Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, SELF EFFICACY DAN KOMPETENSI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) DAN KINERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI DI PT. INDOPRIMA GEMILANG SURABAYA Atik Herawati; M. Shihab; Wardah Wardah
Media Mahardhika Vol. 19 No. 1 (2020): September 2020
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/mahardika.v19i1.199

Abstract

The purpose of this study was to analys the impact of organizational culture, self-efficacy and competence on Organizational Citizenship Behavior (OCB) and job performance of Production Department employees at PT. Indoprima Gemilang Surabaya. A structured questionnaire disseminated to 120 employees as sample, sampling method using random system. Analyzed using SEM with Amos v.24. The results of this study indicate that organizational culture and self-efficacy have a significant on Organizational Citizenship Behavior (OCB); no significant competence on Organizational Citizenship Behavior (OCB); the results also showed that organizational culture, self-efficacy and competence significantly influence employee performance in the Production section of PT. Indoprima Gemilang Surabaya.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN MUTU MELALUI INOVASI LAMA SIMPAN PRODUK SAMBAL KECOMBRANG DI UMKM DUTA KARTA KIRANA KABUPATEN MALANG Wardah Wardah; Rini Rahayu Sihmawati
ABDIMAS Vol 6 No 03 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v6i03.1763

Abstract

Kecombrang (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm.) telah dikenal sejak lama oleh masyarakat Indonesia sebagai tanaman hias, sayur, dan obat tradisional. Rimpang, batang, daun, buah, bunga dan minyak atsiri merupakan bagian yang sering digunakan sehari-hari. UMKM Duta Karta Kirana (DeKaKa) beralamat di jl. Raya Jatikerto no. 292 RT: 24/RW:03, Kromengan Kab. Malang telah berdiri sejak 2019 telah memproduksi beberapa produk dari tanaman kecombrang antara lain : sambal kecombrang, frozen kecombrang, bumbu dasar dan camilan maupun memanfaatkan buah kecombrang sebagai sirup maupun camilan yang lainnya. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan terhadap produk-produk yang dihasilkan oleh pihak mitra yaitu UMKM Duta Karta Kirana yang mengolah berbagai produk makanan berbahan dasar tanaman kecombrang. Lama simpan dan keawetan produk menjadi bagian yang terpenting dalam kegiatan PKM ini. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini berupa introdusir teknologi tepat guna berupa peralatan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan cara pengawetan produk-produknya. Pelatihan dan pendampingan telah dilakukan terhadap UMKM terhadap mutu produk, kemasan maupun cara pengolahan yang benar dengan menggunakan peralatan yang sesuai.
PENGEMBANGAN KETRAMPILAN SULAM PITA SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF PADA PENGURUS DAERAH PERSATUAN ISTERI VETERAN INDONESIA (PIVERI) JAWA TIMUR Rini Rahayu Sihmawati; Wardah; Tiurma Wiliana Susanti Panjaitan
ABDIMAS Vol 6 No 03 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v6i03.2742

Abstract

Pengembangan ekonomi kreatif berbasis komunitas menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya perempuan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan sulam pita sebagai strategi pemberdayaan ekonomi kreatif pada Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (PIVERI) Pengurus Daerah Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas dengan tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Subjek kegiatan berjumlah 25 peserta yang merupakan anggota aktif organisasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam teknik sulam pita, yang ditunjukkan dengan kemampuan menghasilkan produk kerajinan yang memiliki nilai estetika dan layak jual. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman peserta terhadap aspek kewirausahaan, termasuk penentuan harga, pengemasan produk, dan pemasaran sederhana berbasis digital. Pendampingan yang dilakukan juga berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan diri peserta untuk memulai usaha berbasis kerajinan.