Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ALTERNATIF PEMILIHAN KOMBINASI ALAT BERAT UNTUK PROYEK KONSTRUKSI (Studi Kasus Penataan Lahan Aditya Sentana Residence) I Wayan Diasa; Putu Doddy Heka Ardana; I Made Purna Erawan
Jurnal Teknik Gradien Vol 13 No 1 (2021): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v13i1.743

Abstract

Penggunaan alat berat dalam pekerjaan konstruksi sangat diperlukan untuk membantu mempermudah pekerjaan dan mempersingkat waktu pekerjaan terutama pada pekerjaan skala menengah ke atas, disisi lain penggunaan alat berat memerlukan biaya yang besar sehingga perlu dibuat perencanaan dan analisa yang matang agar alat berat berfungsi optimal. Pada penelitian ini, pekerjaan yang diteliti adalah pekerjaan penataan lahan PT. Aditya Sentana yang menggunakan beberapa alat berat seperti backhoe, dump truck dan bulldozer. Tujuan penelitian ini adalah mencari alternatif kombinasi alat berat yang tepat yang sesuai dengan kebutuhan sehingga semua alat berat berproduksi optimal, hemat biaya dan durasi waktu pengerjaan yang singkat. Landasan teori dari analisa ini berpedoman pada fungsi, spesifikasi dan kapasitas produksi dari alat berat dan tinjauan beberapa penelitian yang dilakukan sebelumnya. Ketepatan dalam mengkombinasikan alat berat yang bekerja sangat berpengaruh terhadap biaya dan waktu pelaksanaan pekerjaan. Metode yang digunakan adalah metode analisis data yang terdiri dari teknik pengumpulan data, sumber data, pengamatan langsung di lapangan dan analisa produktivitas masing-masing alat berat. Berdasarkan hasil analisa dan perhitungan yang telah dilakukan dari mengkombinasikan 3 jenis alat berat yaitu backhoe, dump truck dan bulldozer menghasilkan 6 alternatif kombinasi alat berat. Dari 6 alternatif kombinasi tersebut terpilih alternatif kombinasi yang paling menguntungkan yaitu alternatif kombinasi E yang terdiri dari 2 unit backhoe kapasitas bucket 1,2 m3, 6 unit dump truck kapasitas 9 m3 dan 3 unit bulldozer dengan biaya Rp 1.410.725.000 waktu pengerjaan 73 hari untuk backhoe dan dump truck serta 77 hari untuk bulldozer. Dengan analisis menggunakan alternatif kombinasi E terdapat penghematan biaya sebesar Rp 339.275.000 dan penghematan waktu selama 17 hari untuk pekerjaan backhoe dan dump truck serta penghematan waktu selama 13 hari untuk pekerjaan bulldozer.
ANALISIS DEBIT BANJIR RANCANGAN DI DAERAH ALIRAN SUNGAI TUKAD MATI Studi Kasus: Daerah Aliran Sungai Tukad Mati Putu Doddy Heka Ardana; Ketut Soriarta; I Gede Arimbawa Widnyana; I Wayan Diasa
Jurnal Teknik Gradien Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Teknik Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v13i2.761

