Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Model Concept Sentence dengan Pendekatan CLIL terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Krangan Narasi Kelas V ratna sari; Abdul Muktadir; Daimun Hambali
Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar Vol 4, No 2: November 2021
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dikdas.v4i1.11801

Abstract

This study aims to determine the effect of the concept sentence model with the CLIL approach to the knowledge and skills of writing narrative essays in class V of the Rejang Lebong V. group This type of research is quantitative research using the Quasi Experimental Research method with One Group Pretest and Posttest Design. The population in this study were all fifth grade students of Rejang Lebong Public Elementary School grade A accredited A, totaling 222 students, namely SDN 110, SDN 111, and SDN 114. The sampling technique was using cluster random sampling. The sample in this study consisted of 1 study group, which was an experimental class consisting of 32 students from 111 Rejang Lebong Elementary Schools. The research instrument was used in the form of a 5W + 1H narrative essay knowledge and writing skill given through the pre-test before the learning took place and the post-test after the learning took place. The research data were analyzed using descriptive analysis, prerequisite tests, and inferential analysis, namely one sample t-test. Data were obtained from the results of the study of the average pretest experimental class knowledge (53) and the average pretest experimental class skills (42). While the research data of posttest average experimental class knowledge (68) and posttest average experimental class skills (69). One sample of the results of the t-test is knowledge of the posttest value indicating sig. (2-tailed) (0.468)> ? (0.05). For this reason Ho was rejected. And for the posttest test sample the narrative essay writing skills show sig. (2-tailed) (0.552)> ? (0.05). For this reason Ho was rejected. Because both hypotheses are Ho which is rejected, which means Ha is accepted. Thus it can be concluded that there is an effect of the application of the concept of sentence learning models with the CLIL approach to the knowledge and skills of writing narrative essays in class V SDN Group V Rejang Lebong. The difference is shown after students follow the narrative text learning by applying the concept of sentence learning models with the CLIL approach.
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN SENI RUPA MELALUI PELATIHAN MEDIA BONEKA CANGKANG TELUR BERBASIS STEAM BAGI SISWA SEKOLAH DASAR Atika Susanti; Adinda Asri Ramadhanti; Ratna Sari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 5 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i5.1998-2011

Abstract

Pembelajaran Seni Rupa di sekolah dasar masih didominasi penggunaan media kertas yang belum sepenuhnya memberikan variasi pengalaman belajar yang lebih kontekstual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pembelajaran Seni Rupa melalui pelatihan media boneka dari cangkang telur berbasis STEAM pada siswa kelas VA SDN 44 Kota Bengkulu. Peserta kegiatan ini berjumlah 21 siswa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan empat fase pembelajaran, yaitu attentional, retention, reproduction, dan motivation. Kegiatan dilaksanakan melalui demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan pembuatan karya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa aktif dan antusias selama pelatihan serta mampu menghasilkan karya boneka dari cangkang telur. Evaluasi menunjukkan capaian pada aspek Science (88,10%–95,20%), Technology (84,30%–90,40%), Engineering (86,70%–89,50%), Art (93,80%–97,60%), Mathematics (85,10%), serta integrasi STEAM (98,10%). Kegiatan pelatihan pembuatan media boneka cangkang telur berbasis STEAM ini terbukti efektif mengoptimalkan proses pembelajaran Seni Rupa di Sekolah Dasar
DIGITALISASI PERMAINAN TRADISIONAL MELALUI WEBSITE EDUKATIF BERBASIS CRT UNTUK MENINGKATKAN LITERASI BUDAYA DAN KEWARGAAN Ratna Sari; Kiki Amaliah; Miftahus Silmi Zohro; Azzah Muslimah; Tri Wahyuni
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18792

Abstract

Literasi budaya dan kewargaan merupakan kompetensi penting yang perlu dikembangkan pada peserta didik sekolah dasar untuk memperkuat identitas budaya dan karakter kebangsaan. Namun, pemanfaatan permainan tradisional sebagai sumber pembelajaran masih terbatas dan kurang terintegrasi secara optimal dengan teknologi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mendigitalisasi permainan tradisional melalui website edukatif berbasis CRT guna mendukung penguatan literasi budaya dan kewargaan di SD Negeri 08 Desa Rindu Hati, Bengkulu Tengah. Metode kegiatan menggunakan model APTE. Peserta kegiatan terdiri atas guru-guru sekolah dasar yang memperoleh pendampingan dalam mengidentifikasi permainan tradisional lokal, mengintegrasikan nilai budaya dan kewargaan ke dalam pembelajaran, serta mengelola website edukatif sebagai media pembelajaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan materi pembelajaran berbasis budaya lokal. Guru mampu menghasilkan dan mengunggah konten permainan tradisional yang mengandung nilai-nilai budaya, kerja sama, tanggung jawab, dan kebangsaan pada website edukatif yang dikembangkan. Kegiatan ini juga memperoleh respons positif dari peserta karena membantu pelestarian budaya lokal sekaligus mendukung inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Dengan demikian, pendampingan digitalisasi permainan tradisional berbasis CRT melalui website edukatif efektif dalam meningkatkan kapasitas guru serta mendukung penguatan literasi budaya dan kewargaan di sekolah dasar.