Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Problematika Pembelajaran Daring Di Masa Pandemi Covid-19 Teguh, Ahmad
JURNAL PEDAGOGY Vol. 13 No. 1 (2020): Volume 13 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v13i1.84

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran daring menjadi respon seluruh tingkatan lembaga pendidikan terhadap kebijakan pemerintah Indonesia ditengah pandemi Covid-19. Siswa harus melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hingga proses belajar mengajar di awal semester ganjil yang dilakukan dengan metode dalam jaringan (daring). Bukan tanpa halangan, metode belajar daring ini rupanya menyisakan banyak kegelisahan di masyarakat. Tulisan ini merupakan Penelitian kualitatif disertai studi literatur yakni mengumpulkan literatur (bahan-bahan materi) yang bersumber dari buku, jurnal, dan sumber lainnya terkait dengan Problematika Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19. Banyak kesalahpahaman tentang pembelajaran daring yang akibatnya pembelajaran hanya berupa transfer pengetahuan dan tugas yang memberatkan. Pembelajaran daring sering tanpa disertai pengelolaan keterlibatan peserta didik dengan baik. Bagaimana cara memahami karakter psikologis siswa dan pendidiknya agar pola pengajaran Learn From Home (BDR) yang diberikan dapat tepat guna, juga menjadi masalah. Bagaimana pula persiapan para pendidik guna menyiasati kesulitan siswa belajar dari rumah yang notabene banyak disturbing (gangguan) dengan segala permasalahannya. Bagaimana pula dengan pola belajar dari rumah jika posisi rumah siswa dan rumah pendidik yang susah signal, minim perangkat komputer, gawai/gadget /laptop yang tidak mendukung. Tak hanya itu, pertanyaan yang juga kerap muncul bagaimana pula seorang pendidik harus sigap dan kreatif dalam membuat sebuah virtual classrom yang menarik agar siswa tetap terfokus dan tidak bosan pada layar kaca nya PC atau gadget/ gawainya dalam 6-7 jam proses belajar seharian. Selain itu bagaimana pula setiap pendidik/guru harus tetap semangat menghidupkan kembali nilai luhur Ki Hajar Dewantara untuk berkontribusi di tataran global di era jaman now. Dengan adanya pembelajaran berbasis daring yang optimal, peserta didik lebih mandiri belajar dengan kata lain senantiasa tidak tergantung kepada orang lain, menetapkan tujuan belajar, mendiagnosis kebutuhan belajar, memiliki rasa percaya diri dan tanggung jawab serta melakukan evaluasi diri.
Inovasi Media Big Book dan Strategi Guru dalam Pengembangan Literasi Budaya Membaca di Sekolah Dasar Rahmatika, Esti; Atika, Dewi; Teguh, Ahmad; Muhaimin, Muh.
JIPSD: Jurnal Inovasi Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Sekolah Dasar (December 2025)
Publisher : Published by Konsorsium Pengetahuan Innoscientia (KOPINNOS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini secara sistematis meneliti strategi guru dan inovasi media Buku Besar untuk mengembangkan literasi dan menumbuhkan budaya membaca di sekolah dasar. Tinjauan ini diperlukan karena tingkat literasi membaca yang rendah di kalangan siswa sekolah dasar dan kurangnya studi komprehensif yang membahas integrasi strategi pengajaran dan inovasi media. Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) dilakukan sesuai dengan pedoman PRISMA. Artikel-artikel diperoleh dari Google Scholar dan jurnal nasional terakreditasi, dengan fokus pada publikasi dari tahun 2020 hingga 2025. Dua belas artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis untuk menyelidiki strategi guru dan karakteristik inovasi media Buku Besar dalam pengajaran literasi membaca. Temuan menunjukkan bahwa media Buku Besar berpengaruh positif terhadap keterampilan membaca awal, pemahaman bacaan, dan minat membaca siswa, termasuk dalam konteks pendidikan inklusif. Strategi efektif yang diidentifikasi meliputi membaca bersama, membaca terbimbing, dan integrasi media Buku Besar dengan unsur budaya lokal dan Kurikulum Merdeka. Inovasi-inovasi penting dalam Big Book, yang menampilkan visual yang menarik, ukuran font yang besar, dan konten yang relevan secara kontekstual, terbukti meningkatkan keterlibatan siswa dan mendukung penanaman budaya membaca di sekolah dasar.