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukad Mati adalah salah satu sistem jaringan drainase yang melintasi Kota Denpasar dan Kabupaten Badung dengan luas daerah pengaliran sebesar 38,42 km2 dan panjang sungai 18,52 km. Tukad Mati merupakan salah satu sungai yang mengalami banjir pada curah hujan yang tinggi, seperti pada Jalan Dewi Sri yang mengalami genangan karena kapasitas sungai eksisting yang tidak mampu menampung debit banjir yang terjadi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya analisis terhadap besarnya debit banjir rancangan untuk kala ulang tertentu pada DAS Tukad Mati terhadap kondisi penampang sungai eksisting khususnya areaa hilir DAS Tukad Mati. Dalam analisa debit banjir rancangan ini menggunakan data hujan dari tahun 2009 sampai 2018 dari empat stasiun hujan yaitu Stasiun Kapal, Stasiun Aseman, Stasiun Sanglah dan Stasiun Ngurah Rai. Metode yang digunakan yaitu metode HSS Nakayasu, HSS Snyder dan Metode Rasional. Nilai debit banjir rancangan dari ketiga metode akan digunakan untuk mengevaluasi kapasitas penampang beberapa titik lokasi di Tukad Mati meliputi sungai yang melintasi Jalan Nakula, Jalan Kresna dan Jalan Raya Kuta. Berdasarkan hasil penelitian, Metode HSS Nakayasu memberikan nilai yang tinggi yaitu Q10 = 223,195 m³/dt, Q25 = 243,370 m³/dt, Metode Rasional memberikan nilai yang moderat yaitu Q10 = 147,880 m³/dt, Q25 = 161,248 m³/dt dan Metode HSS Snyder memberikan nilai yang rendah yaitu Q10 = 137,651 m³/dt, Q25 = 150,095 m³/dt. Besar perbandingan nilai debit banjir rancangan dari ketiga metode diperoleh metode HSS Nakayasu - HSS Snyder memiliki selisih sebesar 38,32 %, metode HSS Nakayasu - Rasional memiliki selisih sebesar 33,74 % dan metode Rasional - HSS Snyder memiliki selisih sebesar 6,91 %. Untuk evaluasi penampang sungai pada titik penelitian terhadap debit banjir rancangan yang diperoleh bahwa pada HSS Nakayasu Jalan Nakula dan Jalan Kresna terjadinya banjir karena dimensi penampang sungai tidak mampu menerima debit banjir rancangan pada Q10 maupun Q25.
ANALISIS RENCANA REVETMENT BATU ARMOR UNTUK MENANGGULANGI KERUSAKAN PANTAI (Studi kasus: Pantai Tegal Besar Kabupaten Klungkung) I Wayan Diasa; I Ketut Soriarta; I Gusti Agung Bagus Semarabawa
Jurnal Teknik Gradien Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Teknik Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v14i1.835

Abstract

Pantai Tegal Besar yang terletak di Desa Negari Kecamatan Banjarangkan Kabupaten Klungkung merupakan salah satu pantai di Bali yang sudah parah tergerus oleh gempuran ombak. Di daerah penelitian bangunan yang ada seperti villa dan pura sangat dekat dengan laut sehingga hampir tidak ada batas dengan pantai. Di daerah penelitian terdapat revetment batu armor sepanjang 230 m untuk mencegah atau mengurangi abrasi yang lebih parah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan desain bangunan baru armor untuk mencegah kerusakan pantai Tegal Besar sesuai dengan data yang tersedia di pantai. Penelitian ini dilakukan dengan pengolahan data angin dan peramalan gelombang analisis waktu gelombang rencana yang diprediksi analisis pasut dan analisis refraksi/defraksi dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari BMKG Bali, Balai Wilayah Sungai Bali Penida (BWS-BP) dan konsultan perencanaan. Selain itu hasil analisis digunakan untuk menghitung desain revetment batu armor. Hasil analisis menunjukkan bahwa abrasi pantai Tegal Besar disebabkan oleh gelombang yang cukup tinggi khususnya selama 25 tahun sepanjang 3,679 m dan sepanjang pantai. Gelombang ini menyebabkan pergerakan sedimen di sepanjang pantai sehingga direncanakan revetment batu armor untuk mencegah kerusakan garis pantai di lokasi ini. Hasil analisis dan perancangan lapis revetment batu armor diperoleh: tinggi revetment 5,20 m dari LWL dengan sudut kemiringan konstruksi 1:2, lapisan utama menggunakan batu andesit seberat 1.500 kg tebal 1,8 m, lapisan kedua adalah batuan andesit seberat 375 kg dengan ketebalan 1,2 m, timbunan batu andesit dan geotekstil seberat 15 kg dengan ketebalan 2,2 m, lebar 1,97 m dengan elevasi puncak 5,2 m, tinggi kaki pengaman 1,8 m dengan panjang 3,0 m dan total panjang revetment 750 m.
Analisis Kelayakan Investasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng I Wayan Diasa; Putu Doddy Heka Ardana; I Ketut Widarmawa; Tri Hayatining Pamungkas
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.72 KB) | DOI: 10.36733/jikt.v11i2.5354

