Isti Chana Zuliyati
Universitas Alma Ata

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF DAN INISIASI MENYUSU DINI SEBAGAI PENCEGAHAN STUNTING Fatya Nurul Hanifa; Isti Chana Zuliyati; Evy Ernawati
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN UMMI KHASANAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48092/jik.v9i2.190

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh yang terjadi pada balita akibat kekurangan gizi berkepanjangan sehingga balita memiliki tinggi badan tidak seusai dengan umurnya, yang disebabkan tidak adanya perhatian khusus selama 1000 Hari Pertama Kehidupan. Angka kejadian stunting mengalami peningkatan dari tahun ketahun. Beberapa  penelitian  menyatakan  bahwa  ibu  yang  melaksanakan  IMD adalah  faktor  pemungkin  yang  kuat  terhadap  keberhasilan  ASI  eksklusif. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan keberhasilan ASI Eksklusif dan Inisiasi Menyusu Dini sebagai upaya pencegahan kejadian stunting di Klinik Zahra Harapan Bunda. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei analitik dan rancangan yang digunakan adalah cross sectional. Hasil: Hasil analisis dapat diketahui bahwa ASI Eksklusif dan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) sebagai pencegahan kejadian stunting memiliki nilai signifikasi sebesar 0,0031 atau p value < 0,05. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara keberhasilan ASI Eksklusif dan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) sebagai pencegahan kejadian stunting. Saran peneliti bagi petugas kesehatan khususnya Bidan agar memaksimalkan dalam mempromosikan dan melaksanakan konseling, infoemasi, dan edukasi terkait ASI eksklusif dan IMD terutama ibu-ibu untuk mencegah dan meminimalkan kejadian stunting pada anak-anak di masa datang.
Formulasi dan Evaluasi Sediaan Roll On Aromaterapi Blended Peppermint, Lavender dan Lemon sebagai Antiemetika Annisa Fatmawati; Isti Chana Zuliyati; Sundari Mulyaningsih
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v5i2.1904

Abstract

Penggunaan sediaan aromaterapi pada kondisi mual dan muntah bermanfaat untuk meningkatkan keadaan fisik dan psikologi seseorang menjadi lebih baik. Beberapa minyak esensial memiliki efek farmakologi seperti penenang, ketika dihirup melalui rongga hidung dapat merangsang sistem limbik di otak. Peppermint dan lemon termasuk dalam golongan top notes dan lavender termasuk dalam golongan middle notes minyak atsiri, dan golongan base notes seperti minyak nilam dan virgin coconut oil. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi sediaan aromaterapi kombinasi (blended) dan evaluasi sediaan, yang dapat digunakan untuk mengurangi kondisi mual dan muntah sebagai terapi non farmakologi. Pembuatan aromaterapi roll on dilakukan dengan menakar bahan sesuai formula kemudian dicampur dalam beaker glass dan di vortex selama 15 menit, selanjutnya dilakukan evaluasi sifat fisik. Hasil uji stabilitas fisik menunjukkan semua formula roll on minyak aromaterapi blended memenuhi syarat uji organoleptik, uji homogenitas, pengukuran derajat keasaman (pH) dan uji daya sebar. Formula F1B sediaan roll on (Kombinasi lavender 40%, lemon 50%, dan VCO 10%) merupakan formula terbaik berdasarkan penampilan fisik organoleptik, derajat keasaman dan uji daya sebar.
Faktor - faktor Berhubungan Dengan Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Melakukan Kunjungan Antenatal Care Indah Wijayanti; Nurhayati; Eka Purwaningsih; Isti Chana Zuliyati; Silvia Rizki Syahputri; Sundari Mulyaningsih
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol. 13 No. 2 (2025): JKPBL Vol 13 No 2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian masih tinggi dan perlu strategi untuk menurunkan faktor penyebabnya, salah satunya dengan melaksanakan kunjungan Antenatal Care (ANC) secara rutin. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan usia, pengetahuan, dan paritas dengan kepatuhan pada ibu hamil dalan kunjungan ANC. Desain penelitian cross sectional total sampel 51 ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Pajangan, sampel dengan metode purposive sampling. Data didapatkan dengan kuesioner pengetahuan, analisis uji Chi-Square. Hasilnya menunjukkan usia (p =0,269), pengetahuan (p =0,964), dan paritas (p =0,278), artinya hasil penelitian ini memiliki nilai p > 0,05, sehingga H0 diterima dan Ha ditolak, yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara ketiga variabel tersebut dengan kepatuhan kunjungan ANC. Kemungkinan dapat disebabkan karena faktor lain yang lebih dominan, akses fasilitas kesehatan, dukungan keluarga, serta faktor ekonomi yang bisa mempengaruhi keputusan ibu hamil untuk melakukan kunjungan ANC. Kesimpulannya menunjukkan ketiga variabel tidak berhubungan dengan kepatuhan. Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk memperhatikan faktor lain tersebut dalam meningkatkan kepatuhan ibu hamil.