Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Luas Pengungkapan Sosial dalam Laporan Tahunan Perusahaan Terhadap Reaksi Investor Titik Aryati
Jurnal Akuntansi vol. 4 no. 3 September 2004
Publisher : Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/akunukd.v4i3.631

Abstract

Pengaruh Manajemen Laba, Kebijakan Dividen, dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan Irene Janice; Titik Aryati
Jurnal Riset Akuntansi Vol. 2 No. 2 (2024): May : Jurnal Riset Akuntansi
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jura-itb.v2i2.1781

Abstract

This study aims to examine the effect of earnings management, dividend policy, and company growth on firm value. Firm value is measured by price book value (PBV). Quantitative methods are used in this study by using secondary data sources. Researchers took data on companies from 2017 to 2020 and used the analysis unit of manufacturing companies in the food and beverage sector listed on the Indonesia Stock Exchange. The method of determining the sample in this study used purposive sampling. Analysis of the data used as hypothesis testing is multiple regression analysis. The results of this study indicate that earnings management and dividend policy have a positive effect on firm value, while firm growth has no effect on firm value.
Pengaruh Corporate Social Responsibility, Profitabilitas, Leverage, dan Growth Terhadap Nilai Perusahaan Aviyanti Winata; Titik Aryati
AKUA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/akua.v2i4.2012

Abstract

Every company has a value that becomes an attraction for investors. Firm value is a benchmark for an investor to invest in the company. In addition to investors, the company's value can also be an attraction for the public to place their trust in the company. The more the company value increases, the more trust it will increase and will make it easier for the company to achieve its targets. The data used in this research are Corporate Social Responsibility, Profitability, Leverage, Growth and company value. The data collection technique was carried out using the documentation method. This method is carried out by recording or collecting data on companies included in the banking group during the 2018-2021 period, where this data is obtained from annual reports and those published by the Indonesian Stock Exchange (BEI) which can be accessed via each company's website. This sampling technique uses purposive sampling consisting of a sample of 46 banking companies listed on the IDX in 2018-2021. Data analysis using multiple linear regression. The results of research with 184 observations show that the Corporate Social Responsibility and Profitability variables have no effect on Company Value. Meanwhile, Leverage has a negative effect on Firm Value and Growth has a positive effect on Firm Value.
ANALISIS PENGARUH PENGUNGKAPAN GREEN INTELLECTUAL CAPITAL DAN CARBON EMISSION DISCLOSURE Reda Febriani; Titik Aryati
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/avf8z575

Abstract

Dalam penelitian ini, nilai bisnis dipengaruhi oleh pengungkapan modal intelektual hijau dan pengurangan emisi karbon. Informasi ini berasal dari Bursa Efek Indonesia. Tujuan peneliti menentukan metode pengambilan sampel purposif. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda. Program SPSS 25.0 juga digunakan. Dari tahun 2020 hingga 2022, sampel penelitian ini adalah 205 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil pengujian hipotesis penelitian menunjukkan bahwa, meskipun modal intelektual hijau meningkatkan nilai perusahaan, penurunan emisi karbon tidak signifikan.
ANALISIS PENGARUH FINANCIAL LITERACY, FINANCIAL TECHNOLOGY, RISK PERCEPTION, DAN RISK TOLERANCE TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI Jemmy Capriadi Gunawan; Titik Aryati
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 1 (2025): JSER, June 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i1.895

Abstract

Penelitian ini menguji dan menganalisis pengaruh financial literacy, financial technology, risk perception, dan risk tolerance terhadap keputusan investasi. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan instrumen survei dan pengukuran variabel menggunakan skala likert. Subjek penelitian ini adalah investor generasi Z di Jabodetabek. Adapun metode pengambilan sampel yang diterapkan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer melalui kuesioner yang dibuat menggunakan google form kemudian disebarkan melalui media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Twitter, platform kudata, Linkedin, dan Investor yang tergabung dalam suatu komunitas telegram. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 205 sampel. Pengujian data yang dilakukan meliputi analisis statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan analisis regresi linear berganda dengan spss. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa financial literacy, financial technology, dan risk tolerance berpengaruh positif terhadap keputusan investasi. Sementara risk perception tidak berpengaruh terhadap keputusan investasi. Studi ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi berbagai pihak, khususnya para investor, dengan menekankan pentingnya pengambilan keputusan invetasi yang rasional dan tidak memiliki perilaku yang impulsif. Investor generasi Z di jabodetabek perlu memiliki literasi keuangan yang baik agar keputusan investasi yang diambil menghasilkan keuntungan. Pengetahuan terkait financial technology di era globalisasi ini akan sangat berpengaruh terhadap keputusan investasi.
ANALISIS PENGARUH FINANCIAL LITERACY, FINANCIAL TECHNOLOGY, RISK PERCEPTION, DAN RISK TOLERANCE TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI Jemmy Capriadi Gunawan; Titik Aryati
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 1 (2025): JSER, June 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i1.895

