Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tindak Tutur Ekspresif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Wawancara Politik Andi Meirling AJ; Lukman Lukman; Ikhwan M. Said
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1308

Abstract

Penelitian bertujuan menjelaskan, strategi kesantunan tindak tutur ekspresif Ahok dalam wawancara politik. Jenis penelitian, kualitatif. Pengambilan sampel dengan cara purposif. Penelitian ini berupa data lisan dengan metode simak, teknik transkripsi dan catat dengan teori Brown-Levinson dan Watss. Hasil penelitian menunjukkan, strategi kesantunan ekspresif Ahok terdiri atas strategi langsung, strategi kesantunan positif, dan strategi kesantunan negatif. Ketiga strategi tersebut yang paling banyak digunakan ialah strategi langsung sehingga kesantunannya rendah.
Teks yang Mengutip dan Menggugat: Intertekstualitas Kematian Anda yang Tak Sia-Sia karya Alfian Dippahatang Faisal Oddang; Muslimat Muslimat; Andi Meirling AJ; Syahwan Alfianto Amir
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana teks hadir untuk mengutip dan menggugat dalam novel Kematian Anda yang Sia-Sia karya Alfian Dippahatang. Dalam novel, beberapa teks dibangun atas mozaik dari berbagai kutipan, penyerapan, dan transformasi atas teks lainnya. Teks adalah segala yang terbaca sebagai semesta latar cerita atau hipogram, baik secara aktual ataupun potensial. Gugatan pada laku tradisional, sanggahan untuk sistem nilai, dan interupsi untuk para moralis merupakan teks. Berdasarkan hasil kajian, terdapat upaya pengutipan sekaligus gugatan atas hipogram yang dilakukan Dippahatang. Konflik agraria dan perebutan lahan merupakan sesuatu yang dikutip dan diamplifikasi sementara stigma atas perempuan merupakan gugatan yang terang disuarakan.