Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Pemerintah Dalam Membangun Rekonsiliasi dan Pencegahan Konflik Sejak Dini Di Kalimantan Barat Syamsuwir, Syamsuwir; Fakhrurrazi, Fakhrurrazi
PASAI Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Talking about Government Efforts in Building Reconciliation and Conflict Prevention in West Kalimantan since Dini, the vision of "Safe" is the right step to make it happen and is in line with the efforts concerned. The word "safe" in that vision implies that although the background is very heterogeneous community life they can still live together in a harmonious atmosphere, synergy and mutual understanding. Therefore, it is necessary to state that interdependence is inevitable in the life of society, nation and state. "Safe" is a dynamic concept because it recognizes that the interdependence of life and the ever-changing conditions, both constellation, perimbangannya, and the values that underlie and influence. Society "Safe" is a society that is able to realize a democratic political culture and tolerance, people who are able to put those individuals in a position parallel to and equal before the law and people who can always put the public interest above personal or group interests. To strengthen security, must be upheld development more equitable and just. In addition, law enforcement and the implementation of the principles of good governance is the key to realizing secure West Kalimantan.
PENAFSIRAN AYAT-AYAT ZAKAT OLEH MAULANA MUHAMMAD ZAKARIYYA AL-KANDAHLAWI DALAM BUKU FADHILAH SEDEKAH Sofian, Muhammad; Syamsuwir, Syamsuwir; Amril, Dapit
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.892 KB) | DOI: 10.31958/istinarah.v1i2.1776

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berdasarkan bahwa Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi adalah seorang ahli hadits, akan tetapi ia menafsirkan ayat-ayat tentang zakat dalam buku Fadhilah Sedekah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan mendeskrifsikan tentang: Penafsiran pentingnya, keutamaan, ancaman bagi yang tidak menunaikan zakat oleh Maulana Muhammad Zakariyya Al-kandahlawi. Jenis penelitian adalah penelitian kepustakaan (library research). Analisis yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada aplikasi metode penafsiran Al-Quran.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penafsiran Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi sebagai berikut: 1) Zakat memiliki dua kedudukan penting yaitu: Pertama pentingnya Zakat bagi Muzakki ialah muzakki bisa menjadi tuan terhadap hartanya, zakat membersihkan harta, jiwanya dan sifat kikir, melatih diri untuk selalu bersyukur, tidak mencintai dunia, dan mengutamakan kekayaan batin. Kedua pentingnya zakat bagi mustahiq ialah memperbaiki ekonomi umat. 2) Keutamaan bagi muzakki yaitu: membersihkan dosa, mengangkat derajat, menjadi orang ikhlas, dan menyuburkan akhlak tepuji. 3) Acaman diberikan kepada orang yang tidak menunaikan zakat ada 2 yaitu. Ancaman di dunia ada 2 yaitu: hukuman yang sifatnya langsung datang dari Allah Swt dan hukuman yang sifatnya dititipkan Allah Swt lewat para penguasa muslim yang taat. Ancaman atau hukuman di akhirat yaitu disetrika dengan harta yang tidak dizakatkan dan ular berbisa akan melilit lehernya
SYIFA` DALAM PERSPEKTIF ALQURAN Sukmal, Musri; Syamsuwir, Syamsuwir; Satriadi, Inong
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.952 KB) | DOI: 10.31958/istinarah.v1i2.1777

Abstract

Abstrak: Pokok permasalahan dalam penelitian ini Metode pengobatan yang terjadi di tengah masyarakat yang masih menggunakan cara dan sumber obat yang haram dalam pengobatan ketika terpapar suatu penyakit. Hal ini jelas bertentangan dengan sabda Nabi Saw  yang melarang umatnya berobat dengan menggunakan sesuatu yang haram, baik media ataupun cara berobat. Tujuan pembahasan ini adalah demi mengetahui dan menjelaskan bentuk pengobatan islami berdasarkan ayat-ayat Alquran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah konten analisis. Sedangkan metode pengumpul data yang digunakan ialah metode tafsir tematik (maudhu`i). Sumber data primer dalam penelitian ini adalah ayat-ayat Alquran yang berkaitan dengan Syifa`, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam  Alquran terdapat obat penawar (Syifa`) bagi segala bentuk penyakit orang-orang beriman. Baik itu penyakit yang terdapat dalam hati (ruhani) manusia maupun penyakit fisik (raga). Adapun cara mencegah penyakit dengan Alquran dilakukan dengan metode Neurofisiologi Alquran yaitu mendengarkan bacaan Alquran, baik yang dibaca sendiri maupun yang dibacakan orang lain dan dengan metode releksasi transendensi yaitu releksasi jiwa dengan membaca Alquran . Sedangkan cara penerapan ayat Alquran sebagai obat yaitu dengan beberapa metode yaitu pertama: ruqyah, dengan cara membacakan ayat-ayat ruqyah pada penderita yang sakit. Kedua: memperbanyak zikir pada Allah. Ketiga: mengikuti petunjuk Alquran. Keempat: memperbanyak berdoa kepada Allah.