Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMETAAN PERILAKU KONSUMEN INDONESIA DI SOSIAL MEDIA (Studi Netnography terhadap Perilaku Berbelanja Online Masyarakat di Sosial Media sebagai Upaya Peningkatan UMKM di Indonesia) Glorya Agustiningsih; Melisa Arisanty; Wiratri Anindhita
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2015): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor usaha yang penting karena memiliki peran yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Jumlah UMKM yang terus berkembang di Indonesia, mendorong Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) memacu kinerja UMKM untuk meningkatkan kuantitas dan kualitasnya. Salah satunya dengan menerapkan teknologi komunikasi dan informasi, khususnya penggunaan media sosial sebagai media dalam mengkomunikasikan produk (promosi). Namun masih banyak UMKM yang belum memahami manfaat penggunaan media sosial tersebut, padahal media sosial sendiri memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan bisnis, yaitu dengan kemampuannya menjangkau khalayak sasaran yang luas dalam waktu cepat dan real-time. Permasalahan tersebut berawal dari keengganan UMKM dalam menggunakan media sosial sebagai media promosi. Mereka mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi perilaku konsumen di media online yang mengakibatkan strategi pemasaran yang dibuat menjadi tidak efektif dan efisien. Oleh karena itu, dengan adanya penelitian mengenai pemetaan perilaku konsumen di media sosial akan memberikan kontribusi yang besar dalam upaya peningkatan daya saing UMKM. Sehingga hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi UMKM dalam membuat strategi promosi di media sosial yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan strategi netnography, yaitu bentuk penelitian etnografi online. Data penelitian diperoleh dari observasi online secara langsung dan mendalam terhadap interaksi hiperteks para nitezen yaitu antara konsumen dengan penjual produk UMKM di media sosial. Hasil observasi online tersebut akan dianalisa sesuai dengan model analisa Perilaku Konsumen Kotler dan analisa tipe konsumen online Kozinet (1997). Dengan begitu, akan didapatkan pemetaan yang komprehensif mengenai perilaku konsumen media sosial pada level mikro.Kata Kunci: UMKM, Perilaku Konsumen, Media Sosial AbstractMicro, Small, and Medium Enterprises (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah/UMKM) is one of the business sector which has significant roles in the economic growth in Indonesia. The increase of UMKM pushes The State Minister for Cooperatives Small and Medium Enterprises to encourage UMKM performance by enhancing their quality. One of the effort is by applying information and communication technology, especially application of social media as a communication tool to promote the products. In the reality, there are many UMKM still do not have enough understanding about the benefits of social media usage in business as it has big influences on business growth with its capability to reach  large target audience in fastest and real-time. The situation arouse as a result of the reluctant of UMKM for using social media as their promotion tool. They often meet difficulties to identify online media consumer behavior that causes its marketing strategy ineffective and inefficient. Therefore, the research about consumer behavior mapping in social media will provide huge contribution in enhancing UMKM competitiveness, so as the result will give a positive input for planning the promotion strategy in social media for UMKM that fits with consumer’s needs and wants. The research uses qualitative method with netnography strategy, a research method for measuring online ethnography. Primary data will be collected from online observation which provides illustration of hypertext interaction among the netizens on the internet that is between the consumers and seller (UMKM). The observation results will be analyzed using Consumer Behavior Model by Philip Kotler and Online Consumer model by Kozinet. As the result will arise the comprehensive mapping about consumer behavior in social media in micro level in Indonesia.Keywords:  Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM), Consumer Behavior, Social Media
Dampak dan Penerapan Komunikasi Intrapersonal melalui Media Sosial Azizah savira; Wiratri Anindhita; Maulina Larasati Putri
Buana Komunikasi (Jurnal Penelitian dan Studi Ilmu Komunikasi) Vol 5 No 1 (2024): Juni
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik USB YPKP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/buanakomunikasi.2024.5.1.3518

