Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN ECOPRINT MENGGUNAKAN TEKNIK STEAM DI HADIMULYO TIMUR Sutrisni Andayani; Sudarman Dami; Yeni Rahmawati ES
SINAR SANG SURYA Vol 6, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v6i1.1871

Abstract

ABSTRAKTeknik eco print merupakan salah salah satu alternatif industri rumahan berupa produk tekstil yang ramah lingkungan Ecoprint adalah batik yang menggunaka daun, bunga atau kayu yang dapat mengeluarkan warna. Ibu-ibu warga Hadimulyo Timur yang belum memiliki ketrampilan dapat memanfaatkan waktu luangnya untuk meningkatkan pendapatan melalui kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan pembuatan ecoprint. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kepada mitra dalam pembuatan ecoprint 1) sosialisasi kepada ibu-ibu tentang eco print, 2) pelatihan kepada ibu-ibu dalam pembuatan ecoprint. Tahap sosialisasi dilakukan dengan mensosialisasikan ecoprint sebagai produk ramah lingkungan dan mengenalkan bahan-bahan untuk membuat ecoprint. Pelatihan pembuatan ecoprint menggunakan teknik steam melalui tahap-tahap: scouring (pencucian kain), mordanting (perendaman kain pada larutan mordan dan larutan pewarna alami), penyusunan daun di atas kain, pengukusan, dan fiksasi (pengeringan). Hasil yang diperoleh, mitra memiliki peningkatan ketrampilan membuat ecoprint dan memperoleh pendapatan yang lebih baik.Kata Kunci: pelatihan, pembuatan ecoprint teknik steam                     ABSTRACT             Eco print technique is one alternative to a home industry in the form of eco-friendly textile products Ecoprint is bat ik who make use of leaf, flower or timber that can remove color. The women of  Hadimulyo Timur residents who do not yet have the skills can use their free time to increase their income through community service activities in the form of training on making ecoprints . The purpose of this service is to increase the knowledge and skills of partners in making ecoprints 1) socialization to mothers about eco prints , 2) training to mothers in making ecoprints. The socialization stage is carried out by socializing ecoprint as an environmentally friendly product and introducing materials to make ecoprint . The training on making ecoprints using the steam technique goes through the following stages: scouring (washing cloth), mordanting (soaking cloth in mordant solution and natural dye solution), arranging leaves on cloth, steaming, and fixation (drying). The results obtained, partners have increased skills in making ecoprints and earn better incomes.Keywords : training, making of steam technique ecoprint
Pelatihan Pembuatan Hand Sanitaizer Alami Dwi Rahmawati; Rahmad Bustanul Anwar; Sudarman Sudarman; Jazim Ahmad; Yeni Rahmawati ES
SINAR SANG SURYA Vol 6, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v6i1.1877

Abstract

ABSTRAK Perkembangan penyebaran COVID-19 di Indonesia semakin meluas, bahkan sampai ke Lampung Timur. Untuk mengurangi penyebaran ini diperlukan alternatif diantaranya dengan sering melakukan cuci tangan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan pembuatan hand sanitaizer dengan menggunakan bahan alami yaitu daun sirih dan jeruk nipis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan kelompok pengajian Aisiyah Desa Siraman, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur. Dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diperoleh peningkatan keterampilan Ibu-ibu dalam memanfaatkan bahan alami di lingkungan rumah sebagaibahan untk membuat hand sanitaizer.  Kata kunci : Hand Sanitaizer, COVID-19. ABSTRACT The development of the spread of COVID-19 in Indonesia is increasingly widespread, even to East Lampung. To reduce this spread, alternatives are needed, including frequent hand washing. The purpose of this community service is to provide training on making hand sanitizers using natural ingredients, namely betel leaf and lime. This community service activity involves the Aisiyah study group in Siraman Village, Pekalongan District, East Lampung Regency. From this community service activity, mothers' skills were obtained in utilizing natural materials in the home environment as materials for making hand sanitizers.Keywords: : Hand Sanitaizer, COVID-19.
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERBASIS INKUIRI DISERTAI NILAI-NILAI ISLAM PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR Muhammad Galih Prawito; Sudarman Sudarman; Dwi Rahmawati
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/emteka.v1i2.578

