Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Implementasi Media Digital Marketing Communications Pada Pedagang Ikan Cupang Hias Herru Prasetya Widodo; Asfira Rachmad Rinata; M. Abdul Ghofur
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v5i2.417

Abstract

This research aims to analyze and implement marketing strategies through digital media marketing communications for ornamental betta fish traders. Digital media marketing communications is an effective method for promoting products and building relationships with customers. which uses digital media to communicate with target markets. Ornamental Betta fish traders are a potential market segment for using digital media as a means of promotion and sales. The research method used is a case study, by collecting data through interviews, observations and documentation. In this research, it was found that ornamental Betta fish traders who implemented digital media marketing communications were successful. increase visibility and awareness of their products. They can also reach a wider target market through social media, websites and e-commerce platforms. Apart from that, traders can also take advantage of digital features. Some of the strategies implemented include: using social media to promote products, creating interesting and informative content, interacting with customers through comments and personal messages, and utilizing features such as live streaming and stories to provide a more interactive experience to customers. Apart from that, the results of this research show that ornamental betta fish traders can increase their sales and profits by implementing marketing strategies through digital media marketing communications. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengimplementasikan strategi pemasaran melalui digital media marketing communications pada pedagang ikan cupang hias. Media digital marketing communications merupakan salah satu metode yang efektif dalam mempromosikan produk dan membangun hubungan dengan pelanggan. yang menggunakan media digital untuk berkomunikasi dengan target pasar. Pedagang ikan cupang hias merupakan segmen pasar yang potensial untuk menggunakan digital media sebagai sarana promosi dan penjualan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa pedagang ikan cupang hias yang menerapkan digital media marketing communications berhasil meningkatkan visibilitas dan awareness produk mereka. Mereka juga dapat menjangkau target pasar yang lebih luas melalui media sosial, situs web, dan platform e-commerce. Selain itu, pedagang juga dapat memanfaatkan fitur-fitur digital. Beberapa strategi yang diterapkan antara lain: penggunaan media sosial untuk mempromosikan produk, membuat konten yang menarik dan informatif, berinteraksi dengan pelanggan melalui komentar dan pesan pribadi, dan memanfaatkan fitur-fitur seperti live streaming dan stories untuk memberikan pengalaman yang lebih interaktif kepada pelanggan. Selain itu, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pedagang ikan cupang hias dapat meningkatkan penjualan dan keuntungan mereka dengan mengimplementasikan strategi pemasaran melalui media digital marketing communications.
Implementasi Media Digital Marketing Communications Pada Pedagang Ikan Cupang Hias Herru Prasetya Widodo; Asfira Rachmad Rinata; M. Abdul Ghofur
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v5i2.417

