Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Potensi dan Tantangan Penerapan Platform Crowdfunding Donasi Berbasis Blockchain Muhammad Rizky; Teduh Dirgahayu
Jurnal Sistem Informasi Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jsii.v12i1.9279

Abstract

The generosity of Indonesian society, influenced by tradition and religion, has continued to grow with the convenience of digital facilities for crowdfunding. However, there are still challenges to be addressed, such as accountability and transparency in the use of donated funds. The emergence of blockchain technology offers opportunities to enhance transparency, security, and efficiency in fundraising. This study aims to evaluate the potential and challenges of implementing blockchain-based donation crowdfunding platforms through a systematic literature review (SLR) approach following the PRISMA protocol. From the analysis of 41 articles, 37 blockchain-based crowdfunding platforms were found to have the potential to improve transparency, trust, efficiency, accountability, and reduce transaction costs. The main challenges faced include scalability, regulatory compliance, privacy concerns, user adoption, and integration with existing systems. The findings of this study provide valuable insights for nonprofit organizations and philanthropic institutions in leveraging blockchain technology for donation crowdfunding.
Analisis Kematangan Proses Bisnis Menggunakan BPMM-OMG di DJA Kemenkeu Dicky Puja Pratama; Teduh Dirgahayu
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari - Februari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i3.7114

Abstract

Transformasi digital merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas proses bisnis di sektor publik, termasuk dalam pengelolaan anggaran negara. Namun, pengukuran tingkat kematangan proses bisnis di instansi pemerintah Indonesia masih jarang dilakukan menggunakan model internasional yang terstandar. Penelitian ini memiliki kebaruan pada penerapan Business Process Maturity Model (BPMM) dari Object Management Group (OMG) pada konteks pemerintahan Indonesia, khususnya Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan. Dengan pendekatan studi kasus deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan lima level BPMM yang mencakup aspek tata kelola, standardisasi, pengukuran kuantitatif, dan inovasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DJA telah mencapai Level 5 (Innovating), yang mencerminkan proses bisnis adaptif dan berbasis data dengan budaya inovasi yang berkelanjutan. Temuan ini memperluas literatur mengenai penerapan BPMM di sektor publik dan memberikan kontribusi praktis dalam penguatan tata kelola pemerintahan digital. Rekomendasi penelitian menekankan pentingnya integrasi sistem informasi antarunit dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk mendukung konsistensi dan efektivitas implementasi proses bisnis.