Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

TRANSPARANSI LAPORAN KEUANGAN: IMPLIKASI PENERAPAN PSAK 68 (Fair Value Accounting) KAJIAN LITERATUR PERSPEKTIF INVESTOR Subari, Subari; Efris Saputri, Eka Julianti; Pradana, Aditya; Efrina, Liona
Jurnal Akuntansi Kompetif Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Akuntansi Kompetif (JAK)
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/akuntansikompetif.v9i2.2857

Abstract

The application of fair value in financial reporting through PSAK 68 aims to increase the transparency and relevance of financial information for investors. This study examines the implications of implementing PSAK 68 on financial statement transparency based on a literature review. The method used is a literature review, reviewing relevant journals, books, and academic sources. The results of the study indicate that PSAK 68 can increase transparency by presenting values that reflect market conditions and requiring disclosure of valuation techniques and assumptions. However, the use of Level 2 and Level 3 inputs in measuring fair value has the potential to introduce subjectivity, which can reduce the reliability of the information. From an investor perspective, the quality of fair value disclosure significantly influences trust and investment decision-making. Therefore, the implementation of PSAK 68 requires clear and accountable disclosures to optimally achieve the benefits of transparency
AI-Driven Transformation of Accounting Human Resources: Case Study of Bank Mandiri Jambi Eka Julianti Efris Saputri; Dea Febrianti Tambunan; Rian Fitra Apriandi; Haviz Taufik; Aditya Pradana
JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) Vol. 9 No. 1 (2026): JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI)
Publisher : Fakultas Hukum dan Ekonomi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perkembangan kecerdasan buatan (AI) terhadap sumber daya manusia (SDM) di bidang akuntansi di Bank Mandiri Cabang Sengeti. Penelitian ini mengidentifikasi bagaimana AI mempengaruhi peran, keterampilan, dan kompetensi yang dibutuhkan oleh SDM akuntansi di cabang tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI telah meningkatkan efisiensi dan akurasi proses akuntansi, namun juga membawa tantangan dalam hal adaptasi SDM terhadap perubahan teknologi dan pergeseran peran. SDM akuntansi di Bank Mandiri Cabang Sengeti kini lebih berfokus pada tugas yang lebih strategis dan analitis, seperti pengambilan keputusan berbasis data, dibandingkan dengan tugas-tugas manual yang sebelumnya mereka lakukan. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan keterampilan digital melalui pelatihan khusus dan pengelolaan perubahan yang efektif untuk memastikan SDM dapat beradaptasi dengan perubahan yang ditimbulkan oleh perkembangan AI. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun AI menawarkan banyak manfaat bagi efisiensi operasional, keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kesiapan SDM dalam menghadapinya
ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING PADA RUMAH MAKAN BUNGO LADO JAMBI ar, Ary Andika; Junaidi, Junaidi; Raidah, Husni; Saputri, Eka Julianti Efris; S., Liona Efrina
Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan
Publisher : Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmk.v15i01.54315