Abstract

This research aims to analyze and implement marketing strategies through digital media marketing communications for ornamental betta fish traders. Digital media marketing communications is an effective method for promoting products and building relationships with customers. which uses digital media to communicate with target markets. Ornamental Betta fish traders are a potential market segment for using digital media as a means of promotion and sales. The research method used is a case study, by collecting data through interviews, observations and documentation. In this research, it was found that ornamental Betta fish traders who implemented digital media marketing communications were successful. increase visibility and awareness of their products. They can also reach a wider target market through social media, websites and e-commerce platforms. Apart from that, traders can also take advantage of digital features. Some of the strategies implemented include: using social media to promote products, creating interesting and informative content, interacting with customers through comments and personal messages, and utilizing features such as live streaming and stories to provide a more interactive experience to customers. Apart from that, the results of this research show that ornamental betta fish traders can increase their sales and profits by implementing marketing strategies through digital media marketing communications. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengimplementasikan strategi pemasaran melalui digital media marketing communications pada pedagang ikan cupang hias. Media digital marketing communications merupakan salah satu metode yang efektif dalam mempromosikan produk dan membangun hubungan dengan pelanggan. yang menggunakan media digital untuk berkomunikasi dengan target pasar. Pedagang ikan cupang hias merupakan segmen pasar yang potensial untuk menggunakan digital media sebagai sarana promosi dan penjualan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa pedagang ikan cupang hias yang menerapkan digital media marketing communications berhasil meningkatkan visibilitas dan awareness produk mereka. Mereka juga dapat menjangkau target pasar yang lebih luas melalui media sosial, situs web, dan platform e-commerce. Selain itu, pedagang juga dapat memanfaatkan fitur-fitur digital. Beberapa strategi yang diterapkan antara lain: penggunaan media sosial untuk mempromosikan produk, membuat konten yang menarik dan informatif, berinteraksi dengan pelanggan melalui komentar dan pesan pribadi, dan memanfaatkan fitur-fitur seperti live streaming dan stories untuk memberikan pengalaman yang lebih interaktif kepada pelanggan. Selain itu, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pedagang ikan cupang hias dapat meningkatkan penjualan dan keuntungan mereka dengan mengimplementasikan strategi pemasaran melalui media digital marketing communications.
Optimasi Media Sosial Instagram @kulinersby dalam Mempromosikan Wisata Kuliner Surabaya Qorib, Fathul; Widodo, Herru Prasetya; Rinata, Asfira Rachmad
Jurnal InterAct Vol. 10 No. 2 (2021): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v10i2.3153

Abstract

The Instagram @kulinersby social media account is one of the platforms that has been promoting culinary tourism in the city of Surabaya since 2014. This study aims to look at optimizing the @kulinersby Instagram account as one of the culinary tourism promotion media. Several social media marketing concepts are used to see how the optimization works, namely content creation, content sharing, connecting, and community building. All uploads and interactions of followers on the account become primary data sources, then compared with secondary data in interviews with the account manager, namely Syafira Defani Putri. The results of this study indicate that @kulinersby has implemented good management in several aspects, especially for content management, starting from its creation, content sharing such as consistently uploading content and sharing food themes, to connecting with followers through interaction and discussion, as well as collaborating with foodvloggers. Meanwhile, for community building, @kulinersby is still adapting with many communities to be uniform and work well together. This research suggests that @kulinersby owners take full advantage of Instagram by considering various new features and Instagram business insights as evaluation and development material.
Dynamic Content Analysis: Psychological Main Actor in the Film "Ku Kira Kau Rumah" Via Structure Three Acts Moh Kholid; Mochammad Abdul Ghofur; Asfira Rachmad Rinata; Latif Fianto
Cakra Communico: Journal of Communication Science Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film is one of the media communication mass To use convey message to viewer . The messages conveyed give meaning and power pull separately . Films with the drama genre are one of them most types of films interested by a number of people circles . There are many drama genres interested Because the story there is in the film use approach to reality social. The film "Ku Kira Kau Rumah " is one of the popular films in Indonesia with the drama genre. Issues raised​ in this film about mental health . This movie give description about survivor deep bipolar disorder undergo his life . This matter interesting attention For Then researched about change behavior or dynamics psychology that happens to the characters cast main in the film. So that can know How condition psychological can change behavior someone . Study This use method qualitative descriptive with analysis fill in and through approach psychoanalysis . Result of study This show that in the film "Ku Kira Kau Rumah " there is a number of change psychological can​ concluded as change emotions are not stable , too sensitive in respond environment and depression face family and friends near . The hope Hopefully study This can give addition knowledge about bipolar disorder and for study furthermore can more details and can see from more perspective​ wide.
Impelementasi Media Relations dalam Citra Positif Polres Batu Pada Pengamanan Wilayah Hukum Kota Wisata Batu Jeharut, Delagracia Monika; Rinata, Asfira Rachmad; Widodo, Herru Prasetya
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i2.2124