Abstract

Intrapersonal communication, which refers to an individual's internal process of understanding oneself, values, and identity, has undergone a significant transformation on social media. Digital identity is becoming increasingly important in shaping self-perception and social interactions, but it also creates pressure to maintain a perfect image. Social media facilitates deep self-reflection, managing emotions, and identity development. However, the risk of unhealthy social comparisons and online harassment also exists. Individual strategies and collective efforts of social media platforms are needed to promote healthy and responsible use. Various social media features such as blogging, creating creative content, joining online groups, attending webinars, and using private messaging features, can be used to implement intrapersonal communication. Tips include setting clear goals, choosing the right platform, and being authentic. Thus, a better understanding of the impact and application of intrapersonal communication via social media is important in the ever-evolving digital era.
Analisis Strategi Komunikasi Penyiar Capt Eda Dengan Pendengar Radio Sebagai Bentuk Personal Branding Shiva Aprilia Azzahra; Sandy Allifiansyah; Wiratri Anindhita
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 11 (2025): NJMS - Juni 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh penyiar radio Capt Eda dalam membangun personal branding melalui interaksinya dengan pendengar. Menggunakan teori strategi komunikasi dari Pace dan Faules, penelitian ini mengkaji bagaimana Capt Eda menyusun pesan, memilih saluran komunikasi, dan menyesuaikan gaya penyampaiannya untuk menciptakan kesan positif dan membangun citra personal yang kuat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap Capt Eda serta beberapa pendengarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capt Eda menggunakan strategi komunikasi yang mencakup strategi pengendalian, strategi penyamaran, strategi reasoned, dan strategi support. Penerapan strategi-strategi ini membantu membentuk citra penyiar yang komunikatif, ramah, dan kredibel di mata pendengar, sehingga memperkuat personal branding-nya sebagai figur publik di ranah penyiaran radio.
Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Produksi Podcast Kesehatan pada Radio di Kepulauan Seribu Wiratri Anindhita; Eliana Sari; Dwi Linda Kusuma
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i2.2446