Abstract

Penyediaan air minum di Kabupaten Buleleng dilakukan melalui Sistem Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Sistem Swakelola Masyarakat dalam bentuk Lembaga Unit Pengelola Sarana atau Kelompok Pengelola Sarana (UPS/KPS) ditingkat desa/kelompok. Namun di beberapa tempat di daerah Kabupaten Buleleng layanan PDAM Buleleng belum bisa memberikan pelayanan karena disebabkan oleh topografi wilayah kabupaten Buleleng yang berbukit, pemukiman penduduk yang menyebar dan potensi sumber air yang tidak merata. Desa wanagiri merupakan salah satu desa yang belum terlayani oleh PDAM Buleleng. Dalam tugas akhir ini, akan dilakukan Analisis yang bertujuan untuk mengetahui Kelayakan Sistem Penyediaan Air Minum yang nantinya diharapkan dapat menjadi acuan maupun alternatif dalam pemenuhan kebutuhan air di Desa Wanagiri. Penelitian ini mengumpulkan data yang berupa Data Sekunder berupa Peta Wilayah, Jumlah penduduk, Harga satuan upah dan bahan bangunan serta harga pompa dan perpipaan, sedangkan data primer yang digunakan yaitu debit air, letak Broncaptering, letak Reservoir Transmisi, letak Reservoir Distribusi, Beda tinggi (head), Letak rumah pompa dan Panjang pipa. Data diolah menggunakan metode analisis Benefit Cost Ratio (BCR), Nett present value (NPV) dan Internal Rate Return (IRR). Hasil Penelitian menunjukkan Sumber air yang ada di Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada layak untuk memenuhi kebutuhan air saat ini sampai dengan 10 tahun kedepan dari perbandingan debit tersedia dengan debit kebutuhan terdapat surplus sebesar 0,57 l/dt pada tahun awal (2020) dan surplus sebesar 0,11 l/dt pada akhir tahun proyeksi (2030). Jika mengacu pada harga air PDAM Kabupaten Buleleng sebesar Rp. 2.130 / m3 diperoleh nilai BCR lebih kecil dari 1 (0,14 < 1), nilai NPV bernilai negatif sebesar - Rp. 1.478.138.750 dan IRR < MARR (7,3% < 8,2%) sehingga sistem pompa yang direncanakan tidak layak secara finansial. Setelah dilakukan penyesuaian harga air dengan harga air sebesar Rp. 3.500 / m3 diperoleh nilai BCR lebih besar dari 1 (4,8 > 1), nilai NPV bernilai positif sebesar Rp. 6.582.216.530 dan IRR > MARR (8,8% > 8,2%) sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem pompa yang direncanakan layak secara finansial.
Perbandingan Metode Penjadwalan Line Of Balance (LoB) Dengan Precedence Diagram Method (PDM) Pada Proyek Kontruksi Repetitif (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Struktur Villa Cemongkak Pecatu Kabupaten Badung) I Komang Alit Astrawan Putra; I Wayan Diasa; Ni Ketut Sri Astati Sukawati; I Gusti Ngurah Eka Partama; I Made Yogi Antara Putra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v6i1.771

Abstract

Perkembangan pekerjaan konstruksi khususnya yang berskala besar pada saat ini cukup pesat. Disamping membutuhkan biaya yang besar, juga membutuhkan metode kerja yang baik agar dapat meningkatkan kualitas proyek. Para kontraktor sering kali dihadapkan dengan pekerjaan konstruksi yang terdiri dari beberapa unit yang sama seperti pada pekerjaan jalan raya, perumahan atau villa, dan pembangunan apartemen. Proyek pembangunan struktur Villa Cemongkak adalah proyek dengan jenis pekerjaan berulang. Proyek ini terdiri dari enam unit bangunan Villa yang sama. Lokasi proyek terletak di daerah Kuta Selatan tepatnya di jalan Pantai Cemongkak, Pecatu, Badung, Bali. Rencana metode penjadwalan  proyek ini menggunakan metode barchart dalam bentuk kurva S. Proyek ini mengalami keterlambatan dalam penyelesaiannya karena dalam proses pengerjaan ada item pekerjaan yang tidak bisa dilaksanakan karena terkendala pekerjaan yang merupakan lintasan kritis dan villa yang lain masih dalam proses pekerjaan galian sehingga belum bisa dilanjutkan untuk pekerjaan item selanjutnya. Oleh karena itu, diperlukan metode penjadwalan lain untuk mengetahui efesiensi biaya dan waktu yang sesuai dibandingkan dengan kurva S. Proyek repetitif memiliki durasi item pekerjaan yang seragam dan jumlah pekerjaan yang relatif sedikit, sehingga penggunaan metode LoB dikenal lebih efektif. PDM merupakan metode jaringan kerja yang penyajiannya lebih sederhana jika diterapkan pada pekerjaan konstruksi yang repetitif. Hasil yang didapatkan  dengan menggunakan metode LoB yaitu 151 hari dan metode PDM yang lebih efektif yaitu 73 hari, sehingga menghasilkan metode PDM lebih cepat pengerjaan 78 hari dibandingkan dengan metode LoB dengan biaya yang hampir mirip yaitu metode LoB membutuhkan biaya sebesar Rp. 158.951.026 dan untuk metode PDM membutuhkan biaya sebesar Rp. 155.618.055. Terdapat selisih perbandingan biaya sebesar Rp. 3.332.971.
Kajian Fluktuasi Muka Air Tanah dan Kualitas Air Tanah Dangkal Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kecamatan Denpasar Utara Kota Denpasar Putu Doddy Heka Ardana; I Wayan Diasa; Siti Aisyah
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v6i1.4223