Abstract

This research aims to analyze the media relations built by the Public Relations (PR) department of the Batu Police Resort (Polres Batu) with the mass media, particularly journalists. Media relations is a key function of public relations, aimed at maintaining good communication between an organization and the media. This relationship is not only focused on institutional image-building but must also consider the public interest. As a law enforcement institution, Polres Batu requires a strong relationship with the media to ensure that the information delivered to the public is accurate, appropriate, and well-received. Therefore, fostering good relations with journalists can positively impact the Batu Police Resort in rebuilding public trust in the police. This research uses a descriptive qualitative approach with a case study method, collecting data through interviews with the Public Relations department of Polres Batu and local media journalists. The results show that Polres Batu has established good relations with the media by implementing various forms and strategies needed to build relationships with the media, though there are challenges in maintaining the continuity of information and transparency. Trust and openness are essential elements in enhancing the effectiveness of media relations between the Public Relations department of Polres Batu and the mass media. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan media (media relations) yang dibangun oleh Humas Kepolisian Resor (Polres) Batu dengan media massa, khususnya wartawan. Media relations merupakan salah satu fungsi penting dalam kehumasan yang bertujuan untuk menjaga komunikasi yang baik antara organisasi dan media. Hubungan ini tidak hanya berorientasi pada pencitraan lembaga, tetapi juga harus memperhatikan kepentingan publik. Polres Batu sebagai institusi penegak hukum membutuhkan hubungan yang baik dengan media untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada publik tepat, akurat, dan dapat diterima dengan baik. Maka dari itu membangun hubungan yang baik dengan wartawan dapat memberikan dampak yang baik bagi kepolisian resor Kota Batu dalam hal membangun Kembali kepercayaan publik terhadap kepolisian. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, dengan pengumpulan data melalui wawancara dengan pihak Humas Polres Batu dan wartawan media lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Polres Batu telah membangun hubungan yang baik dengan media dengan menerapakn bentuk dan strategi apa saja yang harus dilakukan dalam membangun hubungan dengan media, meskipun terdapat beberapa tantangan dalam menjaga kesinambungan informasi dan transparansi. Faktor kepercayaan dan keterbukaan menjadi elemen penting dalam meningkatkan efektivitas media relations antara Humas Polres Batu dan media massa.
Impelementasi Media Relations dalam Citra Positif Polres Batu Pada Pengamanan Wilayah Hukum Kota Wisata Batu Jeharut, Delagracia Monika; Rinata, Asfira Rachmad; Widodo, Herru Prasetya
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i2.2124

