Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENENTUAN BILANGAN KROMATIK LOKASI GRAF THORN DARI GRAF JAHANGIR Th(J9(l1, l2,..., l9)) Abdi Musra; Lyra Yulianti; Des Welyyanti
Jurnal Matematika UNAND Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.8.1.341-344.2019

Abstract

Bilangan kromatik lokasi pada graf pertama kali dikaji oleh Chartrand dkk (2002). Konsep ini merupakan pengembangan dari konsep dimensi partisi dan pewarnaan graf. Misalkan c adalah suatu pewarnaan titik pada graf G dengan c(u) 6= c(v) untuk u dan v yang bertetangga di G. Misalkan Ci adalah himpunan titik-titik yang diberi warna i, yang selanjutnya disebut kelas warna ke-i, maka Π = {C1, C2,..., Ck} adalah himpunan yang terdiri dari kelas-kelas warna ke-i dari V(G). Kode warna cΠ(v) dari v adalah k-pasang terurut (d(v,C1), d(v,C2),..., d(v,Ck)) dengan d(v,Ci) = min {(d(v,x) | x ∈ Ci} untuk 1 ≤ i ≤ k. Jika setiap titik pada G mempunyai kode warna yang berbeda, maka c disebut pewarnaan lokasi G. Banyaknya warna minimum yang digunakan untuk pewarnaan lokasi disebut bilangan kromatik lokasi dari G, dan dinotasikan dengan χL(G).Kata kunci : graf Th(J9(l1, l2,..., l9)), bilangan kromatik lokasi.
Determinant Factors Affecting the Implementation of Government Regulation No. 82 of 2019 in BPJS Ketenagakerjaan Participants in the Micro, Small, and Medium Enterprise Sector in Samarinda Sarma, Ma'mun; Sudradjat, Sudradjat; Abdi Musra
MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Vol. 21 No. 1 (2026): Manajemen IKM
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/4vbypm85

Abstract

Pemerintah Republik Indonesia mengesahkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 82 Tahun 2019 yang mengatur tentang kenaikan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) tanpa adanya kenaikan iuran, sehingga PP tersebut diindikasikan memengaruhi peningkatan jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor yang berpengaruh dalam implementasi PP No 82 Tahun 2019, menganalisis persepsi UMKM di Kota Samarinda terhadap BPJS Ketenagakerjaan, menganalisis pengaruh PP No 82 Tahun 2019 terhadap UMKM di Kota Samarinda, dan menyusun strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan jumlah peserta UMKM pada BPJS Ketenagakerjaan di Kota Samarinda. Penelitian mengunakan metode campuran yang mengkombinasikan pendekatan kualitatif dan kuantitiaif yang terdiri atas analisis tren keuangan, analisis SEM PLS, dan analisis SWOT. Responden terdiri atas 22 orang Account Represntative (AR) BPJS Ketenagakerjaan dan 179 UMKM di Kota Samarinda. Tren keuangan BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan pertumbuhan positif dari tahun ke tahun. Pengetahuan produk karyawan BPJS Ketenagakerjaan berpengaruh dalam implementasi PP tersebut. Peningkatan manfaat program JKK dan JKM berpengaruh dalam meningkatkan customer engagement peserta UMKM dan memengaruhi pengambilan keputusan UMKM dalam pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan. Hasil Evaluasi Faktor Internal (IFE), Evaluasi Faktor Eksternal (EFE), dan matriks Internal-Eksternal (IE) menunjukkan BPJS Ketenagakerjaan berada dalam tahap pertumbuhan dan pengembangan. Berdasarkan hal tersebut, pendekatan strategis dirumuskan menggunakan analisis SWOT. Sosialisasi kepada UMKM perlu dilakukan agar program ini dapat diimplementasikan dengan baik dan didukung oleh peraturan tingkat daerah Pemerintah Kota Samarinda.