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan sebuah modul matematika yang berbasis inkuiri disertai nilai-nilai islam pada materi bangun ruang sisi datar pada kelas VIII di MTs Ma’arif 1 punggur. (2) Mengetahui modul matematika memenuhi kriteria valid dan praktis. (3) Mengetahui modul matematika dapat mengatasi kekurangan sehingga bisa meningkatkan hasil belajar peserta didik. Prosedur pengembangan modul matematika dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminste). Penelitian ini dilakukan di MTs Ma’arif 1 punggur. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII di MTs Ma’arif 1 punggur. Objek penelitian adalah modul matematika yang berbasis inkuiri disertai nilai-nilai islam. Jenis data yang digunakan dalam penelitian menggunakan data kualitatif dan kuantatif. Instrumen dalam pengambilan data menggunakan angket validasi dan angket kepraktisan. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba kepraktisan didapatkan presentasi kevalidan sebesar 79% selanjutnya hasil uji coba kepraktisan didapatkan presentase 74% sehingga dapat dinyatakan praktis dan valid. Serta dapat memfasilitasi ketersedian bahan ajar dan meningkatkan hasil belajar sebesar 0,405 kategori sedang. Kata kunci: bangun ruang sisi datar; inkuiri; modul pengembangan ABSTRACT This study aims to (1) develop an inquiry-based mathematics module with Islamic values ​​on the material of flat-sided building in class VIII at MTs Ma'arif 1 punggur. (2) Knowing that the mathematics module meets valid and practical criteria. (3) Knowing the mathematics module can overcome deficiencies so that it can improve student learning outcomes. The procedure for developing a mathematics module in this study refers to the 4-D development model (Define, Design, Develop, Disseminste). This research was conducted at MTs Ma'arif 1 punggur. The subjects of this study were students of class VIII at MTs Ma'arif 1 punggur. The object of research is a mathematics module based on inquiry accompanied by Islamic values. The type of data used in the study used qualitative and quantative data. The instrument in data collection used a validation questionnaire and a practicality questionnaire. Based on the results of the validation and practicality testing, the validity presentation was 79%, then the practicality test results obtained a percentage of 74% so that it could be declared practical and valid. And can facilitate the availability of teaching materials and improve learning outcomes by 0.405 medium category. Keywords: development module; flat side room; inquiry
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFE) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA Sudarman Sudarman; Mutia Eliyati Hidayah; Rahmad Bustanul Anwar
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/emteka.v2i2.984

Abstract

ABSTRAK Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan peningkatan hasil belajar Matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining pada peserta didik kelas SMP PGRI 1 Batanghari. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dalan penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuisioner motivasi belajar peserta didik, dan soal pretest dan postest sebanyak masing-masing 4 soal essay materi Pola Bilangan. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian ini yaitu: (1) peningkatan peresentase motivasi belajar dari siklus 1 sebesar 65,21% dan meningkat menjadi 82,60% pada siklus 2 yang berarti masuk dalam kategor “baik”. (2) peningkatan presentase hasil belajar peserta didik dari pretest siklus 1 yaitu 26,1% meningkat menjadi 34.8% pada postest siklus 1 kemudian hasil pretest siklus 1 meningkat pada pretest siklus 2 yaitu 73,9% dan postest siklus 1 juga mengalami peningkatan pada postest siklus 2 yaitu 82.6% sehingga diperoleh nilai gain sebesar 0.52 dan masuk dalam kategori “sedang” yaitu 0,30 > g Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peningkatan motivasi dan hasil belajar Matematika peserta didik kelas SMP PGRI 1 Batanghari tahun pelajaran 2020/2021 terjadi karena menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining (SFE). Kata kunci: hasil belajar; motivasi belajar; student facilitator and explaining (SFE) ABSTRACT This study aims to determine the increase in motivation and increase in learning outcomes of Mathematics using a cooperative learning model of the Student Facilitator and Explaining type in the students of SMP PGRI 1 Batanghari class. In this study using a qualitative approach, with the type of classroom action research (CAR). The data collection technique in this study used an instrument in the form of a student learning motivation questionnaire, and 4 pretest and posttest questions each on the Number Pattern material. Data analysis used descriptive quantitative. This research was carried out in 2 cycles, each cycle consisting of 2 meetings. Each cycle consists of planning, implementing, observing and reflecting. The results of this study are: (1) an increase in the percentage of learning motivation from the first cycle of 65.21% and increased to 82.60% in the second cycle which means it is in the "good" category. (2) an increase in the percentage of student learning outcomes from the pretest cycle 1 which is 26.1% increased to 34.8% in the posttest cycle 1 then the results of the pretest cycle 1 increased in the pretest cycle 2 which is 73.9% and the posttest cycle 1 also experienced an increase in the posttest Cycle 2 is 82.6% so that the gain value is 0.52 and is included in the "medium" category, which is 0.30 > g. apply the type of cooperative learning model Student Facilitator and Explaining (SFE). Keywords: learning motivation; learning outcomes; student facilitator and explaining (SFE)
PENGEMBANGAN HANDOUT MATEMATIKA BERBASIS ANDROID DENGAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL Annisa Luthfi Maharani; Sudarman sudarman; Nurul Farida
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/emteka.v3i1.1431

