p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL AGRIBISAINS
Apendi arsyad
Universitas Djuanda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS PEMBIBITAN ALPUKAT (Persea americana) DI KELURAHAN SUKAHATI KECAMATAN CIBINONG KABUPATEN BOGOR Sindy Adreina; Arti Yoesdiarti; Apendi Arsyad
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v8i2.6439

Abstract

This study aims to determine the feasibility of avocado seed agribusiness farming and develop a strategy for developing avocado seed agribusiness in Sukahati Village, Cibinong District, Bogor Regency. Respondents for farming analysis are 20 and were selected using simple random sampling. The selection of respondents for strategy formulation used purposively, namely 13 experts. The analysis was used is descriptive analysis, farming feasibility analysis and SWOT analysis. Farming analysis on a land area of ​​3,138 m2 for 6 months shows that this business is feasible with a profit of Rp.343,841,358, - and an R/C value of 6.95. Environmental analysis through the IFE and EFE matrices obtained a weighted score of 2.87 on internal factors and 2.85 on external factors so that the position in the Internal External matrix is ​​in cell V (five) with Growth Strategy. The SWOT analysis resulted in 14 strategic steps: (1) Intensifying marketing through social media accounts with soft selling, (2) utilizing government facilities, (3) training to improve seed quality, (4) Creating demonstration plots and exhibitions to attract public interest, (5 ) Cooperation between farmers to meet consumer needs, (6) provide each other with avocado seed needs and information, (7) help each other convey information on farming techniques, (8) maximize strategic locations to capture markets, (9) Utilize training to improve institutional development, management finance, cultivation technology and marketing, (10) take advantage of government support for business development, (11) Conduct online meeting activities if time and distance are constrained, (12) Maximize the benefits of Network Culture, (13) often hold discussions on farming techniques, share market, and absorption of market information, (14) strengthen location branding and product quality by utilizing promotion media.
PERAN KELOMPOK WANITA TANI (KWT) DALAM PROGRAM PEKARANGAN PANGAN LESTARI DI KECAMATAN BOGOR SELATAN KOTA BOGOR Nuryana; Apendi arsyad; Ita Novita
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v8i2.6760

Abstract

Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan upaya untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas dan pemanfaatan pangan bagi rumahtangga sesuai dengan kebutuhan pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman serta berorientasi pasar untuk meningkatkan pendapatan rumahtangga. Dalam rangka mencapai upaya tersebut kegiatan (P2L) dilakukan melalui pendekatan pengembangan pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture), pemanfaatan sumberdaya local (local wisdom), pemberdayaan masyarakat (community engagement) dan berorientasi pasar (go to market). Tujuan dari penelitian yaitu untuk mendeskripsikan keragaan Kelompok Wanita Tani, menganalisis pola pendapatan KWT dan menganalisis peran anggota KWT dalam program pekarangan pangan lestari di Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor. Metode analisis data yang digunakan ialah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasi penelitian menunjukkan: (1) Anggota Kelompok Wanita Tani berdasarkan umur sangat produktif, pendidikan anggota KWT ini lebih dominan lulusan sekolah dasar (SD), pengalaman bertani anggota KWT rata-rata kurang berpengalaman dan berdasarkan luas lahan mempunyai tipe 54-60 (120m²) dengan kategori halaman usahatani luas. Luas lahan untuk usahatani masuk dalam kategori rendah; (2) Pendapatan bersih atas biaya tunai Kelompok Wanita Tani Sereh Wangi sebesar Rp. 350.000, Bina Tani sebesar Rp. 1.395.000 dan Kertamulya sebesar Rp. 590.000. Pendapatan bersih atas bisaya total Kelompok Wanita Tani Sereh Wangi sebesar Rp. 262.000, Bina Tani sebesar Rp. 1.307.000 dan Kertamulya sebesar Rp. 153.520. Kontribusi KWT terhadap pendapatan keluarga sangat rendah yaitu sebesar 1,07 %. (3) Peran Kelompok Wanita Tani dalam sosial budaya, lingkungan hidup dan peran dalam program pekarangan pangan lestari (P2L) dapat dikatakan dengan skor 3,43-4,23 dan hasil penilaian 3.50