Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MODEL NUMBER HEAD TOGETHER TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS BAHASA INDONESIA KELAS V DI SDN 04 NGELING JEPARA Sufa, Afina Rikhanatus; Muhaimin, Muh.; Munir, Muhammad Misbahul
Inteligensi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/ilg.v8i2.7311

Abstract

This study investigates the impact of implementing the Numbered Heads Together (NHT) cooperative learning model on Indonesian writing competence in fifth-grade students at SDN 04 Ngeling Jepara, who previously demonstrated low proficiency. This study adopts a pre-experimental approach with a One-Group Pre-test – Post-test design. The research participants include the entire fifth-grade population of 29 students, selected using a saturated sampling technique. Data on writing ability were obtained through pre- and post-tests, which were then statistically analysed using a paired t-test. The analysis results showed substantial progress, with the average writing ability score increasing from 49.3 in the pre-test to 82.5 in the post-test. The t-test yielded a significance value of 0.000 (p 0.05), confirming the strong impact of the intervention. The effectiveness level of this model was categorised as moderate, with an N-Gain score of 0.67. Thus, it can be concluded that the implementation of the NHT model significantly and effectively contributed to the improvement of students' writing skills.
Inovasi Media Big Book dan Strategi Guru dalam Pengembangan Literasi Budaya Membaca di Sekolah Dasar Rahmatika, Esti; Atika, Dewi; Teguh, Ahmad; Muhaimin, Muh.
JIPSD: Jurnal Inovasi Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Sekolah Dasar (December 2025)
Publisher : Published by Konsorsium Pengetahuan Innoscientia (KOPINNOS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini secara sistematis meneliti strategi guru dan inovasi media Buku Besar untuk mengembangkan literasi dan menumbuhkan budaya membaca di sekolah dasar. Tinjauan ini diperlukan karena tingkat literasi membaca yang rendah di kalangan siswa sekolah dasar dan kurangnya studi komprehensif yang membahas integrasi strategi pengajaran dan inovasi media. Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) dilakukan sesuai dengan pedoman PRISMA. Artikel-artikel diperoleh dari Google Scholar dan jurnal nasional terakreditasi, dengan fokus pada publikasi dari tahun 2020 hingga 2025. Dua belas artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis untuk menyelidiki strategi guru dan karakteristik inovasi media Buku Besar dalam pengajaran literasi membaca. Temuan menunjukkan bahwa media Buku Besar berpengaruh positif terhadap keterampilan membaca awal, pemahaman bacaan, dan minat membaca siswa, termasuk dalam konteks pendidikan inklusif. Strategi efektif yang diidentifikasi meliputi membaca bersama, membaca terbimbing, dan integrasi media Buku Besar dengan unsur budaya lokal dan Kurikulum Merdeka. Inovasi-inovasi penting dalam Big Book, yang menampilkan visual yang menarik, ukuran font yang besar, dan konten yang relevan secara kontekstual, terbukti meningkatkan keterlibatan siswa dan mendukung penanaman budaya membaca di sekolah dasar.
Civic Integrative Teacher Competence (CITeC): Mapping Competencies to Strengthen Elementary Students’ Digital Citizenship Hamidaturrohmah, Hamidaturrohmah; Muhaimin, Muh.
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 9, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v9i1.38389

Abstract

Abstract: Strengthening elementary students’ civic character in the digital era is a major challenge in Pancasila education or PKn. This study maps teacher competencies that support the development of students’ civic knowledge, attitudes, and skills through classroom instructional practices. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted on 25 national and international articles published from 2019 to 2026 using a structured literature synthesis matrix as the data analysis instrument. Thematic analysis was used to identify patterns and classify teacher competencies. Findings show that the five core teacher competencies pedagogical, professional, social, personal, and digital have evolved into seven key competencies: civic pedagogic, contextual professional, socio-personal, 21st-century skills, digital pedagogic, democratic socio-emotional, and collaborative civic ecosystem. These competencies are integrated into the Civic Integrative Teacher Competence (CITeC) framework, which emphasizes that strengthening students’ civic character occurs through contextual learning, a democratic classroom climate, positive social interaction, and ethical technology use. The CITeC framework provides a basis for designing participatory and reflective strategies, models, and approaches in Pancasila education that are relevant to students’ needs in the digital era.Abstrak: Penguatan karakter kewargaan murid sekolah dasar di era digital menjadi tantangan utama dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila atau PKn. Penelitian ini memetakan kompetensi guru yang mendukung pengembangan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kewargaan murid melalui praktik pembelajaran di kelas. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 25 artikel nasional dan internasional yang diterbitkan antara 2019–2026 dengan bantuan matriks sintesis literatur sebagai perangkat analisis data. Analisis tematik diterapkan untuk mengidentifikasi pola dan mengklasifikasikan kompetensi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima kompetensi inti guru pedagogik, profesional, sosial, kepribadian, dan digital berevolusi menjadi tujuh kompetensi utama: pedagogis kewargaan, profesional kontekstual, sosial-kepribadian, keterampilan abad ke-21, pedagogis digital, sosial-emosional demokratis, dan kolaboratif ekosistem kewargaan. Ketujuh kompetensi ini terintegrasi dalam kerangka Civic Integrative Teacher Competence (CITeC), yang menekankan bahwa penguatan karakter kewargaan murid berlangsung melalui pembelajaran kontekstual, iklim kelas demokratis, interaksi sosial positif, dan pemanfaatan teknologi secara etis. Kerangka CITeC menjadi dasar perancangan strategi, model, dan pendekatan pembelajaran Pancasila yang partisipatif, reflektif, dan relevan dengan kebutuhan murid di era digital.