Abstract

Penelitian ini menguji dan menganalisis pengaruh financial literacy, financial technology, risk perception, dan risk tolerance terhadap keputusan investasi. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan instrumen survei dan pengukuran variabel menggunakan skala likert. Subjek penelitian ini adalah investor generasi Z di Jabodetabek. Adapun metode pengambilan sampel yang diterapkan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer melalui kuesioner yang dibuat menggunakan google form kemudian disebarkan melalui media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Twitter, platform kudata, Linkedin, dan Investor yang tergabung dalam suatu komunitas telegram. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 205 sampel. Pengujian data yang dilakukan meliputi analisis statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan analisis regresi linear berganda dengan spss. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa financial literacy, financial technology, dan risk tolerance berpengaruh positif terhadap keputusan investasi. Sementara risk perception tidak berpengaruh terhadap keputusan investasi. Studi ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi berbagai pihak, khususnya para investor, dengan menekankan pentingnya pengambilan keputusan invetasi yang rasional dan tidak memiliki perilaku yang impulsif. Investor generasi Z di jabodetabek perlu memiliki literasi keuangan yang baik agar keputusan investasi yang diambil menghasilkan keuntungan. Pengetahuan terkait financial technology di era globalisasi ini akan sangat berpengaruh terhadap keputusan investasi.
PENGARUH OVERCONFIDENCE, LOSS AVERSION, DAN REPRESENTATIVENESS TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI PADA MAHASISWA FEB DI JAKARTA Sihotang, David Halasan Putra; Titik Aryati
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v5i2.23772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bias perilaku investor, yaitu overconfidence, loss aversion, dan representativeness terhadap pengambilan keputusan investasi pada mahasiswa FEB di Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 106 responden. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya variabel overconfidence yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi, sementara loss aversion dan representativeness tidak signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa keyakinan berlebih menjadi faktor utama yang mempengaruhi keputusan investasi mahasiswa.
Perencanaan keuangan Keluarga bagi UMKM Azalea dalam Meningkatkan Daya Saing di Era Pandemi Covid 19 Harahap, Cicely Delfina; Titik Aryati; Tri Kurniawati
Dirkantara Indonesia Vol. 2 No. 1: Maret-Agustus 2023
Publisher : PT. Cendekia Sapta Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55837/di.v2i1.72

Abstract

Pandemi covid-19 menyebabkan terjadinya ketidakstabilan di sektor ekonomi. Ketidakstabilan ekonomi ini berdampak pada kehidupan rumah tangga. Penghasilan keluarga yang menurun disertai dengan kebutuhan yang meningkat daripada sebelumnya antara lain digunakan untuk membeli obat-obatan, vitamin, makanan bergizi, menyebabkan sebagian besar rumah tangga mengalami kesulitan dalam mengatur keuangan keluarganya. Peran ganda para Ibu Rumah Tangga sangat dituntut. Dibutuhkan peran ibu rumah tangga dalam mengelola keuangan keluarga dengan baik, dan kecakapan para ibu untuk dapat menambah pendapatan keluarga untuk dapat mempertahankan kesejahteraan keluarga. Objek PkM kali ini terdapat 2 kelompok, yaitu Ibu Rumah Tangga yang belum pernah berusaha dan yang sudah memiliki usaha tapi masih sangat kecil-skala mikro. Secara umum, kegiatan ini direncanakan dengan urutan sebagai berikut: Identifikasi data mitra, Pemilihan dan pelaksanaan penyuluhan dengan tema “Manajemen Keuangan Keluarga”, Pre-test dan Post-test materi pelatihan untuk menilai efektivitas pelaksanaan pelatihan. Tujuan penyuluhan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan mengenai pentingnya perencanaan keuangan dan bagaimana melakukan pengelolaan keuangan yang baik di lingkungan keluarga. Target luaran kegiatan ini adalah artikel jurnal untuk dipublikasikan dalam jurnal nasional dan hak cipta sebagai hak kekayaan intelektual dari kegiatan ini.
PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE, CASH FLOW, DAN BIAYA AGENSI MANAJERIAL TERHADAP FINANCIAL DISTRESS Kusumawardhani Setyawan, Nabila; Titik Aryati
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i2.17692