Abstract

This research aims to analyze the media relations built by the Public Relations (PR) department of the Batu Police Resort (Polres Batu) with the mass media, particularly journalists. Media relations is a key function of public relations, aimed at maintaining good communication between an organization and the media. This relationship is not only focused on institutional image-building but must also consider the public interest. As a law enforcement institution, Polres Batu requires a strong relationship with the media to ensure that the information delivered to the public is accurate, appropriate, and well-received. Therefore, fostering good relations with journalists can positively impact the Batu Police Resort in rebuilding public trust in the police. This research uses a descriptive qualitative approach with a case study method, collecting data through interviews with the Public Relations department of Polres Batu and local media journalists. The results show that Polres Batu has established good relations with the media by implementing various forms and strategies needed to build relationships with the media, though there are challenges in maintaining the continuity of information and transparency. Trust and openness are essential elements in enhancing the effectiveness of media relations between the Public Relations department of Polres Batu and the mass media. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan media (media relations) yang dibangun oleh Humas Kepolisian Resor (Polres) Batu dengan media massa, khususnya wartawan. Media relations merupakan salah satu fungsi penting dalam kehumasan yang bertujuan untuk menjaga komunikasi yang baik antara organisasi dan media. Hubungan ini tidak hanya berorientasi pada pencitraan lembaga, tetapi juga harus memperhatikan kepentingan publik. Polres Batu sebagai institusi penegak hukum membutuhkan hubungan yang baik dengan media untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada publik tepat, akurat, dan dapat diterima dengan baik. Maka dari itu membangun hubungan yang baik dengan wartawan dapat memberikan dampak yang baik bagi kepolisian resor Kota Batu dalam hal membangun Kembali kepercayaan publik terhadap kepolisian. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, dengan pengumpulan data melalui wawancara dengan pihak Humas Polres Batu dan wartawan media lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Polres Batu telah membangun hubungan yang baik dengan media dengan menerapakn bentuk dan strategi apa saja yang harus dilakukan dalam membangun hubungan dengan media, meskipun terdapat beberapa tantangan dalam menjaga kesinambungan informasi dan transparansi. Faktor kepercayaan dan keterbukaan menjadi elemen penting dalam meningkatkan efektivitas media relations antara Humas Polres Batu dan media massa.
BUDAYA PARTISIPASI PENGGEMAR KURT COBAIN DALAM KOMUNITAS MUSIK GRUNGE MALANG Rinata, Asfira Rachmad; Widodo, Herru Prasetya; Yusran, Muhammad Ronaldo
PAWITRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi dan Sosial Humaniora Vol 1 No 2 (2020): Volume 1 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah melihat bagaimana budaya pertisipasi penggemar Kurt Cobain dalam komunitas musik grunge di Malang. Musik menjadi salah satu media dan sarana dalam mengungkapan pikiran, isi, hati, perasaan manusia dalam bentuk suara. Salah satu genre musik yang diminati masyarakat adalah genre grunge, dan Kurt Cobain adalah salah satu musisi grunge yang memiliki banyak penggemar fanatis hingga sekarang yang turut berpartisipasi aktif dalam suatu komunitas musik grunge di Malang. Budaya partisipasi penggemar Kurt Cobain membentuk minat, sikap, motivasi dan eksistensi tersendiri bagi penggemarnya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa terdapat budaya partisipasi penggemar kurt cobain di komunitas musik grunge Malang terlihat dari Minat penggemar dalam menjadikannya sebagai role model dalam berpakaian, penampilan ketika perform, dan beberapa lagu yang diciptakan. Hal tersebut menimbulkan sikap seperti mengeksklusifkan idolanya dan mempengaruhi tujuan tertentu saat bermusik. Selain itu budaya partisipasi juga terlihat dalam motivasi penggemar fanatisnya, seperti mendorong keinginan untuk memulai bermusik dengan aliran grunge. Aspek lainnya adalah eksistensi, terdapat beberapa usaha yang dilakukan seperti campaign “kami tetap ada” yang dituangkan dalam event dan kaus yang mereka produksi sendiri.
Implementasi Digital Public Relations dalam Membangun Citra Brand “Styleeves” Romadhan, Mohammad Insan; Rinata, Asfira Rachmad; Pradana, Bagus Cahyo Shah Adhi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i1.457

Abstract

In the industrial era 4.0, the online media using is a natural thing in any scope. Public relation is one sector that also follows the development of online media, then the term digital public relations was born. Styleeves is a form of business carried out by students who get entrepreneurship grants from the Ministry of Research and Technology. Unlike large capital owners who can freely choose to use any media, here Styleeves tries to maximize online media to be able to introduce its business. Literature review uses the concept of digital public relations and impression management theory. The research methodology was conducted qualitatively with descriptive research type. The owner's research informants and the marketing team from Styleeves. The results showed that the implementation of digital public relations was carried out by Styleeves using websites, social media, email, e-newsletters and e-commerce. And tend to use the ingratiation (pleasing others) strategies and self-promotion strategies. Abstrak Pada era industri 4.0 penggunaan media online menjadi hal yang wajar dalam ruang lingkup apapun. Public relations merupakan salah satu sektor yang juga mengikuti perkembangan dari adanya media online, sehingga lahirnya istilah digital public relations. Styleeves merupakan wujud usaha yang dilakukan oleh mahasiswa yang mendapatkan dana hibah kewirausahaan dari Dikti. Tidak seperti pemilik modal besar yang dapat dengan bebas memilih menggunakan media apapun, disini Styleeves berusaha memaksimalkan media online untuk dapat mengenalkan usahanya. Kajian literatur menggunakan konsep digital public relations dan teori manajemen impresi. Metodologi penelitian dilakukan secara kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian pemilik dan tim marketing dari Styleeves. Hasil penelitian menunjukkan implementasi digital public relations yang dilakukan oleh Styleeves menggunakan website, media sosial, email, e-newsletter dan e-commerce. Serta cenderung menggunakan strategi strategi ingratiation (menyenangkan orang lain) dan strategi self-promotion (promosi diri).
Implementasi Digital Public Relations dalam Membangun Citra Brand “Styleeves” Romadhan, Mohammad Insan; Rinata, Asfira Rachmad; Pradana, Bagus Cahyo Shah Adhi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i1.457