Abstract

Radio Kepulauan Seribu (RKS) menghadapi tantangan dalam hal kurangnya pengetahuan tentang teknologi terbaru, khususnya Artificial Intelligence (AI). Inovasi penyiaran pun belum diterapkan, sehingga sistem siaran masih konvensional. Padahal, teknologi seperti NotebookLM dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses penyiaran, mulai dari pembuatan konten, materi siaran, hingga menggantikan peran penyiar. NotebookLM juga mampu meningkatkan kejernihan audio, yang akan memudahkan masyarakat Kepulauan Seribu sebagai pendengar untuk mengakses dan menikmati siaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan AI dalam komunikasi kesehatan melalui penyiaran radio. Metode pelaksanaan terdiri dari lima tahapan, yaitu sosialisasi program pelatihan, pelatihan AI dan NotebookLM, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan NotebookLM mempermudah penyiar dalam membuat materi siaran kesehatan. Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah inovatif untuk menjaga eksistensi RKS dalam industri penyiaran.
LITERASI DIGITAL SEBAGAI MEDIA UNTUK MENUMBUHKAN LITERASI EKOLOGI BAGI SISWA SEKOLAH DASAR Dwi Linda Kusuma; Wiratri Anindhita; Nurina Azyyati; Ati Sumiati; Hasnini Hasra
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi ekologi menjadi salah satu aspek penting dalam pendidikan, terutama dalam membentuk kesadaran anak-anak untuk peduli terhadap lingkungan. Dalam era modern ini, perubahan iklim dan kerusakan lingkungan menjadi isu global yang membutuhkan perhatian khusus. Isu tentang lingkungan ini juga tidak sedikit dibahas melalui berbagai media sosial sebagai perantara dalam mengedukasi masyarakat. Salah satu peran media sosial  dalam ikut serta mengedukasi masyarakat ini juga dapat kita temui melalui beragam karya digital tentang cerita-cerita yang juga dinikmati anak-anak. Beragama cerita yang difungsikan untuk mengedukasi anak-anak dapat berupa cerita dongeng maupun cerita-cerita fabel yang dikemas menggunakan teknologi modern melalui platform media sosial seperti youtube ataupun tiktok. Media sosial tersebut juga berperan sebagai media yang efektif dalam meningkatkan pemahaman anak mengenai lingkungan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami. Dalam konteks ini, optimalisasi cerita-cerita anak pada social media seperti tiktok dan youtube juga sebagai sarana literasi ekologi perlu dilakukan melalui dukungan yang melibatkan guru, orang tua, dan masyarakat. Optimalisasi cerita-cerita dalam platform media sosial seperti tiktok dan youtube dalam meningkatkan literasi ekologi merupakan langkah strategis untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Dengan pendekatan yang kreatif dan edukatif, diharapkan anak-anak dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai ekologis dalam kehidupan sehari-hari. AbstractEcological literacy is a crucial aspect of education, particularly in fostering environmental awareness in children. In this modern era, climate change and environmental degradation are global issues requiring special attention. These environmental issues are also frequently discussed through various social media platforms, which serve as a means of educating the public. One of the roles of social media in this educational process can also be seen in the various digital works featuring stories that children enjoy. The diverse stories used to educate children include fairy tales and fables, packaged using modern technology through social media platforms like YouTube and TikTok. These social media platforms also serve as effective tools for enhancing children's understanding of the environment in an engaging and easy-to-understand manner. In this context, optimizing children's stories on social media platforms like TikTok and YouTube as a means of ecological literacy requires support from teachers, parents, and the community. Optimizing stories on social media platforms like TikTok and YouTube to increase ecological literacy is a strategic step towards instilling environmental awareness from an early age. With a creative and educational approach, it is hoped that children can understand and apply ecological values ​​in their daily lives.
Empowering Coastal Voices: AI-Powered Podcasting for Inclusive Communication in Kepulauan Seribu Wiratri Anindhita; Salsabila Haura Zhafirah
Journal of Communication and Public Relations Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Communication and Public Relations
Publisher : LSPR Institute of Communication & Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/

Abstract

This study aims to explore artificial intelligence (AI)-based communication in supporting inclusive communication through podcast media in the coastal areas of the Thousand Islands (Kepulauan Seribu). As an archipelagic region administratively part of the Jakarta Special Capital Region (DKI Jakarta) and consisting of small islands scattered across the northern waters of Jakarta, the Thousand Islands face significant geographical challenges, including limited access to information, inadequate technological infrastructure, and low community engagement in national digital communication flows. In this context, podcasts emerge as an alternative communication medium that is cost-effective and easily accessible, enabling coastal communities to directly convey their voices, experiences, and local issues. One local media outlet that plays a key role in this process is Radio Kepulauan Seribu (RKS), a community radio station that has long served as the primary link between island residents and local information sources. However, RKS faces substantial challenges related to limited human resources, both in terms of staff numbers and technical skills required for sustainable digital content production. In response to these constraints, the adoption of AI technology becomes highly relevant in supporting the continued production of podcast content. Technologies such as text-to-speech and speech-to-text assist in converting text into audio and vice versa, allowing community members to produce podcast content even without formal broadcasting skills. In addition, Natural Language Processing (NLP) is utilized to support script drafting, translate local languages into Indonesian, and identify key terms relevant to community needs. This study employs a qualitative descriptive approach and was conducted in several coastal communities connected to RKS and local educational institutions. Informants include community radio broadcasters, educators, and community members actively involved in the production or consumption of digital audio content. The findings indicate that the application of AI in podcasting not only facilitates technical aspects of content production but also expands broadcast reach across digital platforms such as Spotify, YouTube, Instagram, and WhatsApp. AI-supported podcasting enables faster production processes, more diverse content, and more engaging delivery of local messages, even when managed by a small team. Thus, this communication model represents a contextual and adaptive strategy in response to digital technological developments while empowering coastal communities to become active actors in independently voicing their local interests and identities.