input to avoid misinterpretation due to the author's limitations. The study's results found that: 1) Learning concentration is the ability to focus on the learning activities being carried out or faced by ignoring external disturbances. 2) IQ is the ability of a person that is innate from birth by involving the process of thinking quickly, precisely, and rationally in acting. 3) Brain gym is a series of fun, simple motion exercises to facilitate learning activities by balancing the left and right brain. The conclusion of this study is that brain gym techniques are effective for increasing learning concentration in terms of the IQ level of students.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan teknik brain gym untuk meningkatkan konsentrasi belajar ditinjau dari tingkat IQ peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. Teknik analisis data yaitu analisis isi yang kemudian dilakukan pengecekan isi antar pustaka dan masukan ahli untuk menghindari adanya kesalahan penafsiran karena keterbatasan penulis. Hasil kajian ditemukan bahwa: 1) Konsentrasi belajar adalah kemampuan untuk memfokuskan perhatian pada kegiatan belajar yang dikerjakan atau dihadapi dengan mengabaikan gangguan dari luar. 2) IQ adalah kemampuan seseorang yang dibawa sejak lahir dengan melibatkan proses berfikir secara cepat, tepat dan rasional dalam berbuat. 3) Brain gym adalah serangkaian latihan gerak sederhana menyenangkan untuk memudahkan aktivitas pembelajaran dengan menyeimbangkan otak kiri dan kanan. Simpulan kajian ini adalah teknik brain gym efektif untuk meningkatkan konsentrasi belajar ditinjau dari tingkat IQ peserta didik. Kata Kunci: Studi Kepustakaan, Teknik Brain Gym, Konsentrasi Belajar, IQ