Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : ELECTRON

IMPLEMENTASI SISTEM INVENTARISASI DAN PEMINJAMAN PERALATAN LABORATORIUM BERBASIS BARCODE PADA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG Eri Ardiansyah; Irwan Dinata; Tri Hendrawan Budianto
ELECTRON : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 1 No 1 (2018): ELECTRON, November 2018
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/electron.v1i1.365

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini banyak digunakan di berbagai aspek kehidupan, salah satu pemanfaatannya dengan mengaplikasikan sistem komputerisasi dan informasi pada kegiatan inventarisasi laboratorium Jurusan Teknik Elektro Universitas Bangka Belitung. Penelitian berjudul implementasi sistem inventarisasi dan peminjaman peralatan laboratorium berbasis barcode pada Jurusan Teknik Elektro Universitas BangkaBelitung dilaksanakan untuk mengatasi masalah yang ada pada laboratorium dan mempermudah dalam kegiatan inventarisasi peralatan laboratorium serta proses peminjaman peralatan laboratorium. Sistem dibuat menggunakan software Microsoft Visual Basic sebagai bahasa pemograman dan MySQL sebagai DBMS (Database Management System). Fasilitas yang terdapat pada sistem ini antara lain proses pendataan barang inventaris, proses transaksipeminjaman dan transaksi pengembalian peralatan laboratorium berbasis barcode dan sepenuhnya dilakukan secara komputerisasi.
ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK UNTUK KOMPLEKS PERUMAHAN BERBASIS SEL SURYA Ardiansyah Ardiansyah; Wahri Sunanda; Irwan Dinata
ELECTRON : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 1 No 1 (2018): ELECTRON, November 2018
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/electron.v1i1.366

Abstract

Penggunaan bahan bakar fosil sebagai sumber energi Utama akan mengakibatkan polusi udara yang dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Masalah ini serius untuk tapi bisa diminimalisir secara bertahap Yaitu dengan mengganti atau mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap energi listrik fosil yang bersumber dari PLN dengan cara memberdayakan energi listrik yang dihasilkan secara mandiri oleh masyarakat dari proses konversi energi alternatif terbarukan dan ramah lingkungan. Salah satu upaya yang telah dikembangkan adalah PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya). Pembangkit Listrik Tenaga Surya adalah sistem pembangkit listrik yang memanfaatkan radiasi matahari sebagai sumber energi untuk menghasilkan listrik. PLTS yang dikaji dalam penelitian ini ada dua jenis, yaitu grid yang terhubung dengan sistem tenaga surya dengan baterai dan grid yang terhubung dengan sistem tenaga surya tanpa baterai. Secara keseluruhan total kebutuhan konsumsi energi listrik di Griya Bangka Pos sebesar = 9.380 kWh / hari. Dengan energi yang sinar matahari setiap hari pada 3,99 kWh / hari /. Kapasitas pembangkit fotovoltaik diperlukan oleh Ed = 2873.251 ≈ watt puncak (puncak 3000 Watt). Sistem PLTS yang paling mendekati kelayakan sistem surya yang terhubung grid yang tidak menggunakan batere untuk rumah kategori 900 VA. Total arus bersih diperoleh untuk sistem tenaga surya yang mempunyai Lifetime sekitar 25 tahun adalah Rp. 54.51887 juta, - dengan NPV sebesar (Rp. -37.731.130, -).
ANALISA SISTEM KOMUNIKASI OFDM DENGAN TEKNIK MODULASI QPSK DAN 16 QAM UNTUK PERHITUNGAN BER PADA KANAL AWGN DAN RAYLEIGH FADING Nugroho Wicaksono Nywawitadi; Irwan Dinata; Fardhan Arkan
ELECTRON : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 1 No 1 (2018): ELECTRON, November 2018
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/electron.v1i1.369

Abstract

Sistem OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) merupakan sebuah teknik transmisi dengan beberapa frekuensi yang saling tegak lurus (orthogonal). Sistem OFDM digunakan untuk mengirimkan data multimedia yang umumnya berukuran besar dengan kecepatan data yang cukup tinggi. Pengiriman data dengan kecepatan tinggi, akan menyebabkan adanya multipath fading yang berpengaruh pada nilai BER (Bit Error Rate). Maka dilakukan simulasi pada sistem OFDM untuk bisa mendapatkan nilai BER yang kecil. Simulasi sistem OFDM dilakukan dengan modulasi QPSK (Quadrature Phase Shift Keying) dan 16 QAM (Quadrature Amplitude Modulation). Dari hasil simulasi sistem OFDM dengan teknik modulasi QPSK pada Kanal AWGN memiliki nilai BER yang relatif kecil yaitu 0,1318 pada SNR 0 dB dan 0,0002 pada SNR 30 dB. Sedangkan pada Kanal Rayleigh fading dengan modulasi 16 QAM diperoleh nilai BER yaitu 0,9987 pada SNR 0 dB, sedangkan pada SNR 30 dB yaitu mendekati nol. Hal ini menunjukkan bahwa simulasi sistem OFDM yang dilakukan dengan modulasi QPSK pada Kanal AWGN menunjukkan kondisi yang lebih baik karena BER yang diperoleh relatif kecil.