Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI PEMILU SERENTAK 2019 DAN SISTEM PRESIDENSIAL Efriza Efriza
Jurnal Renaissance Jurnal Renaissance Volume 4 Nomor 01, Mei 2019
Publisher : Prima Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53878/jr.v4i01`.92

Abstract

This paper tries to explain the incompatibility of multiparty systems with presidential systems. The effectiveness of government policies with multiparty systems certainly complicates the assessment of political parties in the policy-making process. Overcoming the need for political support, the implementation of the 2019 Concurrent Election was approved as a solution, in which the simultaneous timing of presidential and legislative elections supported a positive relationship with the amount of presidential political support in the legislature. But in fact, the changes in the electoral system arrangement resulted in significant coattail effect, as well as the subsequent management of the government was still built based on a pragmatic functioning coalition.Keywords: Presidential System, Multiparty System, Coalition, Presidential Election, and Concurrent Election
Peran Dinas Sosial Provinsi Banten Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik dalam Memberikan Pelayanan Masyarakat Mohamad Machrus; Efriza Efriza
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i2.3153

Abstract

Keterbukaan informasi merupakan implementasi dari prinsip good governance yang menjadi indikator penting dalam menciptakan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Sebagai lembaga publik, Dinas Sosial Provinsi Banten memiliki kewajiban untuk memberikan akses informasi yang mudah dan terbuka kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Sosial Provinsi Banten dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Sosial Provinsi Banten telah melakukan sejumlah langkah strategis dalam menyediakan akses informasi, baik melalui media digital maupun layanan langsung. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, belum optimalnya pemanfaatan teknologi, serta belum adanya sistem informasi terpadu yang dapat mendukung transparansi secara maksimal.