Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PROSES PERENCANAAN DAN IMPLEMENTASI PADA LAYANAN KEBIDANAN Wulan Rahmadhani
Jurnal Medika Hutama Vol. 1 No. 02 Januari (2020): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.821 KB)

Abstract

Pada 2015, International Confederation of Midwives (ICM) meluncurkan the Midwifery Services Framework (MSF): alat berbasis bukti baru untuk memandu negara melalui proses peningkatan layanan kesehatan seksual, reproduksi, ibu dan bayi baru lahir melalui penguatan dan pengembangan tenaga kerja kebidanan. MSF diselaraskan dengan arsitektur global utama untuk kesehatan seksual, reproduksi, ibu dan bayi baru lahir dan sumber daya manusia untuk kesehatan, dan dengan rekomendasi dari the 2014 Lancet Series tentang Kebidanan. Yang kedua dalam serangkaian makalah ini menjelaskan proses penerapan MSF: pekerjaan persiapan, apa yang terjadi pada setiap tahap implementasi dan siapa yang harus dilibatkan pada setiap tahap. Ini memberikan gagasan tentang skala tugas, dan sumber daya yang akan diperlukan untuk mengimplementasikan MSF dalam konteks negara khususnya Indonesia. Makalah ini akan menarik bagi pembuat kebijakan kesehatan, mitra pembangunan dan asosiasi profesional di negara-negara yang mempertimbangkan pendekatan berbeda untuk memperkuat layanan kesehatan seksual, reproduksi, ibu dan bayi baru lahir mereka, dan akan membantu mereka untuk memutuskan apakah dan kapan penuh atau implementasi parsial/bertahap dari MSF akan menjadi inisiatif yang tepat untuk mengatasi defisit yang diidentifikasi dalam konteks khusus mereka, mengingat ketersediaan sumber daya saat ini dan yang diproyeksikan.
THE EFFECT OF WORK STRESSOR ON THE MIDWIFE PERFORMANCE IN RSKIA SADEWA YOGYAKARTA Wulan Rahmadhani; Elsye Maria Rosa; Sri Handari W
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 10, No 2 (2014): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Midwife is one resource that has an important role in the hospital. Midwife is very important because the job involves the safety of the mother and child during birthing. In performing its duties, midwife potentially experience of work stress are affected by the stressors of work consisting of the physical environment, individual, group and organizational. RSKIA Sadewa is one hospital that specialized in providing services for maternal and child health that attracted many people that have a lot of patients every month. A large number of patients who were not matched with adequate work environment will impact on job stress experienced by the midwives. The research was a descriptive analytic study. The populations of the study are all midwives working in Yogyakarta Sadewa RSKIA as many as 36 people. The sampling technique in this research is total sampling with amount of sample as many as 36 people. The data collect using questionnaires. Analysis data using multiple regression analysis. Physical environmental stressors have a significant effect on the performance of midwives. Individual stressors have a significant effect on the performance of midwives. Stressor groups significantly influence the performance of midwives. Organizational stressors have a significant effect on the performance of midwives.Work stressors consisting of the physical environment, individual, groups and organizations to simultaneously have a significant effect on the performance of midwives in RSKIA Sadewa Yogyakarta.   Keywords: Job stressors, physical environment, midwifery performance
EDUKASI MENGHADAPI PERSALINAN NYAMAN DAN PERCAYA DIRI MELALUI YOGA HAMIL Wulan Rahmadhani; Anjani Nur Annisa; Fatimah Az Zahroh; Helmys Aisyah
Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): JCS, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i1.239

