Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MASYARAKAT SAKAI: MENELUSURI JEJAK IDENTITAS SUKU MELAYU KUNO YANG TERLUPAKAN DARI PROVINSI RIAU, INDONESIA Rika Sari Hasiholan-Sidauruk; Rachel Arini Partogi Hasiholan-Sidauruk; Anggie Hasiholan-Sidauruk; Christ Windreis; Freddy Hasiholan Sidauruk
Jotika Journal in Education Vol. 4 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56445/jje.v4i1.149

Abstract

Identitas Sakai akhir-akhir ini telah mulai diakui sebagai masyarakat hukum adat di Provinsi Riau, namun pengakuan tersebut masih bersifat parsial dalam perspektif identitas komunal. Riset ini secara khusus akan menguraikan penelusuran identitas Sakai sebagai identitas kolektif kalangan masyarakat yang memiliki hubungan genealogi dengan masyarakat kuno yang dahulu berdiam di pesisir Sungai Mandau. Penelusuran identitas difungsikan sebagai bahan pertimbangan administratif bagi para pemangku kebijakan di Provinsi Riau, Kabupaten Bengkalis dan kabupaten/kota lainnya yang berhubungan dengan keberadaan Sakai, sekaligus sebagai sarana untuk menguraikan “missing link” pembahasan mengenai keberadaan Sakai yang seharusnya bersambung langsung dalam rangkaian sejarah terkait.
Identifikasi dan Eksplorasi Potensi Pengendalian Invasi Lobster Air Tawar Red Claw di Kota Dumai Untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Freddy Hasiholan Sidauruk; Christ Windreis; Benny Syofyan; Roni Saputra; Rika Sari H. S; Romi Romi
Moneter : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Moneter : Jurnal Ekonomi dan Keuangan
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/moneter.v1i4.45

Abstract

This study is part of a relay activity to explore local economic potentials, the discussion of which is focused on identifying and exploring the potential of a resource object selected based on the availability of the resource object and the minimal use of the resource from a business perspective by the local community. The resource object that will be discussed in this case is local fisheries resources in Dumai City, especially fisheries resources from the red claw crayfish commodity or also known as red claw crayfish (Cherax quadricarinatus) which is found in many natural environments in several waterways and river in Dumai City. Exploration of economic use by local communities in this study is also directed as an effort to control the spread of red claw freshwater lobsters which are feared to cause damage to native freshwater biota in Dumai City. Keyword : Dumai City, UMKM, Red Claw Crayfish
SOSIALISASI PENGENALAN INVESTASI PASAR UANG & MODAL DIKALANGAN GENERASI Z (KHUSUS MAHASISWA DAN UMUM) DI PEKANBARU Christ Windreis; Wira Jaya Hartono; Yanti Yanti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v1i2.68

Abstract

Dengan Perkembangan teknologi yang begitu cepat sangat memperngaruhi masyarakat diseluruh dunia menjadi sensitif pada semua informasi termasuk pasar saham dan uang. Di Indonesia, jumlah ketertarikan pada dunia saham dan pasar uang sangat meningkat dengan signifikan untuk menjadi investor, tanpa mereka ketahui dengan benar. Dengan kecepatan informasi dimedia sosial, masyarakat langsung bergabung tanpa mempelajari atau diedukasi tentang resiko yang dihadapi. Ketika pasar tidak begitu baik. Ada beberapa hasil yang tidak bisa terima dan mereka tidak mengetahui cara mengatur atau menghadapi resiko tersebut. Sehingga hasilnya, banyak uang diinvestasikan menjadi berkurang bahkan hilang. Dengan adanya kejadian seperti ini, sosialisasi ini berfokus pada generasi Z yang ada di kota Pekanbaru. Kegiatan ini memaparkan bagaimana pengenalan pada pasar saham dan uang dan bagaimana cara mengatur resiko. Metode dalam sosialisasi ini menggunakan daring atau zoom meeting yang dikuti oleh 27 peserta. Dari hasil kusioner masih terdapat 74% belum mengetahui atau bergabung dalam investasi saham atau forex. Dari analisis t-test terdapat perbedaan hasil pemahaman antara pre test dan postest. Dan juga minat berinvestasi dipasar saham masih tinggi secara keinginan sendiri, dikuti oleh adanya iklan dan influencer saham yang memperngaruhi orang-orang untuk menjadi investor, lalu ajakan atau ikut-ikutan teman. Sehingga seluruh peserta juga menginginkan pelatihan atau workshop secara mendalam mengenai pasar uang dan saham