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan permaslahan di lapangan ditemukan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam mempelajari bahan ajar terutama saat pembelajaran daring. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah mengembangkan produk berupa handout matematika berbasis android dengan model CTL pada materi aritmatika social yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini merupakan Research and Development (R&D). Model yang digunakan pada penelitian ini adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Handout berbasis android ini dilengkapi dengan model contextual teaching and learning dengan 7 komponen utama yaitu kontruktivisme, bertanya, menemukan, memodelkan, masyarakat belajar, menyimpulkan dan penilaian autentik sehingga memudahkan siswa dalam belajar karena mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini dilakukan hanya sampai pada tahap valid dan praktis dengan menggunakan instrumen pengumpulan data yaitu angket validasi produk oleh ahli dan angket kepraktisan oleh peserta didik. Tingkat kevalidan produk ini dapat dilihat dari hasil validasi ahli materi dan ahli media. Hasil persentase penilaian validasi ahli materi adalah sebesar 81% serta hasil persentase penilaian ahli media adalah sebesar 85% dan kedua hasil tersebut termasuk dalam kategori sangat layak. Tingkat kepraktisan produk ini diperoleh dari hasil angket respon siswa oleh 10 reponden kelas VII SMP Negeri 6 Terbanggi Besar dengan rata-rata persentase sebesar 91% dan termasuk dalam kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa produk yang dikembangkan sangat valid dan praktis untuk digunakan. Kata kunci: android; aritmatika sosial; CTL; handout ABSTRACT The purpose of this research is to develop and produce a product in the form of an Android-based math handout with CTL model on social arithmetic material. This type of research is Research and Development . The model used in this study is the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). This android-based handout is equipped with a contextual teaching and learning model with 7 main components, namely constructivism, asking questions, discovering, modeling, learning communities, concluding and authentic assessments making it easier for students to learn because they relate the material to everyday life. This research was carried out only to the valid and practical stage using data collection instruments, namely product validation questionnaires by experts and practicality questionnaires by students. The level of validity of this product can be seen from the validation results of material experts and media experts. The percentage result of the material expert validation assessment is 81% and the percentage result of the media expert assessment is 85% and both results are included in the very feasible category. The level of practicality of this product is obtained from the results of student responses questionnaires by 10 respondents in class VII SMP Negeri 6 Terbanggi Besar with an average percentage of 91% and is included in the very practical category. Based on the results obtained, it can be concluded that the product developed is very valid and practical to use. Keywords: android; CTL; handouts; social arithmetic
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBANTU LIVEWORKSHEET PADA MATA KULIAH METODE NUMERIK Satrio Wicaksono Sudarman; Sudarman; Yeni Rahmawati
SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4 No 1 (2022): Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian 4 UM Metro tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa masalah yang ditemukan oleh dosen mata kuliah metode numerik yaitu belum memiliki modul atau bahan ajar sendiri karena menggunakan bahan ajar umum, dari segi bahasanya buku tersebut menggunakan bahasa yang banyak mahasiswa belum memahaminya. Mahasiswa selalu kebingungan dalam menyelesaikan permasalahan yang diberikan serta contoh soal yang kurang mudah dipahami. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menghasilkan E-Modul berbantu Liveworksheet pada mata kuliah metode numerik yang valid, praktis dan efektif. Model pengembangan E-Modul ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Dalam penelitian ini, teknik analisis data menggunakan presentase dari nilai angket validasi, kepraktisan pada produk pengembangan. Capaian penelitian ini adalah E-Modul berbantu Liveworksheet yang menunjang mata kuliah metode numerik. Uji efektivitas dilakukan dengan menggunakan Uji t. Hasil penelitian ini yaitu pada tahap development dilakukan uji validasi E-modul yang diperoleh rata-rata 83,20% dengan kriteria sangat valid. Uji kepraktisan E-modul diperoleh rata-rata sebesar 85,80% dengan kategori sangat praktis. Evaluasi dalam penelitian ini yaitu menggunakan uji-t, diketahui bahwa taraf signifikansinya adalah 0,05. Setelah dilaksanakan uji-t diperoleh hasil 0,021 dimana nilainya kurang dari taraf signifikansi yang telah ditetapkan. Hal ini menyatakan bahwa H0 ditolak sehingga diperoleh kesimpulan bahwa adanya perbedaan yang signifikan rata-rata dari hasil belajar mahasiswa sebelum dan sesudah menggunakan e-modul berbantu liveworksheet.
Pendampingan Dalam Pembuatan E Modul Menggunakan Google Sites Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Sutrisni Andayani; Sudarman Dami; Marzuki Noor; Bisri Mustofa
SINAR SANG SURYA Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v7i2.2790

