Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Panduan Pelaksanaan Strategi Coping untuk Peserta Didik yang Mengalami Ketidaksesuaian Pemilihan Keputusan Karier Lulu Prie Anjani; Rian Rokhmad Hidayat; Agus Tri Susilo
MEDIKONS Vol 6 No 1 (2020): MEDIKONS
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aimed to develop a coping strategy guide to assist the Vocational High School (SMK) students experiencing career decision-making mistake. This guide consisted of two parts, Guide for School Counselors and Students Worksheet.This study is categorized as Research and Development adapting the concept proposed by Plomp and Nieveent, this is called as educational design research This study comprised of three activities, namely, 1) Preliminary Research; 2) Prototyping Stage; and 3) Assessment Phase. The subject of expert judgment was two Guidance and Counseling experts. The data were analyzed using qualitative and quantitative techniques. The qualitative technique was done by collaborating the suggestions from the experts. The suggestions were then used as the basis for product improvement. Quantitative technique was carried out using inter-rater agreement model, aiming at discovering the reliability, based on two experts.The score of product feasibility test from the expert's judgment was 1.00 (very strong), meaning that this product is feasible to be used following the determined purpose. This study concluded that the information had met the criteria of product feasibility, based on expert judgment.Key Words: Coping Strategy, REBT counseling, career. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan panduan strategi coping untuk membantu peserta didik SMK yang mengalami ketidaksesuaian pengambilan keputusan karier. Panduan ini terdiri dari dua bagian yaitu buku Panduan Bagi Guru BK dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan mengadaptasi konsep Penelitian dan Pengembangan Plomp dan Nieveen yang disebut model penelitian educational design research. Penelitan pengembangan model Plomp ini terdiri dari tiga kegiatan, yaitu 1) Preliminary Research; 2) Prototyping Stage; dan 3) Assesment Phase. Subjek uji ahli adalah dua ahli Bimbingan dan Konseling. Teknik analisis data yang digunakan dalam tahap ini yaitu menggunakan teknik kualitatif dan teknik kuantitatif. Teknik kualitatif dilaksanakan dengan cara menggabungkan masukan dan saran dari ahli yang dipilih peneliti, lalu digunakan sebagai dasar perbaikan produk. Sedangkan teknik kuantitatif menggunakan metode inter-rater agreement model yang bertujuan untuk mengetahui tingkat reabilitas panduan menurut dua ahli.Hasil dari uji kelayakan produk yang dikembangkan mendapat penilaian ahli sebesal 1,00 (sangat kuat) yang artinya produk ini sudah layak untuk digunakan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Simpulan hasil penelitian dan pengembangan ini adalah bahan informasi sudah memenuhi kriteria kelayakan produk berdasarkan uji ahli yang sudah dilakukan.Kata Kunci: strategi coping, konseling REBT, karier.
Gender Similarities and Domain-Specific Differences in Religious Motivation among Muslim High School Students in Java Rian Rokhmad Hidayat; Lilla Maturizka Ayu Asfarina; Laili Daffa Ulima; Hasan Zainnuri; Maylani Cahya Fitriyana
Pamomong: Journal of Islamic Educational Counseling Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : State Islamic University (UIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pamomong.v7i1.6701

Abstract

Religious motivation is an important psychological resource for adolescents, yet limited research has examined gender similarities and differences among Muslim students in general high schools, particularly in the Javanese cultural context. This study aimed to examine overall and domain-specific differences in religious motivation between male and female Muslim high school students in Central and East Java. A quantitative comparative design was used involving 754 students, consisting of 446 female and 308 male respondents selected through convenience sampling. Data were collected using the 14-item Religious Motivation Scale, which showed item validity coefficients ranging from .257 to .559 and good internal consistency, with a Cronbach’s alpha of .869. Descriptive statistics were used to summarize respondents’ characteristics and religious motivation scores, while the Mann–Whitney U test was applied because the normality assumption was not met. The results showed no significant gender difference in overall religious motivation, indicating broad similarity between male and female students. However, small domain-specific differences were found in ubudiah practice and avoidance of unethical practices, with female students showing higher mean ranks in both domains. These findings contribute theoretically by showing that gender differences in religious motivation are culturally situated and domain-specific rather than universal or fixed. Practically, the study supports gender-responsive and non-stereotypical Islamic educational counseling programs. The study is limited by convenience sampling, self-report data, focus on gender, and absence of population-based weighting. Future studies should examine broader contextual factors shaping adolescents’ religious motivation.
Validitas Teoritis Panduan Bimbingan Klasikal Peningkatan Social Awareness untuk Pencegahan Sexting Remaja Shinta Gandha Wibowo; Rian Rokhmad Hidayat; Citra Tectona Suryawati
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v8i1.78231

Abstract

This study aims to develop a guideline for classroom guidance services that aims to increase social awareness as a measure to prevent sexting among high school students in Sukoharjo regency. The theoretical validity test in this research uses a modification of the ADDIE R&D model, which consists of three stages: analysis, design, and development. This research is limited to the development stage, which includes data collection, guidelines development, self-help development and assessment by guidance and counseling experts. The developed module has received a high validity rating from two guidance and counseling experts. The results of this assessment indicate that the product being developed meets the criteria for theoretical validity and is ready to be assessed in terms of its practicality and effectiveness. Further research can be carried out by making improvements to the guidelines developed in this study, by continuing to the implementation and evaluation stages.
Sosialisasi Pentingnya Literasi Sosial serta Peran Orang Tua dalam Mendampingi Perkembangan Anak di Rumah pada Wali Murid Siswa SMPN 3 Karanganyar Gisa Restu Mahameru; Aunillah Ilham Syarif; Askhar Dwista Saputra; Deandra Qurrata Ardhani; Bilqis Asyifa Qutratu'ain; Abdhi Jaelani; Adjeng Nur Farida Yahya; Anastasya Restuningsih; Ellena Pasya Nova Ardana; Asmaa Rosyiidatin Azhari; Rian Rokhmad Hidayat
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i2.3041

Abstract

Keterampilan literasi sosial merupakan salah satu kemampuan penting yang perlu dimiliki peserta didik dalam menjalin hubungan yang positif dengan lingkungan sekitarnya. Namun, masih ditemukan berbagai permasalahan sosial pada siswa SMP Negeri 3 Karanganyar yang menunjukkan perlunya dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya literasi sosial serta peran mereka dalam mendampingi perkembangan sosial anak di rumah. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Karanganyar dengan sasaran wali murid dan menggunakan pendekatan sosialisasi yang dikombinasikan dengan diskusi interaktif. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan diawali dengan training need assessment (TNA) untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui pengamatan terhadap partisipasi peserta dan pemberian umpan balik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa wali murid memiliki antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung serta mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya keterlibatan keluarga dalam mendukung perkembangan sosial anak. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua sebagai support system dalam mendukung perkembangan peserta didik.