Abstract

Peningkatan urbanisasi dan konsumsi air menyebabkan air tanah telah dieksploitasi secara berlebihan dengan konsekuensi berfluktuasinya muka air tanah dan degradasi kualitas air tanah. Fluktuasi muka air tanah dan kualitas air tanah merupakan parameter penting dalam pengelolaan sumber daya air tanah berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengetahui fluktuasi muka air tanah dan kualitas air tanah dangkal di wilayah Kecamatan Denpasar Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen dimana melakukan pengamatan terhadap level muka air tanah dan menguji kualitas air tanah untuk nantinya dianalisis secara spasial dengan menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa fluktuasi muka air tanah pada daerah penelitian berkisar pada kedalaman 0 – 9 meter di bawah muka tanah dan berfluktuasinya muka air tanah tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor hidrometeorologi utamanya adalah musim hujan dan musim kemarau. Kualitas air tanah dangkal (sumur gali) di Kecamatan Denpasar Utara, yang ditinjau dari parameter fisika dan kimiawi, dapat dinyatakan baik atau layak untuk digunakan dalam memenuhi kebutuhan higienis dan sanitasi masyarakat karena nilainya masih berada di bawah baku mutu yang ditetapkan.
PENERAPAN PENGADAAN MATERIAL UDITCH DENGAN SISTEM MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) PADA PROYEK KONSTRUKSI JALAN. (Study Kasus: Pembangunan Konstruksi Jalan Batas Kota Singaraja - Mengwitani Titik 7A, 7B, 7C dan Titik 8) Made Agus Pramana; I Komang Alit Astrawan Putra; I Wayan Diasa; Ni Ketut Sri Astati Sukawati; Juniada Pagehgiri
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v6i2.891

Abstract

Dalam tahap perencanaan proyek konstruksi, terdapat kegiatan perencanaan pengadaan material yang akan digunakan pada proyek konstruksi tersebut. Perencanaan tersebut harus direncanakan dengan baik mengingat ketersediaan material yang digunakan akan sangat berpengaruh terhadap efisiensi biaya dan waktu dalam proses konstruksi yang akan dilakukan. Salah satu cara yang dapat digunakan dalam perencanaan kebutuhan material adalah dengan melakukan analisis Material Requirements Planning (MRP). Material Requirements Planning (MRP). Proyek Pembangunan Konstruksi Jalan Batas Kota Singaraja – Mengwitani Titik 7A, 7B, 7C dan Titik 8 dibagi menjadi 4 titik pekerjaan yaitu titik 7A, titik 7B, titik 7C dan titik 8. Semua titik tersebut memiliki bangunan pelengkap uditch sebagai saluran drainase. Uditch yang dipakai adalah tipe DS 4 yang merupakan uditch dengan dimensi saluran (DS) 1000 x 1000 x 1200 mm. Dalam analisis Materials Requirement Planning (MRP), ada beberapa teknik yang bisa dipakai yaitu: Lot for lot merupakan sebuah teknik penentuan ukuran lot yang menghasilkan apa yang diperlukan untuk memenuhi rencana secara tepat. Economic Order Quantity (EOQ) adalah sebuah teknik statistic yang menggunakan rata-rata (seperti permintaan rataan satu tahun). Dari hasil analisis diperoleh efektivitas kebutuhan material uditch DS 4 sepanjang penanganan konstruksi dari titik 7A, 7B, 7C dan titik 8. Melalui analisis Lot for lot (LOL) dan teknik Economic Order Quantity (EOQ) diperoleh selisih biaya yang sama terhadap biaya actual dalam Sembilan minggu pelaksanaan. sedangkan teknik Economic Order Quantity (EOQ) pada minggu ke 34 sampai dengan minggu ke 42 memiliki selisih biaya lebih besar terhadap biaya actual dibandingkan dengan teknik Lot for lot (LOL).
Determination of Sustainable Groundwater Conservation Zones Based on Groundwater Recharge Areas: Case Study: Denpasar City Putu Doddy Heka Ardana; I Wayan Diasa; I Putu Arie Guna Wijaya; Tri Hayatining Pamungkas
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 20, No 3 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v20i3.507-522

