Sutijono
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EFEKTIVITAS TEKNIK PERMAINAN DIALOG DALAM KONSELING KELOMPOK GESTALT UNTUK MENGURANGI KECEMASAN KOMUNIKASI SISWA PADA PROSES BELAJAR MENGAJAR DI KELAS Heni Sulisatul Mardiyah, ; Sutijono,
Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Vol 11, No 2 (2010)
Publisher : Psikologi Pendidikan dan Bimbingan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektivan teknik permainan dialog dalam konseling kelompok Gestalt untuk mengurangi kecemasan komunikasi siswa pada proses belajar mengajar di kelas. Penelitian ini menggunakan rancangan pre-eksperimental, bentuk pre-test dan post-test dalam satu kelompok. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-4 SMA Negeri 13 Surabaya yang memiliki skor kecemasan komunikasi pada proses belajar mengajar di kelas pada kategori tinggi. Subjek tersebut sebanyak lima siswa. Uji tanda dalam Statistik non parametrik digunakan sebagai teknik analisis data..Sehingga dapat disimpulkan bahwa teknik permainan dialog dalam konseling kelompok Gestalt efektif untuk mengurangi kecemasan komunikasi siswa pada proses belajar mengajar di kelas.
Implementasi Strategi Modeling Partisipan untuk Meningkatkan Keberanian Bertanya Siswa pada Guru di Kelas Putri Diyanti, ; Sutijono,
Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Vol 12, No 1 (2011)
Publisher : Psikologi Pendidikan dan Bimbingan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektivan strategi modeling partisipan dalam konseling untuk meningkatkan keberanian bertanya siswa pada guru di kelas. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan menggunakan model one group pre-test design and post-test design. Subjek penelitian ini dilakukan pada 7 siswa dari 38 siswa yang ada pada kelas VII-E SMP Negeri 26 Surabaya tahun ajaran 2010-2011. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket keberanian bertanya pada guru di keas untuk mengetahui siswa yang mengalami kurang keberanian bertanya pada guru di kelas dan juga digunakan untuk mengukur hasil dari perlakuan strategi modeling partisipan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan keberanian bertanya antara sebelum dan sesudah penerapan konseling kelompok dengan strategi Modeling Partisipan pada siswa kelas VIII-E di SMP Negeri 26 Surabaya. Pada penelitian ini terdapat temuan yaitu selain siswa menjadi lebih berani mengajukan pertanyaan di kelas, siswa mampu menunjukkan adanya kemampuan untuk berdiskusi di kelas secara aktif.
PENERAPAN STRATEGI MODELING PARTISIPAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN PENDAPAT Purwanti Ningsih, ; Sutijono,
Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : Psikologi Pendidikan dan Bimbingan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi modeling partisipan dalam meningkatkan kemampuan mengungkapkan pendapat pada siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 22 Surabaya. Jenis penelitian ini adalah pre-experimental dengan menggunakan one group pre-test and post-test design. Subyek penelitian ini adalah 5 siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 22 Surabaya yang memiliki kemampuan rendah dalam mengungkapkan pendapat di kelas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket kemampuan mengungkapkan pendapat di kelas. Jenis angket yang digunakan adalah angket tertutup dengan 4 pilihan jawaban yang terdiri dari selalu, sering, jarang dan tidak pernah. Analisis data yang digunakan adalah statistik non parametrik dengan uji tanda (sign test). Setelah diadakan analisis dengan menggunakan uji tanda, dapat diketahui bahwa ñ = 0,031 lebih kecil dari á sebesar 5% = 0,05. Artinya setelah penerapan strategi modeling partisipan, siswa mengalami peningkatan kemampuan mengungkapkan pendapat dari kategori rendah menjadi kategori sedang. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada perbedaan skor antara sebelum dan sesudah penerapan strategi modeling partisipan terhadap peningkatan kemampuan mengungkapkan pendapat pada siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 22 Surabaya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi modeling partisipan dapat digunakan untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan mengungkapkan pendapat di kelas.
PENGGUNAAN STRATEGI PENGELOLAAN DIRI (SELF-MANAGEMENT)UNTUK MENGURANGI TINGKAT KEMALASAN BELAJAR PADA SISWA KELAS VIII E MTs AL ROSYID Trio Isnansyah Marwi, ; Sutijono,
Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Vol 13, No 1 (2012)
Publisher : Psikologi Pendidikan dan Bimbingan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menguji penggunaan strategi pengelolaan diri (self management) untuk mengurangi tingkat kemalasan belajar pada siswa kelas VIII E MTs Al Rosyid Dander Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre-experimental design dengan one group pretest-posttest design. Metode pengumpulan data menggunakan angket untuk mengetahui malas belajar siswa. Subyek penelitian adalah 8 siswa MTs Al Rosyid Dander Bojonegoro yang memiliki skor malas belajar tinggi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik non parametrik dengan menggunakan uji tanda, dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa N=8 dan X=0 diperoleh r=0,004. Bila dalam ketetapan á  sebesar 5% adalah 0,05 maka harga 0,004 < 0,05, dengan demikian Hï ditolak dan Ha diterima. Maka, hipotesis penelitian “penggunaan strategi pengelolaan diri (self management) dapat mengurangi tingkat kemalasan belajar pada siswa kelas VIII E MTs Al-Rosyid Dander Bojonegoro” dapat diterima.