Medha Baskara
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pemecahan Dormansi Secara Mekanis dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Trengguli (Cassia fistula L.) Cahyati, Kiki Anggun; Medha Baskara
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Trengguli dapat ditanam secara generatif menggunakan benih. Salah satu faktor yang menyebabkan trengguli memiliki tingkat produksi yang rendah ialah benih trengguli mengalami dormansi sehingga perkecambahan dapat terhambat. Perkecambahan benih yang sulit pada bibit trengguli ini dapat diatasi dengan mematahkan dormansinya. Salah satu cara pematahan atau pemecahan dormansi adalah secara mekanis. Untuk mendukung pertumbuhan benih, juga diperlukan penggunaan media tanam yang tepat.Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui kombinasi perlakuan terbaik pemecahan dormansi secara mekanis dan penggunaan media tanam pada benih trengguli (Cassia fistula L.). Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai April 2024. Kegiatan penelitian dilakukan di Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial dengan 9 kombinasi yang diulang sebanyak 3 kali, kombinasi perlakuan sebagai berikut : M1 (tanah 100% + pengamplasan), M2 (tanah 100% + pemotongan dengan gunting kuku), M3 (tanah 100% + perendaman air panas), M4 (tanah :  cocopeat + pengamplasan), M5 (tanah:cocopeat = 1:1+ pemotongan dengan gunting kuku), M6 (tanah : cocopeat = 1:1+ perendaman air panas), M7 (tanah : sekam = 1:1+ pengamplasan), M8 (tanah : sekam = 1:1+ pemotongan dengan gunting kuku), M9 (tanah:sekam = 1:1+perendaman air panas). Setiap perlakuan terdapat 10 tanaman sehingga seluruhnya terdapat 270 polybag tanaman. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan media tanah 100%+ pengamplasan,  100%+ gunting kuku, tanah:cocopeat+ pengamplasan dan media tanah:cocopeat + gunting kuku, tanah:sekam+ pengamplasan, tanah:sekam+gunting kuku memberikan pengaruh yang sama antar perlakuan.
Respon Tanaman Melon (Cucumis melo L.) Terhadap Kombinasi Dosis Pupuk Kandang Kambing dan Pupuk Majemuk Sefano Fahmi Aji; Medha Baskara
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 11 (2025): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.11.04

Abstract

Tanaman melon termasuk jenis tanaman hortikultura yang digemari masyarakat dan juga memiliki nilai ekonomis tinggi. Secara umum dalam masyarakat pertanian konvensional, nutrisi untuk tanaman lebih banyak didapatkan dari aplikasi pupuk anorganik. Penyediaan nutrisi untuk tanaman dapat diantisipasi dengan penggunaan pupuk organik seperti pupuk kotoran kambing. Tujuan penelitian ini ialah untuk mencapai komposisi terbaik untuk mendapatkan hasil produksi melon yang memiliki tingkat kemanisan tinggi sesuai preferensi konsumen sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani melon. Penelitian dilaksanakan pada bulan April – Juni 2024 di Desa Denok, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang. Alat yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: tangki semprot, mulsa plastik hitam perak, ajir bambu, timbangan, refractometer dan alat tulis. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: benih melon varietas Amanda F1, pupuk NPK 16:16:16, Phonska (N (Nitrogen) : 15%; P2O5 (Fosfat) : 10%; K (Kalium) : 12%; S (Sulfur) : 10%), pupuk kandang kambing, yellow sticky trap, Propinep 70%, Karbofuran 3%, Glifosat 486 g/l, Abamectin 36 g/l. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok sebanyak 9 kombinasi perlakuan pupuk NPK dan pupuk kandang kambing, diantaranya: pupuk kambing 15 ton.ha-1 +  NPK 100 kg.ha-1, pupuk kambing 15 ton.ha-1 +  NPK 200 kg.ha-1, pupuk kambing 15 ton.ha-1 +  NPK 300 kg.ha-1, pupuk kambing 30 ton.ha-1 +  NPK 100 kg.ha-1, pupuk kambing 30 ton.ha-1 +  NPK 200 kg.ha-1, pupuk kambing 30 ton.ha-1 +  NPK 300 kg.ha-1, pupuk kambing 45 ton.ha-1 +  NPK 100 kg.ha-1, pupuk kambing 45 ton.ha-1 +  NPK 200 kg.ha-1, pupuk kambing 45 ton.ha-1 +  NPK 300 kg.ha-1. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan yang mendapat nilai tertinggi pada parameter pertumbuhan dan pasca panen ialah kombinasi 300 kg NPK + 45 ton pupuk kandang kambing.
Pengaruh Pemberian Konsentrasi Paklobutrazol Terhadap Pertumbuhan Rumput Gajahan Axonopus compressus (Sw.) P. Beauv.) Azmar, Rahmadila; Medha Baskara
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 11 (2025): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.11.01

Abstract

Rumput gajahan (Axonopus compressus (Sw.) P. Beauv.) merupakan jenis rumput yang berasal dari daerah Afrika dan terus menyebar ke wilayah lain seperti Amerika Selatan dan Prancis. Kebutuhan rumput gajahan semakin meningkat karena adanya perkembangan pembuatan taman baik pada taman perkotaan maupun pada taman pekarangan rumah. Pertumbuhan rumput gajahan sering tidak terkendali seperti, pertumbuhan vertikal pada rumput gajahan yang dapat menurunkan nilai keindahan pada taman. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mempelajari pengaruh pemberian konsentrasi paklobutrazol terhadap pertumbuhan vertikal pada rumput gajahan. Alat yang digunakan dalam percobaan adalah polibag diameter 25 cm timbangan digital, sprayer, label, penanda petak, oven, kamera smartphone dan spss. Bahan yang digunakan pada saat kegiatan percobaan adalah Cultar 250 EC berbahan aktif paklobutrazol, urea, pupuk kandang ayam dan jenis rumput yang digunakan adalah rumput gajahan. Percobaan dilakukan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non-faktorial. Kegiatan percobaan berlokasi di Jalan Sumedang No. 118, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Percobaan berlangsung pada bulan Februari hingga Mei 2024. Hasil percobaan ini menunjukkan adanya pengaruh pemberian paklobutrazol sebagai zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan rumput gajahan untuk menekan pertumbuhan vertikal pada rumput. Pemberian paklobutrazol pada konsentrasi 2 l.ha-1 dinilai mampu untuk menekan pertumbuhan panjang daun rumput gajahan. Hal ini dapat dilihat dari parameter panjang daun dan warna daun pada rumput gajahan.