Abstract

Groundwater is a valuable resource for meeting the daily needs of humans, which continues to increase along with population growth. Therefore, it is essential to maintain groundwater properly. Groundwater management can be carried out comprehensively in groundwater basins, including determining groundwater recharge areas. This study aims to determine the location of groundwater recharge to conserve groundwater in Denpasar City to create groundwater sustainability. The geospatial analysis uses a weighting and scoring approach (Overlay Weighted Sum) to determine the groundwater recharge area. Retrieval data in the field by observing geological conditions and measuring the depth of the phreatic surface in Denpasar City. The determination of recharge and discharge areas was analyzed using the geospatial method using the ArcGIS 10.8 application using Interpolation Inverse Distance Weighted (IDW). The five parameters used in this scoring assessment are lithology, rainfall, soil cover type, slope, and phreatic surface depth. The highest score obtained from the weighting of the scoring is 46, while the lowest score is 36. The recharge area is found in the weighted value of 41-46, which is in the northern region of Denpasar City. The discharge area is located at a weight value of 36-41 in the southern area of Denpasar City.
Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) : (Studi Kasus: Perjalanan Konstruksi Pembangunan Gedung Industri Kecil Menengah (IKM), Desa Catur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli) I Wayan Diasa; I Komang Alit Astrawan; I Putu Oky Jumiarta
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v13i2.10095

Abstract

ABSTRAK Proyek Pembangunan Gedung Industri Kecil Menengah ( IKM ), yang berlokasi di Desa Catur Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Proyek ini dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana CV. Nedeng Sari. Pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek pembangunan Gedung Industri kecil Menengah ( IKM ) berjalan dengan cukup baik, Hal ini dapat dilakukan berdasarkan pengawasan penggunaan alat pelindung diri (APD) dari pekerja. Tetapi pengawasan dan penyediaan K3 belum terkordinasi dengan baik. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tentang implementasi SMK3. Implementasi SMK3 pada pembangunan proyek Gedung IKM menggunakan analisis deskriptif kualitatif berdasarkan 169 kreteriasesuai PP No. 50 Tahun 2012 dengan katogori tingkat awal, tingkat transisi dan tingkat lanjutan. Dari hasil analisis implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja dari katagori tingkat awal diperoleh nilai sebesar 93,73% dengan katori sangat baik, katagori tingkat transisi diperoleh 92,96% dengan katagori sangat baik dan katagori tingkat lanjutan diperoleh 93,96% dengan katagori sangat baik. Kata kunci: Implementasi SMK3, K3, Konstruksi Gedung
Analisis Investasi Alat Transportasi Angkutan Material Galian C I Wayan Diasa; Ida Bagus Gede Indramanik; I Gede Agus Kariana
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v14i2.12509

Abstract

Tingginya angka pembangunan infrastruktur pada sektor konstruksi di indonesia membutuhkan material sebagai bahan baku. Pada saat ini perusahaan CV DA Material yang bergerak di bidang jasa pengiriman material masih kekurangan armada karena tingkat permintaan material yang cukup tinggi untuk mengatasi hal tersebut CV DA Material berencana menambah armada truk dengan cara menganalisis investasi alat transportasi angkutan material. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisa secara finansial terhadap kelayakan investasi pembelian alat transportasi angkutan material berupa truk oleh perusahaan CV DA Material. Asumsi dalam analisis ini lama waktu investasi adalah 5 tahun. Dalam analisis kelayakan finansial digunakan metode Net Present Value (NPV), pay back period (PBP), Internal Rate of Return (IRR) dan Benefit Cost Ratio (B/C). Dari analisis yang telah dilakukan memberikan gambaran bahwa rencana investasi pembelian truk untuk angkutan material cukup layak dilakukan. Dari penelitian ini menunjukan bahwa nilai NPV (Net Present Value) didapatkan Rp 565.102.632,39 > 0. Nilai B/C (Benefit Cost Ratio) yang didapatkan sebesar 1,25 > 1. Nilai PBP (Pay Back Period), waktu pengembalian dari modal investasi adalah 4 tahun < umur investasi 5 tahun. Nilai IRR (Internal Rate Of Return) yang didapatkan sebesar 25,3% lebih besar dari nilai MARR (Minimum Attractive Rate of Return) yang ditetapkan sebesar 11%.Kata kunci: Investasi, Transportasi, Kelayakan