Abstract

In the industrial era 4.0, the online media using is a natural thing in any scope. Public relation is one sector that also follows the development of online media, then the term digital public relations was born. Styleeves is a form of business carried out by students who get entrepreneurship grants from the Ministry of Research and Technology. Unlike large capital owners who can freely choose to use any media, here Styleeves tries to maximize online media to be able to introduce its business. Literature review uses the concept of digital public relations and impression management theory. The research methodology was conducted qualitatively with descriptive research type. The owner's research informants and the marketing team from Styleeves. The results showed that the implementation of digital public relations was carried out by Styleeves using websites, social media, email, e-newsletters and e-commerce. And tend to use the ingratiation (pleasing others) strategies and self-promotion strategies. Abstrak Pada era industri 4.0 penggunaan media online menjadi hal yang wajar dalam ruang lingkup apapun. Public relations merupakan salah satu sektor yang juga mengikuti perkembangan dari adanya media online, sehingga lahirnya istilah digital public relations. Styleeves merupakan wujud usaha yang dilakukan oleh mahasiswa yang mendapatkan dana hibah kewirausahaan dari Dikti. Tidak seperti pemilik modal besar yang dapat dengan bebas memilih menggunakan media apapun, disini Styleeves berusaha memaksimalkan media online untuk dapat mengenalkan usahanya. Kajian literatur menggunakan konsep digital public relations dan teori manajemen impresi. Metodologi penelitian dilakukan secara kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian pemilik dan tim marketing dari Styleeves. Hasil penelitian menunjukkan implementasi digital public relations yang dilakukan oleh Styleeves menggunakan website, media sosial, email, e-newsletter dan e-commerce. Serta cenderung menggunakan strategi strategi ingratiation (menyenangkan orang lain) dan strategi self-promotion (promosi diri).
DAYA TARIK DESTINASI WISATA ALAM & BUDAYA PADANG FULAN FEHAN KAB. BELU NUSA TENGGARA TIMUR Rinata, Asfira Rachmad; Widodo, Herru Prasetya; Loe, Mariela Gradiana
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 13, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v13i1.2638

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the Attraction of Natural Cultural Tourism Destinations in Padang Fulan Fehan. Belu, East Nusa Tenggara by using the concept of destination branding theory by Morgan and Pritchard. The type of research used is descriptive qualitative in order to reveal more deeply the tourist attraction of Padang Fulan Fehan as natural and cultural tourism. The results of the study reveal that to see tourist attractiveness apply five stages of destination branding, namely: (1) market investigation, analysis and strategic recommendations stage by implementing SWOT analysis in the form of strengths, weaknesses, opportunities, and threats (threats) Then, (2) the brand identity development stage only uses the name as the brand identity. Furthermore, (3) the brand launch and introduction stage: communicating the vision through promotion through electronic media, online media, and social media, (4) the brand implementation stage in collaboration with the local community (LMDH) and the government. Meanwhile, (5) monitoring, evaluation, and review stages through social media and monitoring the situation in the field. The attraction of Padang Fulan Fehan in the expanse of savanna meadows and cultural attractions that are displayed at certain moments at traditional eventsKeywords: atractions, branding destination, Padang Fulan Fehan tourism, NTT