Lisdahayati Lisdahayati
Poltekkes Kemenkes Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Komponen Konsep Diri Dengan Penerimaan Perubahan Fisik Remaja Putri (Kelas Vii) Pada Masa Pubertas Di Smp Negeri 8 Oku Tahun 2013 Lisdahayati Lisdahayati
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 12 (2013): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.754 KB)

Abstract

Masa remaja dikenal sebagai salah satu periode dalam rentang kehidupan manusia yang memiliki beberapa keunikan tersendiri. Keunikan tersebut bersumber dari kedudukan masa remaja sebagai periode transisional antara masa kanak-kanak dan masa dewasa atau yang lebih dikenal dengan pubertas. Antara anak-anak dengan orang dewasa ada beberapa perbedaan yang selain bersifat biologis atau fisiologis juga bersifat psikologis. Data Kemenkes pada akhir Juni 2010 terdapat 21.770 kasus AIDS dan 47.157 kasus HIV positif dengan persentase pengidap usia 20-29 tahun yakni 48,1% dan usia 30-39 tahun sebanyak 30,9%. Selain itu kasus penularan terbanyak adalah heteroseksual sebanyak 49,3%, homoseksual sebanyak 3,3% dan IDU 40,4%
Efektivitas Bermain Terhadap Stres Hospitalisasi Pada Anak Pra Sekolah Yang Sedang Dirawat Di Rri Anak Rsud Dr. Ibnu Sutowo Baturaja Tahun 2012 Lisdahayati Lisdahayati
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 1 No 13 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.792 KB)

Abstract

Bermain adalah aktivitas yang dapat dilakukan anak sebagai upaya stimulasi pertumbuhan dan perkembangannya dan bermain pada anak di rumah sakit menjadi media bagi anak untuk mengekspresikan perasaan, relaksasi dan distraksi perasaan yang tidak nyaman.Stress dapat didefinisikan sebagai respon adaptif dipengaruhi oleh karakteristik individual atau proses psikologis yaitu akibat dari tindakan, situasi atau kejadian eksternal yang menyebabkan tuntutan fisik atau psikologis terhadap seseorang. Hospitalisasi merupakan suatu proses yang karena suatu alasan yang berencana atau darurat, mengharuskan anak untuk tinggal dirumah sakit, menjalani terapi dan perawatan sampai pemulanganya kembali ke rumah. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh aktivitas bermain dan tanpa aktivitas bermain terhadap stres hospitalisasi pada anak pra sekolah di RSUD Dr. Ibnu Sutowo Baturaja Tahun 2012. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimen design. Populasi penelitian ini adalah semua jumlah anak pra sekolah yang di rawat di RRI Anak RSUD Dr. Ibnu Sutowo Baturaja.Sampel yang diambil berjumlah 91 responden yang terdiri dari 30 kelompok eksperimen dan 61 kelompok control. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret-Juli 2012. Variabel yang diteliti yaitu aktivitas bermain sebagai variabel Independen dan stress hospitalisasi sebagai variabel dependen. Hasil penelitian: Berdasarkan uji statistic dengan uji T Independen didapatkan nilai p value=0,038 (p<Į 0,05), berarti ada pengaruh yang bermakna antara efektifitas bermain terhadap stress hospitalisasi pada anak pra sekolahKesimpulan dan Saran: ada pengaruh yang bermakna antara aktifitas bermain dengan tingkat stress anak selama dihospitalisasikan. Sehingga bagi semua perawat agar dapat memberikan aktivitas bermain kepada anak selama dilakukan tindakan keperawatan untuk mengurangi tingkat stress selama dihospitalisasikan.