Abstract

Studi riset tersebut berusaha agar tahu pengaruh corporate governance, cash flow dan biaya agensi manjerial pada financial distress, dengan menggunakan data perusahaan dari sektor food and beverages yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Kajian berdasarkan data dan informasi melalui Laporan keuangan dan lapran tahunan yang tersedia di laman valid Bursa efek Indonesia. Data yang dialanlisis pada riset ini yaitu data sekunder, dengan 65 sampel akhir yang dikumpulkan dengan menggunakan pendekatan purposive sampling antara tahun 2019 dan 2021. Pada riset ini, regresi linier logistik digunakan untuk analisis. Berdasarkan temuan penelitian ini, kepemilikan institusional dan dewan direksi mempunyai efek baik terhadap kesulitan keuangan. Sedangkan kepemilikan manajerial dan komite audit tidak berpengaruh. Komisaris independen dan cash flow menyatakan membawa dampak buruk pada keuangan. Namun, kontibusi positif biaya agensi manajerial terhadap gangguan keuangan
Konvergensi IFRS Dan Perilaku Manajemen Laba Di Indonesia, Malaysia Dan Singapura Titik Aryati
Media Ekonomi dan Manajemen Vol 30, No 2 (2015): Upaya Membangun Keunggulan Bersaing Organisasi di Era Pasar Bebas
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.832 KB) | DOI: 10.24856/mem.v30i2.239

Abstract

Abstrak Konvergensi IFRS mendorong komparabilitas pelaporan keuangan dan meningkatkan transparansi pelaporan keuangan perusahaan. Perusahaan yang berkomitmen untuk konvergensi IFRS yang diharapkan dapat mengurangi perataan laba. Perataan laba adalah salah satu manifestasi dari tinggi manajemen laba dan pendapatan smoothing akan berdampak pada kualitas yang lebih Rendah. Implementasi IFRS dalam akuntansi akan mengurangi perataan laba sehingga kualitas akuntansi akan meningkat.CG (Corporate Governance) yang terkait dengan mekanisme yang memastikan bahwa investor perusahaan mendapatkan laba atas investasi mereka. Perusahaan di negara yang memiliki CG buruk akan merasa sulit untuk memberikan transparansi laporan keuangan dan memberikan pengungkapan yang memadai karena tidak ada cukup mekanisme untuk memverifikasi. Konvergensi IFRS di negara ini memperkuat perlindungan investor, akan memberikan transparansi dalam keputusan alokasi dan mengendalikan kepentingan antara perusahaan dan investor, sehingga diharapkan dapat mengurangi perataan laba.           Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah konvergensi IFRS.(International Financial Reporting Standards) di Indonesia, Singapura, dan negara-negara Malaysia bisa mengurangi pendapatan smoothing dengan tata kelola perusahaan tingkat negara sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilakukan selama dua tahun terhadap perusahaan manufaktur dari tiga negara di Asia, yaitu Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Data analisis menggunakan analisis regresi berganda.          Hasil penelitian ini adalah IFRS Konvergensi dapat mengurangi perataan laba dalam tiga coutries. Corporate Governance sebagai variabel moderating tidak terbukti sebagai variabel moderating, tapi IFRS Konvergensi adalah pengganti dari variabel tata kelola perusahaan. Kata kunci: Konvergensi IFRS, perataan laba, tata kelola perusahaan  Abstract IFRS convergence encourages comparability of financial reporting and increase the transparency of corporate financial reporting. Companies that commit to the IFRS convergence is expected to reduce income smoothing. Income smoothing is one manifestation of the higher earnings management and income smoothing will have an impact on the quality of the more rendah. IFRS implementation in accounting will reduce income smoothing so the quality of accounting will increase.CG (Corporate Governance) related to a mechanism that ensures that corporate investors get a return on their investment The company in the country that his bad CG will find it difficult to provide transparency of financial statements and provide adequate disclosures because there is no enough mechanisms to verify. IFRS convergence in the country strengtheninvestor protection, will provide transparency in allocation decisions and controlling interest between the company and investors, so it is expected to further reduce income smoothing.The main objective of this study was to test whether the IFRS convergence (International Financial Reporting Standards) in Indonesia, Singapore, and Malaysia countries could reduce income smoothing with corporate governance the state level as moderating variable. This study was conducted over two years against manufacturing company of three countries in Asia, namely Indonesia, Singapore, and Malaysia. The analysis data using multiple regression analysis.The result of the study are the IFRS Convergence can reduce the income smoothing  in  three coutries. Corporate Governance as moderating variable is not proven as moderating variable, but IFRS Convergence is a substitute of corporate governance variable. Keywords: IFRS convergence, income smoothing, corporate governance