Abstract

Prenatal yoga dan Teknik relaksasi merupakan terapi komplementer yang dapat membantu ibu hamil mengelola stress, meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental, serta mempersiapkan diri untuk persalinan Namun, banyak ibu hamil yang belum memiliki informasi yang cukup mengenai praktik ini. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menilai efektivitas program edukasi dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang prenatal yoga supaya ibu dapat menghadapi persalinan yang nyaman. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan serta mempraktikkan langsung gerakan yoga, sedangkan untuk mengukur pengetahuan responden kami menggunakan kuisioner pretest dan posttest. Jumlah peserta yang hadir adalah 6 orang ibu hamil dengan usia kehamilan menginjak trimester II dan III. Dari data yang didapat maka dapat diketahui bahwa program edukasi tentang prenatal yoga terbukti secara signifikan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang prenatal yoga dengan hasil berpengetahuan baik sebelum dilakukan edukasi adalah 33% dan sesudah dilakukan edukasi meningkat menjadi 83%.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG TEKNIK MENYUSUI DENGAN METODE PERAGAAN DAN VIDEO Adinda Putri Sari Dewi; Siti Mutoharoh; Wulan Rahmadhani
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 5, No 2 (2021): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v5i2.1270

Abstract

Latar Belakang Menyusui merupakan suatu cara pemberian makanan yang ideal untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar tahun 2010 dijelaskan bahwa 67,5% ibu yang gagal memberikan ASI eksklusif kepada bayinya karena kurangnya pemahaman ibu tentang teknik menyusui yang benar. Perilaku menyusui yang salah dapat mengakibatkan putting susu menjadi lecet. Penggunaan media dalam pendidikan kesehatan dapat berpengaruh besar dalam penyerapan informasi yang disampaikan sehingga dapat menigkatkan pengetahuan dan kemampuan ibu menyusui. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan metode peragaan dan video untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pada ibu postpartum. Metode Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang dilakukan pada 5 ibu bersalin primipara di Praktek Bidan Mandiri (PMB) Aning. Proses pemberian  pendidikan kesehatan  tentang  teknik menyusui dengan menggunakan metode  peragaan dan video  dilakukan  2  kali pertemuan pada hari ke-1 dan ke-3 postpartum. Hasil penelitian menunjukan pendidikan kesehatan tentang teknik menyusui dengan metode peragaan dan video dapat meningkatkan pengetahuan ibu menyusui sehingga meningkatkan kemampuan ibu menyusui. Kesimpulan penelitian ini adalah metode peragaan dan video dapat meningkatkan pengetahuan ibu menyusui sehingga meningkatkan kemampuan ibu menyusui.
Penguatan Kelas Ibu Hamil melalui Edukasi, Skrining Resiko Tinggi, Konseling Gizi sebagai Upaya Promotif dan Preventif Adinda Putri Sari Dewi; Sumarni Sumarni; Wulan Rahmadhani
Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Juni : Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karyanyata.v3i2.3209

Abstract

Background: Pregnancy is a crucial period that requires special attention to the mother's physiological and psychological aspects. Many pregnant women experience poorly understood physical and emotional changes, lack of early detection of high-risk pregnancies, and lack of knowledge about a healthy lifestyle during pregnancy, including physical activity and balanced nutrition. The main problems faced are pregnant women's lack of understanding of normal physiological and psychological changes during pregnancy, lack of knowledge about danger signs and how to detect high-risk pregnancies, low participation of pregnant women in physical activities such as prenatal exercise, lack of knowledge regarding balanced nutrition for pregnant women, and limited comprehensive health education facilities in the community. Objective: This community service activity aims to improve the health of pregnant women by strengthening promotive and preventive pregnancy classes. Methods: This community service activity included screening for high-risk pregnancies, providing materials on physiological and psychological changes in pregnancy, maternal nutrition, and early detection of complications in high-risk pregnancies. A demonstration of prenatal exercise practices was also conducted at the Pondokgebangsari Village Hall, Kuwarasan District, Kebumen Regency. The training, conducted in February 2026, involved 15 pregnant women in their first, second, and third trimesters. Results: This activity demonstrated an increase in mothers' knowledge about physiological, psychological changes, and pregnancy nutrition after education, with 8 receiving good and 7 receiving adequate education. Education on Early Detection and Danger Signs of High-Risk Pregnancy also increased, with 9 receiving good and 6 receiving adequate education. Thus, families are aware of the importance of attending pregnancy classes and see them as essential for a healthy pregnancy. Conclusion: Community service programs to strengthen pregnancy classes through education, high-risk screening, and nutrition counseling support efforts to improve maternal and infant health, and are an investment in the future.