Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB SISA MATERIAL TERHADAP PERSENTASE SISA MATERIAL Uta Domas Rachman; Andi Tenrisukki Tenriajeng
Teknika Vol 14, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.182 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v14i2.1807

Abstract

Sisa material konstruksi didefinisikan sebagai sesuatu yang sifatnya berlebih dari yang disyaratkan baik itu berupa hasil pekerjaan maupun material konstruksi yang tersisa/tercecer/rusak sehingga tidak dapat digunakan lagi sesuai fungsinya. Terdapat berbagai macam faktor yang menjadi penyebab adanya sisa material. Dalam penelitian ini, faktor-faktor penyebab sisa material yang paling berkolerasi dengan persentase sisa material yaitu material keramik yang disebabkan karena kesalahan oleh tenaga kerja, material batu bata yang disebabkan karena kerusakan akibat transportasi di/ke lokasi proyek, material genteng disebabkan karena penanganan yang tidak hati-hati, material kayu disebabkan karena proses pemakaian, material cat disebabkan karena adanya perubahan desain, material besi beton disebabkan karena perencana yang kurang berkompeten, material semen yang disebabkan karena penyimpanan material yang kurang baik, pasir yang disebabkan karena pemesanan yang tidak dapat dilakukan dalam jumlah kecil, material batu belah yang disebabkan karena material tercecer/terbuang saat transportasi. Kata kunci: faktor-faktor penyebab sisa material; persentase sisa material; sisa material
ANALISIS RISIKO PADA TAHAP PELAKSANAAN KONSTRUKSI JALAN TOL CINERE – JAGORAWI, DEPOK Muhammad Faisal; Andi Tenrisukki Tenriajeng
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i2.6429

Abstract

Tol Cinere-Jagorawi merupakan bagian dari Jakarta Outer Ring Road (JORR) II yang memiliki total panjang 110 kilometer yang mengelilingi Bandara Internasional Seokarta-Hatta hingga Tanjung Priok. Dengan adanya JORR II akan memudahkan akses dari pelabuhan ke bandara dan sebaliknya. Hal ini juga akan mengefisienkan arus lalu lintas dari barat ke timur mengingat lalu lintas di JORR I sudah terlalu banyak digunakan sehingga dapat menyebabkan kemacetan. Dalam setiap pembangunan Jalan Tol pasti ada resiko yang mungkin muncul. Untuk meminimalkan risiko yang dapat terjadi, identifikasi, analisis, mitigasi dan alokasi terhadap risiko yang mungkin terjadi – terutama risiko yang tergolong dalam kategori dominan – sangat penting. Hal ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan oleh para pemangku kepentingan untuk menyelesaikan akibat negatif yang terjadi selama pembangunan Jalan Tol. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode survei menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Berdasarkan hasil kuisioner, terdapat 45 risiko yang teridentifikasi dalam penelitian ini. Setelah memperoleh hasil dari kuesioner, langkah selanjutnya adalah menentukan validitas dan reliabilitas, dan menganalisis penerimaan risiko untuk mengidentifikasi risiko mana yang tergolong sebagai faktor risiko dominan. Terdapat 8 (18%) risiko yang tergolong Kategori Tidak Dapat Diterima dan 37 (82%) risiko yang tergolong Kategori Tidak Diinginkan. Langkah selanjutnya adalah memitigasi risiko yang termasuk dalam faktor risiko dominan. Berdasarkan mitigasi risiko, manajemen risiko kepemilikan harus dilakukan oleh para pemangku kepentingan yang terlibat dalam pembangunan Jalan Tol.Kata Kunci: Analisis Risiko, Identifikasi Risiko, Jalan Tol, Kepemilikan Risiko
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Kerja Pada Proyek Pembangunan Gedung Bertingkat Di Indonesia Romadhon, Ahmad Faisal; Tenriajeng, Andi Tenrisukki
Jurnal Proyek Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2020): March
Publisher : Civil Infrastructure Engineering and Architectural Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.286 KB) | DOI: 10.14710/potensi.2020.7023

