Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI 1 PALU Nining Nining
Katalogis Vol 3, No 9 (2015)
Publisher : Katalogis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.687 KB)

Abstract

This research aims at analyzing the influence of cooperative model of make a match in improving the student’s learning outcomes on history subject at SMA Negeri 1 Palu. 80 students were taken as research samples; 40 grade eleventh students of IPS 2 as a control class. The samples were taken through purposive sampling on the basis of certain criteria determined by the researcher in accordance with the research purpose. This was an experimental research applyian t-test to analyze the data. The results show that the cooperative model of make a match gives influence toward the students learning oucomes. The students were taught using cooperative model of make a match got higher score than they who were taught using a convenational learning method.
Pemilihan Bahan dan Bentuk Kemasan untuk Produk Rumahan di LPKA II Bandung Anisa Amalia; Fith Khaira Nursal; Nining Nining
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Januari-Maret 2022
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v2i1.173

Abstract

Pemilihan kemasan merupakan salah satu pengembangan produk yang dapat dilakukan untuk dapat meningkatkan harga jual dari suatu produk dan merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam mempertahankan mutu, keamanan dan khasiat dari suatu produk selama masa penyimpanan dan penggunaan. Edukasi mengenai pemilihan kemasan merupakan salah satu program pembinaan lanjutan yang dilaksanakan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) II Bandung. Pada kegiatan ini peserta terdiri atas 18 anak didik lapas (andikpas) yang berusia dibawah 18 tahun. Selain materi mengenai pemilihan kemasan, peserta juga diberikan workshop berupa cara pembuatan sabun cair sari nanas dan pembuatan label kemasan produk kosmetik. Pencapaian target luaran dinilai dengan membandingkan rata-rata nilai pretest dan posttest yang diperoleh oleh peserta. Hasil yang diperoleh menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata nilai posttest bila dibandingkan nilai pretest, namun tidak terdapat perbedaan bermakna (sig 2-tailed > 0,0005) yang menunjukkan tidak ada pengaruh pemberian materi dan workshop pada anak didik LPKA II Bandung.