Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Architectural Design and Development (JAD)

Analisis Lingkungan Wilayah Kampung Tua Tanjung Uma Jeanny Laurens Pinassang; Yessy Christanti Silaban; Rickie Cung; Susanto Susanto
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol 2 No 2 (2021): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v2i2.4330

Abstract

The old village is a village that is said to have existed for a long time, even before the city of Batam was founded. One of them is Kampung Tua Tanjung Uma which is located on one of the northern headlands of Batam Island, Lubuk Baja Subdistrict and is also directly opposite the waters of the Singapore Strait. Kampung Tua Tanjung Uma has the potential to become a leading halal destination in batam which can have a good impact on the economy of the surrounding residents if managed properly. Therefore, it is necessary to identify the environment so that it can be managed properly. This type of research is quantitative research and only focuses on the physical indications of the Tanjung Uma Old Village area. Furthermore, the researcher provides recommendations for solutions to overcome problems based on the research.
Perancangan Landmark Pesisir Pantai Kampung Tua Tanjung Riau Sebagai Wisata Maritim Melalui Konsep Arsitektur Methapora Stivani Ayuning Suwarlan; Mei Diana; Elyn Fransiska Yeovivan; Fanny Nimita; Susanto Susanto; Indrawan Indrawan; Mikel Owen; Friendy Friendy
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol 1 No 1 (2020): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v1i1.833

Abstract

Kampung Tua Tanjung Riau merupakan salah satu kampung tua di Batam, Kepulauan Riau tepatnya di Kecamatan Sekupang yang memiliki peninggalan budaya dan sejarah arsitektur melayu dan potensinya sebagai kawasan wisata maritim/ bahari karena letaknya yang berbatasan langsung dengan laut dan memilliki akses yang dekat dengan negara Singapura dan Malaysia sehingga Kampung Tua Tanjung Riau secara tidak langsung menjadi wajah dari Kota Batam. Kondisi Kampung Tua Tanjung Riau saat ini cukup sepi pengunjung, infrastruktur yang kurang memadai dan kebersihan yang kurang terjaga sehingga merusak nilai estetika dan mematikan potensi kawasan. Maka dari itu, akan direncanakan sebuah landmark yang merupakan suatu penanda dan wajah bagi Kampung Tua Tanjung Riau. Perencanaan landmark akan menggunakan konsep methapore yaitu konsep yang mirip dengan analogi namun lebih abstrak. Perancangan landmark ini bertujuan untuk membangun potensi Kampung Tua Tanjung Riau sebagai tempat wisata maritim yaitu tempat wisata yang berlokasikan di wilayah pesisir pantai sehingga dapat menarik pengunjung/ wisatawan. Adapun penelitian ini menggunakan teknik walk through analysis dengan didukung oleh observasi lapangan/survey, interview dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini, peneliti memiliki harapan agar potensi Kampung Tua Tanjung Riau dapat termaksimalkan dan sekaligus memperkenalkan sisi sejarah yang terkandung pada kawasan tersebut.