Abstract

Proyek konstruksi umumnya mempunyai rencana pelaksanaan dan jadwal pelaksanaan tertentu, tetapi sering terjadi keterlambatan. Keterlambatan proyek bisa berasal dari penyedia jasa dan pengguna jasa. Penelitian akan menganalisis faktor keterlambatan apa saja yang sering terjadi pada pembangunan gedung bertingkat,  mencari faktor paling dominan serta memberi solusi untuk memperbaiki kinerja proyek di Indonesia. Analisis dilakukan menggunakan aplikasi IBM SPSS 20. Variabel yang digunakan dalam penelitian yaitu Keterlambatan Proyek sebagai variabel terikat (Y), dan variabel bebas yaitu Aspek Ketenagakerjaan (X1), Bahan (X2), Peralatan (X3), Lokasi Proyek (X4), Manajerial (X5), Keuangan (X6) dan Faktor Eksternal (X7). Analisis yang digunakan adalah dengan model Regresi Linier dan uji Hipotesis F untuk mengetahui besaran pengaruh variabel X1-X7 terhadap variabel terikat yaitu keterlambatan proyek. Hasil uji F menunjukan bahwa ada pengaruh antara faktor penyebab keterlambatan dengan keterlambatan proyek dan berdasarkan analisis model regresi menunjukan bahwa dari nilai koefesien determinasi sebesar 84% keterlambatan proyek dijelaskan dalam penelitian ini. Faktor paling dominan adalah Ketenagakerjaan (X1) dengan nilai koefesien regresi 0.807. Kata kunci: Gedung Bertingkat, Faktor Keterlambatan Proyek, Model Regresi Linier, Uji Hipotesis F, Faktor dominan.
FINANCIAL FEASIBILITY STUDY OF GREEN BUILDING INVESTMENT GRAHA CIMB NIAGA JAKARTA BUILDING WITH A LIFE CYCLE COST ANALYSIS APPROACH Purnomo, Hardiyanto; Tenriajeng, Andi Tenrisukki
ASTONJADRO Vol. 11 No. 2 (2022): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v11i2.6135

Abstract

Global warming and climate change are undeniable global challenges. A phenomenon that cannot be underestimated. Temperature uncertainty, environmental damage, natural disasters to diseases that may arise due to global warming can be catastrophic. Green building is here to answer these challenges. Energy consumption in buildings is quite large and has an impact. The building aspect accounts for 35% and 38% of global energy use and carbon emissions, respectively. The amount of greenhouse gases is projected to reach 42.4 billion tons by 2035. The large initial cost comparison and ignorance of the benefits of green building causes investors to be reluctant to apply the Green Building concept. There is a need for an analysis of the life cycle cost (LCC) in the Green Building investment of the CIMB Niaga Graha Building so that the benefits of the Green Building concept are known. Graha CIMB Niaga is the first existing building in Indonesia to have a Green Building predicate with a Platinum level by BCAI Singapore. LCC analysis is expressed by Net Present Value of Savings (NPV), Savings Investment Ratio (SIR), Discounted Payback Period (DPP), Adjusted Internal Rate of Return (AIRR) and Sensitivity Analysis. Environmental gains are also expressed by NPV per 1 Greenhouse Gas (GHG) savings. The results showed that the investment was profitable and feasible. The profit is shown by the NPV parameter of Rp. 8,930,649,864 > 0, SIR of 2.69 > 1, DPP of 4.4 < 20, and AIRR of 43.88% greater than MARR of 11.72%. Investment is still profitable if the rate of increase in investment is below 163.44% or a decrease in electricity savings is below 61.58%. The results of the study also show that the investment is profitable and feasible in terms of environmental impact of Rp.410.039 per 1 GHG Savings.
PENGARUH BUDAYA KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA TERHADAP KINERJA PEKERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN PABRIK KERAMIK QUADRA TANGERANG Yanto, Januari; Tenriajeng, Andi Tenrisukki
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2020): Volume 10 Nomor 2 September 2020
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v10i2.334

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja terhadap kinerja pekerja proyek konstruksi PT. Satyaraya Keramindoindah pada proyek pembangunan pabrik keramik Quadra Tangerang yang berlokasi di Jalan Raya Serang KM 25 Tangerang. Jumlah populasi pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut sebanyak 68 orang dan 58 orang yang diambil dengan menggunakan teknik pengambilan sampel insidental. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang didapatkan dari kuesioner. Data sekunder sebagai data pendukung diperoleh dengan wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan metode regresi linier berganda. Data diperoleh melalui program SPSS versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh terhadap kinerja pekerja proyek berdasarkan nilai koefisien korelasi berganda sebesar 0,616 atau 61,6% dan sisa 38,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Kata kunci: Kesehatan dan keselamatan kerja, kinerja pekerja proyek konstruksi  Abstract This study aims to determinate the effect of health and safety environment on the performance of construction project workers on PT. Satyaraya Keramindoindah in construction of the Quadra big slab factory located on Jalan Raya Serang KM 25 Tangerang. The total population of workers involved in the project was 68 people ang 58 people are were taken using incidental sampling technique. The data collection method used in this study is primary data obtained from the questionnaire. Secondary data as supporting data obtained by interview and documentation. Data analysis method uses multiple linier regression method. Data obtained through the SPSS version 21 program. The result of this study indicate that occupational health and safety environment has strong influence on the performance of project workers based on multiple correlation coefficient values of 0.616 or 61.6% and the remaining 38.4% is influenced by other factors not discussed in this study. Keywords: Health and safety environment, performance of project workers.