Abstract

ABSTRAK  MI Muhammadiyah Hadimulyo merupakan mitra pengabdian kepada masyarakat ini, pada pasca pandemi Covid-19 melakukan pembelajaran melalui tatap muka dan menggunakan metode daring misalnya melalui whatsAp atau android. Selama ini bahan ajar atau modul yang digunakan melalui daring sama dengan yang digunakan melalui tatap muka. Guru-guru masih belum memahami dan belum trampil dalam membuat e-modul, sehingga perlu diberikan pendampingan pembuatan e-modul yang dapat digunakan melalui android. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: Mitra memiliki pengetahuan dan ketrampilan mengembangkan e-modul yang dilakukan melalui: 1) Perencanaan  dilakukan dengan memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang e-modul dan mempersiapkan bahan-bahan untuk membuat e-modul. 2) Pelatihan,  dilakukan dengan memberikan pelatihan cara menyusun modul dan e-modul menggunakan Google Sitess dengan praktek langsung  3) Pendampingan, dilakukan melalui pembimbingan kepada guru dalam menyelesaikan e-modul dengan aplikasi Google Sites dan cara menggunakannya, 4) Evaluasi untuk mengetahui keberhasilan hasil kegiatan, selanjutnya disajikan dalam bentuk laporan. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah Mitra memiliki kompetensi berupa pengetahuan dan ketrampilan membuat e-modul dengan aplikasi Google Sitess Mitra merasa tertarik membuat dan menggunakan e-modul. Saran dalam pelatihan ini pembuatan modul lebih bervariasi dan hendaknya ada pelatihan sejenis untuk peningkatan pembelajaran di masa yang akan datang. Kata Kunci: kompetensi guru, pembuatan e-modul, pendampingan. ABSTRACT MI Muhammadiyah Hadimulyo is a community service partner, in the post-Covid-19 pandemic, learning through face-to-face and using online methods, for example via WhatsApp or android. So far, the teaching materials or modules used online are the same as those used face-to-face. Teachers still do not understand and are not skilled in making e-modules, so it is necessary to provide assistance in making e-modules that can be used via android. The objectives of this community service are: Partners have the knowledge and skills to develop e-modules which are carried out through: 1) Planning is done by providing understanding and knowledge about e-modules and preparing materials to make e-modules. 2) Training, conducted by providing training on how to compile modules and e-modules using Google Sitess with direct practice 3) Assistance, carried out through guidance to teachers in completing e-modules with Google Sitess applications and how to use them, 4) Evaluation to determine the success of the activity results, then presented in the form of a report. The results obtained in this activity are Partners have the competence of knowledge and skills to make e-modules with Google Sitess applications. Partners feel interested in making and using e-modules. Suggestions in this training are making modules more varied and there should be similar training to improve learning in the future.Keywords: teacher competence, e-module creation, mentoring.
Systematic Literature Review: Kemampuan Berpikir Kritis dalam Pendekatan Model STEAM Berorientasi Etnomatematika Kurniawati, Nova; Anwar, Rahmad Bustanul; Sudarman, Sudarman
JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika) Vol 10, No 1 (2024): JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jkpm.v10i1.26356

