Andi Nilwana
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM BEDAH KEMISKINAN RAKYAT SEJAHTERA TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA KALOSI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Salina Salina; Abdul Razak Useng; Andi Nilwana
JIA: Jurnal Ilmiah Administrasi Vol 10 No 1 (2022): April
Publisher : FISIP Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jia.v10i1.626

Abstract

This study aims to determine the implementation of the Prosperous People Poverty Surgery Program on Community Empowerment in Kalosi Village, Dua Pitue District, Sidenreng Rappang Regency. The population of this study was 95 people. The sampling technique used is random sampling. This type of research is quantitative descriptive. Data collection techniques are observation, questionnaire, documentation, and interviews. The data analysis technique used descriptive analysis, data quality test, classical assumption test. The results showed that the implementation of the Prosperous People Poverty Surgery Program includes communication 67%, resources 68%, disposition 69%, bureaucratic structure 69%. Community Empowerment indicators 68%, covering abilities 71%, trust 69%, authority 69%, accountability 65%. The indicator for the implementation of the Prosperous People's Poverty Program isthe category is classified as appropriate.
Analisis Efektivitas Pembangunan Fisik Terhadap Perekonomian Lokal: Studi Kasus Desa Tana Toro, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan Abdullah Paba; Sam, Muliani; Andi Nilwana
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November - Desember 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i2.3351

Abstract

Pembangunan fisik di daerah pedesaan memainkan peran penting dalam meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. Penelitian ini berfokus pada efektivitas pembangunan infrastruktur di Desa Tana Toro, Kecamatan Pitu Riase, sebagai upaya untuk mengoptimalkan peran pembangunan fisik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan fisik terhadap peningkatan akses ke pasar dan layanan publik serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan proyek tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal dengan memperbaiki aksesibilitas dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Faktor pendukung utama meliputi partisipasi masyarakat melalui gotong royong dan kebijakan desa yang mendukung, sementara kendala utamanya adalah keterbatasan anggaran, tenaga ahli, dan tantangan geografis. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang adaptif, partisipatif, dan dukungan tambahan dari pemerintah daerah untuk mengatasi tantangan implementasi di wilayah pedesaan.
Analisis Efektivitas Pembangunan Fisik Terhadap Perekonomian Lokal: Studi Kasus Desa Tana Toro, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan Abdullah Paba; Sam, Muliani; Andi Nilwana
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November - Desember 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i2.3351

Abstract

Pembangunan fisik di daerah pedesaan memainkan peran penting dalam meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. Penelitian ini berfokus pada efektivitas pembangunan infrastruktur di Desa Tana Toro, Kecamatan Pitu Riase, sebagai upaya untuk mengoptimalkan peran pembangunan fisik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan fisik terhadap peningkatan akses ke pasar dan layanan publik serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan proyek tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal dengan memperbaiki aksesibilitas dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Faktor pendukung utama meliputi partisipasi masyarakat melalui gotong royong dan kebijakan desa yang mendukung, sementara kendala utamanya adalah keterbatasan anggaran, tenaga ahli, dan tantangan geografis. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang adaptif, partisipatif, dan dukungan tambahan dari pemerintah daerah untuk mengatasi tantangan implementasi di wilayah pedesaan.
OPTIMALISASI KEWENANGAN MEDIASI CAMAT DALAM MITIGASI SENGKETA TANAH DI KECAMATAN WATANG PULU KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Rahmini Rahmini; Muhammad Nur; Andi Nilwana
Jurnal Caraka Prabu Vol 10 No 1 (2026): Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v10i1.5650

Abstract

Camat melalui kewenangan delegatifnya berperan dalam menangani konflik pertanahan di tingkat kecamatan, namun fenomena sengketa lahan di Kecamatan Watang Pulu masih menunjukkan peningkatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis praktik mediasi menggunakan kerangka Christopher W. Moore, mengidentifikasi faktor penghambat, dan merumuskan langkah strategis agar hasil kesepakatan lebih berdaya hukum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan penelaahan dokumen resmi. Analisis data dijalankan secara interaktif melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Temuan diperkuat melalui strategi triangulasi sumber dan teknik, pengecekan anggota, serta diskusi teman sejawat. Hasil penelitian mengungkap bahwa Camat Watang Pulu telah menerapkan dua belas tahapan Moore secara adaptif dalam fase diagnostik, intervensi, serta formalisasi. Meski demikian, keberhasilan perundingan sering kali terganjal oleh benturan nilai antara ekonomi dan harga diri (sirik), intervensi pihak ketiga, serta keandalan data administrasi desa yang lemah. Agar fungsi mitigasi ini berjalan optimal, penelitian ini menawarkan strategi berupa pendaftaran hasil kesepakatan sebagai Akte van Dading di Pengadilan Negeri untuk menjamin kekuatan eksekusi, dukungan teknologi GPS untuk akurasi batas lahan, serta pelibatan tokoh senior sebagai pemegang memori sejarah tanah.