I Made Yunita
Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik Wira Bhakti

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IKLIM KERJA PEGAWAI PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KECAMATAN DENPASAR BARAT KOTA DENPASAR Anak Agung Istri Agung Verra Dresta Jumena; I Made Yunita; I Gede Putu Yasa
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 36 No. 1 (2022): Januari-Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik Wira Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52318/jisip.2022.v36.1.4

Abstract

Pembinaan pegawai menjadi sesuatu yang harus diprioritaskan pada saat ini, mengingat pengetahuan, keterampilan dan sikap dari pegawai tersebut memberi dampak yang sangat besar dan berpengaruh terhadap proses pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan pada organisasi itu sendiri. Salah satu faktor penting yang dapat menghambat pegawai dalam proses rutinitas pekerjaan sehari-hari diakibatkan dari iklim kerja yang kurang kondusif di lingkungan tempat pegawai bekerja. Dalam hal ini, terciptanya suatu iklim kerja yang kondusif akan mendukung pekerjaan pegawai sehingga berdampak positif untuk tercapainya tujuan organisasi. Iklim kerja yang baik terlihat dari adanya hubungan harmonis antara atasan dan bawahan, hubungan baik sesama rekan kerja, keamanan di tempat kerja dan kenyamanan ruang bekerja. Begitu pula dengan iklim kerja yang buruk terlihat dari tidak harmonisnya atasan dan bawahan, sesama rekan kerja bersikap tidak perduli, kondisi keamanan lingkungan yang rawan serta ruang kerja yang tidak nyaman.
POTENSI, KENDALA, DAN HARAPAN PETANI TERHADAP SUBAK ANGGABAYA SEBAGAI AGROWISATA I Dewa Nyoman Juniasa; Ronald Umbas; Anak Agung Putu Sugiantiningsih; I Nengah Merta; I Made Yunita; Ni Luh Putu Erma Mertaningrum
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.525 KB) | DOI: 10.38043/jids.v6i2.3603

Abstract

This research was conducted to find out the potential, constraints and expectations of farmers in Anggabaya Subak as a sustainable subak to become agro-tourism. The research method used is descriptive qualitative. A qualitative approach was used to analyze the data from a survey of the community in Anggabaya Village. From the interview, it can be seen that Anggabaya subak has the potential to be developed into an agro-tourism. The obstacles faced are infrastructure problems such as roads, parking, toilets, and other supporting facilities that are not sufficient. The hope is to be able to open new job opportunities for local communities and be able to increase added value for farmers in Anggabaya subak. All efforts to make Subak Anggabaya an agro-tourism must be carried out by preserving nature and culture. Water sources, rice fields, farmers, subak temples, and autonomous properties both inside and outside must remain but must also be present.