Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

UNDERSTANDING DESIGN APPROACH FOR BILINGUAL ROADWAY DIRECTIONAL SIGN Siahaan, Reynaldo; Jayme, Jamiel Louiee
ALUR :Jurnal Arsitektur Vol 3 No 1 (2020): MEI 2020
Publisher : Unika Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.459 KB) | DOI: 10.54367/alur.v3i1.673

Abstract

The use of bilingual roadway directional sign is getting more important worldwide. It is triggered by the increasing concerns about the importance of providing the same information for foreigners as locals.  However, while some countries have set their regulations and standards, there is still no general standard produced in the market about the adequate design for the bilingual roadway directional signs.  This study explores available standards and discusses some issues concerned by comparing various bilingual directional signs practices in different countries and analyzing them based on related theories and past studies. Several similarities and consistencies were found in many countries, and thus particular guidance in the design approach for bilingual road directional sign is concluded. The design approach should pay attention to text volume, order, physical distinction, and also familiarity.
Analisis Kinerja Layanan Kapal Ferry Penumpang Samosir Menggunakan Metode Importance Performance Analysis Sitohang, Oloan; Sidadolog, Rini Tiofani P.; Siahaan, Reynaldo
Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil Vol 8 No 1 (2025): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/jrkms.v8i1.5296

Abstract

Transportasi penyeberangan menggunakan kapal ferry merupakan moda utama untuk mencapai Pulau Samosir melalui berbagai pelabuhan di Danau Toba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kinerja (performance) pelayanan dan tingkat kepentingan (importance) penumpang kapal ferry di Pulau Samosir menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei terhadap 1.081 responden dari enam kapal ferry pada tiga rute: Tigaras–Simanindo, Ajibata–Tomok, dan Ajibata–Ambarita. Kuesioner disusun berdasarkan standar pelayanan minimum sesuai Peraturan Menteri Perhubungan No. 62 Tahun 2019, dengan skala Likert sebagai alat ukur. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara harapan dan persepsi penumpang terhadap layanan yang diberikan. Lima dari enam kapal menunjukkan tingkat kinerja yang lebih rendah dibanding tingkat kepentingan, mengindikasikan ketidakpuasan. Nilai ketidakpuasan tertinggi diperoleh KMP Pora-Pora (3,98), diikuti oleh KMP Ihan Batak (3,90), KMP Sumut 1 (3,80), KMP Sumut 2 (3,79), dan KMP Tao Toba 2 (3,79). Hasil ini menunjukkan perlunya peningkatan layanan berdasarkan prioritas atribut yang belum memenuhi ekspektasi penumpang.