Husni Thamrin Sebayang
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Jenis Pupuk dan Waktu Penyiangan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Nurhayati Nurhayati; Husni Thamrin Sebayang
Jurnal Produksi Tanaman Vol 10, No 7 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/protan.v10i7.1665

Abstract

Sebuah percobaan lapang untuk meneliti pengaruh jenis pupuk dan waktu penyiangan gulma pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini dilakukan sejak bulan Maret hingga Juni 2021 di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur dengan jenis tanah andosol. Penelitian ini dirancang dalam sebuah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama, ialah: Pupuk organik (P1), Pupuk anorganik (P2) dan Pupuk organik+anorganik (P3). Faktor kedua, ialah: Tanpa penyiangan (G0), Penyiangan 21, 42 hst (G1) dan Penyiangan 14, 28, 42 hst (G2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara jenis pupuk dan waktu penyiangan pada bobot kering tanaman jagung manis umur 49 hst. Namun, perlakuan jenis pupuk dengan waktu penyiangan tidak berinteraksi pada hasil tanaman jagung manis. Perlakuan pupuk organik+anorganik dengan penyiangan 14, 28, 42 hst meningkatkan bobot kering tanaman. Perlakuan pupuk organik+anorganik dan pupuk anorganik memberikan pengaruh yang sama terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penyiangan 14, 28, 42 hst tidak beda dengan penyiangan 21, 42 hst dalam mengendalikan pertumbuhan gulma serta mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Pergeseran vegetasi gulma terjadi pada sebelum dan sesudah olah tanah pada setiap perlakuan.
Pengaruh Jenis Pupuk dan Waktu Penyiangan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Nurhayati Nurhayati; Husni Thamrin Sebayang
Jurnal Produksi Tanaman Vol. 10 No. 7 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.07.08

Abstract

Sebuah percobaan lapang untuk meneliti pengaruh jenis pupuk dan waktu penyiangan gulma pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini dilakukan sejak bulan Maret hingga Juni 2021 di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur dengan jenis tanah andosol. Penelitian ini dirancang dalam sebuah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama, ialah: Pupuk organik (P1), Pupuk anorganik (P2) dan Pupuk organik+anorganik (P3). Faktor kedua, ialah: Tanpa penyiangan (G0), Penyiangan 21, 42 hst (G1) dan Penyiangan 14, 28, 42 hst (G2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara jenis pupuk dan waktu penyiangan pada bobot kering tanaman jagung manis umur 49 hst. Namun, perlakuan jenis pupuk dengan waktu penyiangan tidak berinteraksi pada hasil tanaman jagung manis. Perlakuan pupuk organik+anorganik dengan penyiangan 14, 28, 42 hst meningkatkan bobot kering tanaman. Perlakuan pupuk organik+anorganik dan pupuk anorganik memberikan pengaruh yang sama terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penyiangan 14, 28, 42 hst tidak beda dengan penyiangan 21, 42 hst dalam mengendalikan pertumbuhan gulma serta mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Pergeseran vegetasi gulma terjadi pada sebelum dan sesudah olah tanah pada setiap perlakuan.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) terhadap Berbagai Metode Pengendalian Gulma pada Musim Kemarau Listya Dian Nurfitasari; Husni Thamrin Sebayang
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 04 (2025): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Tomat merupakan salah satu tanaman hortikultura dengan permintaan yang terus meningkat, sehingga diperlukan adanya berbagai upaya untuk meningkatkan produksi tanaman tomat. Permasalahan yang banyak ditemui yaitu keberadaan gulma dalam area penanaman tomat. Keberadaan gulma dapat menurunkan pertumbuhan dan hasil produksi tanaman tomat karena akan menyebabkan terjadinya persaingan dalam memperebutkan air, cahaya matahari serta unsur hara dengan tanaman utama, sehingga diperlukan adanya metode pengendalian gulma yang efisien dalam menekan pertumbuhan gulma. Penelitian dilaksanakan pada Juni-Oktober 2023 di Desa Bocek, Jawa Timur. Penelitian menggunakan RAK dengan 9 perlakuan dan 3 kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi pengamatan gulma, pengamatan pertumbuhan, pengamatan komponen hasil, pengamatan efisiensi pengendalian gulma, indeks gulma dan pengamatan fitotoksisitas. Data dianalisis menggunakan analisis ragam pada taraf 5% dan apabila perlakuan berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji lanjut BNJ pada taraf 5%. Hasil menunjukkan terdapat 12 jenis gulma sebelum pengolahan lahan dan terdapat 3 penambahan jenis gulma baru pada pengamatan analisis vegetasi 42, 49, 56, dan 63 HST yang tergolong gulma berdaun lebar dan rumput-rumputan. Gulma yang mendominasi yaitu Cynodon dactylon dan Digitaria longiflora. Perlakuan herbisida oksifluorfen 240 g ha-1 + penyiangan 35 HST serta mulsa jerami + penyiangan 35 HST efektif menekan pertumbuhan gulma dan meningkatkan pertumbuhan tanaman karena adanya penyiangan pada umur 35 HST. Perlakuan penyiangan 21, 28, dan 35 HST, herbisida oksifluorfen 240 g ha-1 + penyiangan 35 HST serta mulsa jerami + penyiangan 35 HST efektif meningkatkan komponen hasil tinggi dibandingkan tanpa pengendalian gulma.