Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

DESAIN ALAT (PROTOTIPE) PEMOTONG ADONAN KERUPUK TEMPE UPAYA PENINGKATAN TARAF EKONOMI HOME INDUSTY DI GAMPONG PAYA BUJOK TEUNGOH, KOTA LANGSA Ryan Pramanda; Dewiyana Dewiyana; Dwi Maulana; M Ispandi; Juano Febri
Global Science Society Vol 1 No 2 (2019): Global Science Society (GSS) Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM dan PM Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha mikro adalah usaha yang bersifat menghasilkan pendapatan dan dilakukan oleh rakyat menengah kebawah. Sedangkan pengusaha mikro adalah orang yang berusaha di bidang usaha mikro. Keberadaan pengusaha mikro sangat besar kontribusinya bagi perekonomian negara. Gampong Paya Bujok Teungoh adalah salah satu desa yang terdapat di kota Langsa provinsi Aceh, disini terdapat beberapa pengusaha mikro yang turut berkontribusi dalam Produk Domestik Bruto (PDB). Produk yang dihasilkan adalah kerupuk tempe, dalam proses pembuatannya masih menggunakan cara-cara manual tanpa menggunakan teknologi yang tepat seperti memotong adonan dengan menggunakan pisau dapur saja. Untuk itu perlu diterapkan teknologi tepat guna yaitu alat pemotong kerupuk tempe. Sehinggga masyarakat mengetahui bahwa menggunakan alat pemotong adonan kerupuk tempe mampu meningkatkan produkifitas taraf ekonomi home industry. Dengan menggunakan alat ini, membuat masyarakat yang produksi kerupuk tempe tidak mengalami injury saat memproduksi kerupuk serta menambah keinginan masyarakat untuk meningkatkan produksi dengan cara mengajak masyarakat lain untuk berkembang bersama dalam upaya meningkatkan taraf ekonomi pada Gampong Paya Bujok Teungoh Kota Langsa.
Anthropometry–Kansei for ergonomic assistive device design Meri Andriani; Dewiyana Dewiyana; Taufan Arif Adlie; Nurmalawati Nurmalawati; Yusri Nadya; Leni Putma Sari; Bayu Revanza; Novianda Novianda; Yusnawati Yusnawati
Jurnal Polimesin Vol 24, No 1 (2026): February
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v24i1.8345

Abstract

Manual work using non-ergonomic tools at the packaging station causes workers to bend over for long periods. This condition can increase the risk of Musculoskeletal Disorders (MSDs), thereby reducing worker productivity. The objectives of this study were to determine the greatest pain complaints from workers, design ergonomic aids to reduce MSDs complaints, and analyze worker responses to the ergonomic aids created. The methods used included worker anthropometric measurements, percentile determination, statistical tests to ensure data usability, and Kansei Engineering to identify worker interest in the tool. Results and discussion, popliteal length, popliteal height, and hip width are the dimensions used to design the tool. All dimensions were tested statistically. In the data sufficiency test, all data were declared valid, the data reliability test was declared reliable, and the data normality test stated that the data were normally distributed. The percentile used was the 50th percentile. Worker responses to the tool were evaluated using Kansei Engineering using nine Kansei words. All Kansei words were declared valid with values (0.407- 0.850) exceeding the r-table value, and the reliability test (0.707- 0.791) was declared greater than the Cronbach Alpha limit (5%), so all Kansei words were reliable. In conclusion, the ergonomic aids for packaging workers have a length of 43.65 cm, a height of 44.40 cm, and a width of 33.35 cm, while the evaluation of the aids produced seven descriptors with the highest scores, namely comfortable to use (0.940), safe to use (0.935), light (0.911), easy to use and move (0.913), simple design (0.920), flexible to use (0.951), and very functional when used in the workplace (0.938).
Analisis Tingkat Kebisingan Menggunakan Metode National Institute For Occupational Safety And Health (NIOSH) Di PT. XYZ Julia Azriana; Dewiyana Dewiyana
Jurnal Industri Samudra Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v6i1.11389

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi Crude Palm Oil (CPO) yang memiliki ruang kerja kamar mesin dimana dalam ruang ini terdapat sejumlah mesin yang menimbulkan suara bising sehingga berdampak negatif pada karyawan yang mengoperasikan mesin tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebisingan menggunakan metode NIOSH dan upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir kebisingan di kamar mesin. Hasil dari pengolahan data menunjukkan bahwa mesin memiliki tingkat kebisingan yang memapari karyawan selama jam kerja melebihi nilai ambang batas, dimana tingkat kebisingan tersebut sebesar 97.63 dB(A) di jam 09.00 WIB, 92,32 dB (A) di jam 11.00 WIB, 90.05 dB (A) di jam 15.00 WIB, 92.55 dB(A) di jam 20.00 WIB, dan 91,65 dB(A) di jam 23.00 WIB dengan waktu maksimal paparan kebisingan di kamar mesin sangat tinggi dengan durasi 63,49 menit atau 1,06 jam. Dengan tingkat kebisingan yang melebihi nilai ambang batas, upaya yang dilakukan untuk meminimalisirkan kebisingan adalah pekerja diwajibkan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti penutup telinga. Hal ini dilakukan untuk mencegah tingkat terjadinya kecelakaan pekerja.
Analisis Dan Desain Mesin Moving Floor Menggunakan Macroergonomic Analysis And Design Fina Puspita Sari; Dewiyana Dewiyana; Nurmalawati Nurmalawati
Jurnal Industri Samudra Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v6i2.11452