Abstract

Abstrak Penentuan harga pokok produksi (HPP) yang akurat merupakan faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha, khususnya pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang kuliner. Tidak tepatan dalam perhitungan HPP dapat menyebabkan kesalahan dalam penetapan harga jual yang berdampak pada profitabilitas usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan HPP menggunakan metode full costing serta membandingkannya dengan metode konvensional yang diterapkan pada Rumah Makan Bungo Lado Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif-komparatif. Data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi terhadap komponen biaya produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HPP berdasarkan metode konvensional sebesar Rp8.961 per porsi, sedangkan menggunakan metode full costing sebesar Rp10.070 per porsi. Selisih sebesar Rp1.109 menunjukkan adanya biaya produksi yang sebelumnya tidak diperhitungkan, khususnya biaya overhead dan penyusutan aset. Dengan demikian, metode full costing terbukti mampu menghasilkan perhitungan HPP yang lebih akurat dan komprehensif. Kata kunci: harga pokok produksi, full costing, UMKM, akuntansi biaya
ANALISIS PRO DAN KONTRA PENERAPAN PERATURAN PEMERINTAH NO. 46 TAHUN 2013 TERHADAP USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) Haviz Taufik; Eka Julianti Efris Saputri
JURNAL RISET AKUNTANSI JAMBI Vol. 4 No. 2 (2021): JURNAL RISET AKUNTANSI JAMBI
Publisher : LPPM Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tax is also the main source of state revenue, where taxes contribute more than 78% of total state income. The dominance of taxes as the main source of state revenue is no longer from the oil and gas sector, but rather focuses on tax revenues from the non-oil and gas sector because tax revenues from non-oil and gas sources will not run out or have an age limit and play a major role in national development. One of the tax revenues from the non-oil and gas sector is UMKM tax. In July 2013, the Government of Indonesia just issued a Government Regulation (PP) No. 46 which regulates the tax on Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM). This tax aims to provide convenience to UMKM to calculate the tax due at the end of the year and is a final tax. Many pros and cons of the issuance of PP No. 46 of 2013, because there are some UMKM who feel disadvantaged and there are also those who benefit from the application of this PP. Therefore the author analyzes what are the advantages and disadvantages of applying PP No. 46 of 2013 on UMKM? After analyzing these problems, the authors concluded that the application of Government Regulation No. 46 of 2013 caused more losses than profits for UMKM because there are still many UMKM that have net profits below 8% and will pay greater taxes, Imposing Income Tax at a rate of 1% based on the amount of turnover not in accordance with the principle of income tax, not in accordance with the provisions of article 25 paragraph (7) letter c of Law No. 36 of 2008 concerning Income Tax, can trigger the emergence of jealousy from other entrepreneurs, and not in accordance with the concept of justice in taxation because it does not reflect the ability to pay.
Pemanfaatan Sosial Media pada Keberlangsungan UKM Guna Meningkatkan Laba dalam Situasi Pandemic di Kota Jambi Eka Julianti Efris Saputri
JURNAL RISET AKUNTANSI JAMBI Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL RISET AKUNTANSI JAMBI
Publisher : LPPM Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemic Covid-19 yang terjadi hampir diseluruh bagian dunia cukup membawa dampak besar bagi perekonomian baik itu di negara maju maupun negara berkembang. Salah satu negara yang terkena dampak dari pandemic covid-19 adalah negara Republik Indonesia yang mengalami penurunan perekonomian yang cukup signifikan. Indonesia yang didominasi oleh Usaha Mikro, kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pertumbuhan ekonomi diharapkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bisa bertahan dimasa pandemic covid-19 dengan melakukan berbagai strategi. Rumusan masalah pada penelitian ini dilakukan di Kota Jambi dengan tujuan untuk menganalisa dan mengetahui sejauh mana pengetahuan dan Pemahaman UKM mengenai digital marketing melalui sosial media, kemampuan UKM dalam mempraktikan digital marketing melalui sosial media dalam situasi Pandemic Covid19, dan bagaimana pendapatan UKM yang diperoleh setelah mempraktikan digital marketing melalui sosial media.
Pengaruh Sistem Pengendalian Akuntansi Terhadap Kinerja Manajerial dengan Menggunakan Ketidakpastian Lingkungan sebagai Variabel Moderating pada PT Asia Sawit Lestari di Muaro Bungo Rian Fitra Apriandi; Haviz Taufik; Eka Julianti Efris Saputri
JURNAL RISET AKUNTANSI JAMBI Vol. 5 No. 2 (2022): JURNAL RISET AKUNTANSI JAMBI
Publisher : LPPM Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to: (1) determine the effect of accounting control systems on managerial performance (2) to determine whether environmental uncertainty can influence the relationship memodreasi accounting control system on managerial performance. This study is a survey by distributing questionnaires directly to the sample. Samples taken total 15 samples were taken based on the existing population of this study is that the study population (census). Analysis using simple linear regression analysis. Results of this study indicate that (1) the accounting control system has positive influence on managerial performance (2) negative influence environmental uncertainty or could not moderate the relationship between accounting control systems on managerial performance.
PERBANDINGAN MODEL ALTMAN Z-SCORE DAN MODEL ZMIJEWSKI DALAM MENDETEKSI FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUBSEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (PERIODE 2022–2024) Rezza Rizqi Ibrahim; Eka Julianti Efris Saputri; Haviz Taufik; Aditya Pradana
Akmenika: Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 23 No. 1 (2026): AKMENIKA
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/akmenika.v23i1.9458

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil deteksi financial distress menggunakan Model Altman Z-Score dan Model Zmijewski pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-komparatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan auditan. Populasi penelitian berjumlah 78 perusahaan, dan melalui purposive sampling diperoleh 57 perusahaan sebagai sampel. Pengolahan data dilakukan dengan menghitung rasio-rasio pembentuk kedua model, mengklasifikasikan perusahaan ke dalam kategori safe zone/grey zone/distress untuk Altman dan non-distress/distress untuk Zmijewski, lalu membandingkan pola hasil secara deskriptif, tren, dan komparatif naratif. Hasil menunjukkan Model Altman cenderung lebih optimistis: (2022) 31 safe zone, 14 grey zone, dan 12 distress; (2023) 32 safe zone, 14 grey zone, 11 distress; serta (2024) 33 safe zone, 12 grey zone, dan 12 distress. Sebaliknya, Model Zmijewski mengklasifikasikan distress lebih banyak: (2022) 30 distress dan 27 non-distress; (2023) 30 distress dan 27 non-distress; serta (2024) 31 distress dan 26 non-distress. Hasil ini menegaskan bahwa Altman lebih sensitif terhadap dimensi operasional, penjualan, dan sinyal pasar, sedangkan Zmijewski lebih peka terhadap leverage, profitabilitas, dan likuiditas jangka pendek.