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial dalam pendidikan matematika, terutama di era abad ke-21. Artikel ini mengkaji efektivitas pendekatan STEAM berbasis etnomatematika dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Pendekatan ini mengintegrasikan sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika dengan konteks budaya lokal, sehingga membuat pembelajaran lebih relevan dan menarik. Melalui metode systematic literature review, 20 artikel yang relevan dianalisis. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan STEAM berorientasi etnomatematika efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, serta memperdalam pemahaman konsep matematika. Pembelajaran berbasis budaya lokal tidak hanya mendukung keterampilan kognitif, tetapi juga meningkatkan keterlibatan siswa dan mengurangi persepsi negatif terhadap matematika. Berdasarkan temuan tersebut, artikel ini merekomendasikan penggunaan pendekatan STEAM berbasis etnomatematika sebagai alternatif dalam pembelajaran matematika yang kontekstual dan relevan, yang dapat secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
DEVELOPMENT OF A PROBLEM-BASED LEARNING-BASED MATHEMATICS E-MODULE USING FLIPBOOK MAKER ON NUMBER PATTERN MATERIAL Fadila Taulanita Arif; Ira Vahlia; Sudarman Dami
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/emteka.v7i1.10376

Abstract

This research is based on the problem found at SMPN 2 Batanghari through interviews and observations, lack of interest in students in understanding mathematical concepts and the importance of utilizing existing technology. Learning is only spurred by print media while the existing technological facilities and infrastructure are adequate such as tabs and Wi-Fi networks that can be used by students. The purpose of this research is to develop a Math E-Module learning media with the Problem Based Learning model and with the help of Flipbook Maker in the number pattern material. This E-Module is designed to contain a summary of the material, sample questions and qr code that is linked to the learning video. This research model uses the ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. The results of this study in the form of a learning media for a Mathematical E-Module with a Problem Based Learning model and the help of a Flipbook Maker on the number pattern material developed with validation results and practicality tests. The material validation results obtained with an average presentation of 85% included in the very valid category, and the media validation results obtained with an average presentation of 91% included in the very valid category. It can be concluded that E-Module Mathematics with the Problem Based Learning model and the help of Flipbook Maker in the number pattern material is very valid and very practical.
Analysis of the Mathematical Communication Skills of Grade XII Vocational High School Students on Linear Programming Material Siti Khotijah; Dwi Rahmawati; Sudarman Dami
Research Horizon Vol. 6 No. 3 (2026): Research Horizon - Juni 2026
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.6.3.2026.1124

Abstract

The low level of students’ mathematical communication skills in mathematics learning, particularly in linear programming topics, remains a significant concern. This issue is critical because linear programming requires students to express, represent, and justify mathematical ideas systematically in both written and visual forms. The study aimed to analyze the mathematical communication skills of grade XII vocational high school students based on indicators of oral and written communication, mathematical representation, and reasoning and symbolic thinking. This study employed a qualitative method with a descriptive approach involving 12 students selected purposively. Data were collected through essay tests and in-depth interviews and analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings revealed that students’ mathematical communication skills were still predominantly in the low category, with 6 students categorized as low, 4 as moderate, and 2 as high. Students in the high category were able to construct mathematical models and explain solution procedures systematically, whereas students in the low category experienced difficulties in using symbols, representations, and logical reasoning. The study concludes that students’ mathematical communication skills are not yet optimal; therefore, more active, communicative, and contextual learning strategies are needed to improve students’ ability to express mathematical ideas systematically.