Abstract

Analisis dan perancangan mesin moving floor di PT. Perkasa Subur Sakti, khususnya pada unit Boiler yang sebelumnyamenggunakan sistem pengisian bahan bakar secara manual.Permasalahan utama yang diangkat adalah tingginya beban kerjamanual yang dapat berdampak pada efisiensi operasional sertakeselamatan kerja. Untuk menjawab tantangan ini, digunakanpendekatan Macroergonomic Analysis and Design (MEAD) sebagaimetode perancangan sistem yang mempertimbangkan interaksimanusia, teknologi, dan organisasi secara holistik. Metode ini diawalidengan pengumpulan data melalui observasi langsung dan penyebarankuesioner Standard Nordic Questionnaire (SNQ) untukmengidentifikasi keluhan musculoskeletal dari para pekerja. Selanjutnya dilakukan analisis varian dan evaluasi peran kerja sertaperancangan ulang sistem menggunakan pendekatan iteratif. Hasil perancangan menunjukkan bahwa implementasi mesin moving floordapat secara signifikan mengurangi beban fisik pekerja dan meningkatkan efisiensi proses pengisian bahan bakar boiler.Denganadanya rancangan mesin ini, perusahaan tidak hanya mampumeningkatkan produktivitas, namun juga menciptakan lingkungan kerjayang lebih ergonomis dan aman. Studi ini diharapkan dapat menjadireferensi bagi pengembangan teknologi serupa di sektor industri kelapasawit lainnya yang menghadapi tantangan serupa dalam pengelolaantenaga kerja manual.
Penerapan Metode Seven Tools Untuk Pengendalian Kualitas Biji Kopi Arabika (Studi Kasus Grand Melati Coffee & Roastery Di Kota Langsa) Muhammad Husein Muhammad Husein; Meri Andriani; Dewiyana Dewiyana
Jurnal Industri Samudra Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v6i2.12257

Abstract

Grand Melati Coffee & Roastery is one of the coffee shop SMEs in Langsa City that operates in the field of beverages and coffee bean processing. The products produced are coffee drinks and arabica coffee beans that have been marketed both within and outside Langsa City. The quality control implemented at Grand Melati Coffee & Roastery is not very good, as evidenced by the frequent discovery of defective products and the inability to identify the causes of defects in detail. Efforts that can be made to ensure the quality of a product include taking preventive measures against potential failures in the coffee bean production process. The aim of this research is to identify the factors that cause defects in coffee bean products and to analyze the quality control of the coffee bean production process at Grand Melati Coffee & Roastery. The method used in this study is the seven tools method. Based on the research results, The total coffee bean production at Grand Melati Coffee & Roastery during June 2023 was 112 Kg with the amount of defective coffee products being 19.125 Kg. The dominant causes of these defects are human factors, materials, methods, and machines.
Analisis SWOT Untuk Meningkatkan Penjualan Roti pada Toko Roti Difa Bakery di Kabupaten Langkat Andrian Rahmansyah; Dewiyana Dewiyana; Muhammad Zeki
Jurnal Industri Samudra Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v6i2.12413

Abstract

Difa Bakery merupakan usaha yang potensial untuk dikembangkan karena permintaan roti akan meningkat yang dijelaskan oleh pemilik tetapi Difa Bakery belum mampu mengembangkan usaha dan belum ada strategi khusus karena penjualan roti hanya kepada langganan, konsumen yang disebut dengan langganan hanya datang ke Difa Bakery dalam meningkatkan penjualan dan keuntungan yang lebih besar, oleh karena itu perlu strategi pengembangan untuk mengembangkan usaha Difa Bakery. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis strategi pengembangan yang sesuai dilakukan dalam mengembangkan usaha pada Toko Roti Difa Bakery. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis SWOT. Dari analisis internal menunjukkan bahwa bobot kekuatan Difa Bakery lebih besar dibandingkan dengan bobot kelemahan. Jadi dapat disimpulkan bahwa usaha Difa Bakery memiliki kekuatan yang lebih besar dalam memasarkan produknya. Dari analisis eksternal dapat dijelaskan bahwa peluang memiliki nilai yang besar dibandingkan dengan ancaman, hal ini mennunjukkan bahwa Difa Bakery memiliki peluang yang lebih besar dibandingkan dengan ancaman yang dihadapi oleh Difa Bakery. Dari analisis SWOT menunjukkan bahwa perusahaan berada di posisi sel II pertumbuhan yaitu penggabungan nilai dari IFAS 2,93 dan nilai EFAS 3,16. Strategi pemasaran yang dapat diterapkan oleh Difa Bakery dalam meningkatkan penjualan roti adalah memanfaatkan kemajuan teknologi dengan lebih mengaktifkan media sosial, melakukan promosi melalui media, membuka cabang baru, meningkatkan jumlah produksi, merekrut karyawan khusus mengelolah media sosial, menjaga harga jual tetap terjangkau, meningkatkan jumlah sarana transportasi penjualan roti, dan karyawan melakukan promosi dengan terjun langsung ke lapangan dan media sosial.