Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENANGGULANGI KENAKALAN DI SMP NEGERI 3 PAMEKASAN Ach Sa’dullah; Saiful Arif
Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : State Islamic Institute of Madura.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1905/ec.v1i1.2933

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi kenakalan siswa di sekolah seperti terlambat datang ke sekolah, berprilaku tidak sopan terhadap guru, membolos, tidak mengerjakan tugas dan sebagainya, yang menyebabkan proses belajarnya menjadi terhambat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil latar di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Pamekasan. Teknik yang digunakan dalam prosedur pengumpulan data ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Aktifitas dalam analisis data penelitian meliputi reduksi data, display data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertama, Kenakalan siswa adalah sebuah perbuatan yang melanggar norma atau atuaran yang sudah di tetapkan utamanya peraturan atau norma-norma sekolah. Dalam hal ini bentuk kenakalan siswa yang tedapat di SMP Negeri 3 Pamekasan baik itu kenakalan yang bersifat ringan ataupun kenakalan yang bersifat berat. Kedua, Program yang direncanakan dalam menanggulangi kenakalan siswa di SMP Negeri 3 Pamekasan baik yang bersifat preventif (pencegahan) dan juga yang bersifat kuratif (penyembuhan atau pengentasan) meliputi Ketiga, Pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling dalam menanggulangi kenakalan siswa meliputi: a) pelaksanaan layanan konseling individu, dimana layanan konseling individu dilaksanakan dengan cara tatap muka (face to face) antara guru BK dengan siswa yang di dalamnya membahas tentang permasalahan yang sifatnya pribadi, b) pelaksanaan bimbingan kelompok, pelaksanaan bimbingan kelompok dilaksanakan dengan cara, 1). Bimbingan kelompok kecil, diaman guru BK membentuk kelompok dari beberapa siswa 8-10 orang lalu didalamnya dibahas tentang materi yang marak terjadi atau materi yang sudah di siapkan oleh guru BK, 2) bimbingan secara klasikal
Pendidikan Multikultural Sebagai Strategi Pencegahan Konflik Sosial di Masyarakat Heterogen Nailatur Rizqiyah; Masti Yanto; Waqi’atul Masrurah; Saiful Arif
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7kqm1g81

Abstract

Indonesia is a pluralistic country with social and cultural diversity. This diversity can trigger conflicts that lead to national disintegration. Therefore, education should play a role in resolving and preventing conflicts in society. The purpose of writing this article is to explore more deeply the role of education, especially multicultural education, in preventing social conflicts in society. The method used in this study is a descriptive-analytical library research. Data collection was carried out through document analysis, by reviewing books and journal articles that are relevant to the topic discussed. The results of this study indicate that multicultural education can function as an alternative means of preventing social conflict. Multicultural education is an education that teaches attitudes of respecting and honoring differences. With multicultural education, it can certainly increase tolerance in students from an early age, and this can minimize the occurrence of conflict in society.