Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Penerapan Sistem Keuangan Berbasis Digital pada UMKM Di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat Eka Yulianti; Abdul Ahmad Hafidh Nurmansyah; Asep Kurniawan; Leni Evangelista; Faizal Fardhani Sigarlaki
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v6i1.7989

Abstract

Pandemi covid-19 merupakan kondisi yang tidak dapat dihindari dewasa ini. Salah satu usaha yang terkena dampaknya adalah UMKM. Begitu pun UMKM yang bergerak di bidang industri makanan di Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat. Pada beberapa UMKM di daerah tersebut terjadi penurunan penjualan yang salah satu penyebabnya adalah pandemi Covid-19. Selain itu, hal ini juga diperburuk oleh sistem pencatatan keuangan yang kurang optimal sehingga para pemilik UMKM tidak mengetahui secara pasti kondisi keuangannya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi para pengelola UMKM industri di Kecamatan Batujajar melalui sebuah pelatihan dan pendampingan terkait pentingnya pencatatan berbasis digital. Hasil kegiatan ini adalah para pengelola UMKM mampu memahami dan melakukan pencatatan keuangan berbasis digital baik dengan menggunakan komputer maupun handphone. Atas kemampuan yang mereka miliki diharapkan dapat menjadi salah satu pemicu pengembangan dan eksistensi usahanya terlebih dalam kondisi pandemi yang melanda dewasa ini.
Analisis Digital Advertising Terhadap Purchase Intention melalui Brand Awareness Sebagai Variabel Intervening Muhammad Muchtar; Ratih Hurriyati; Puspo Dewi Dirgantari; Faizal Fardhani Sigarlaki
Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Vol. 4, No. 4 (December 2022)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/infeb.v4i4.183

Abstract

Indonesia memimpin jajaran tertinggi pertumbuhan e-commerce tercepat di Dunia di banding sembilan negara lainnya dengan nilai pertumbuhan 78%. Fenomena perkembangan e-commerce ini menyebabkan banyaknya perusahaan-perusahaan startup yang bergerak dibidang e-commerce terus bermunculan. Yang menandakan bahwa bisnis e-commerce menjadi sebuah ladang bisnis yang potensial. Shopee termasuk jenis e-commerce C2C, yaitu C to C (Consumer to Consumer) yang merupakan perdagangan antara individu dengan konsumen. C to C dapat dikatakan transaksi dimana konsumen menjual produk secara langsung kepada konsumen lain dengan menggunakan media elektronik atau online. Shoope merupakan perusahaan e-commerce yang memiliki pangsa pasar tertinggi diantara e-commerce lainnya namun menduduki posisi ketiga di tahun 2022 sebagai e-commerce yang paling diminati. Hal tersebut mengindikasikan bahwa purchase intention mengalami penurunan pada e-commerce Shoppe dan peneliti tertarik untuk menelitinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran dan pengaruh variabel digital advertisng terhadap purchase intention yang dimediasi oleh brand awerness. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif. Sampel penelitian sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital advertising berpengaruh positif signifikan terhadap brand awerness, brand awerness berpengaruh positif signifikan terhadap purchase intention, digital advertising berpengaruh positif signifikan terhadap purchase intention. Selain itu, adanya peran brand awerness dalam memediasi pengaruh digital advertising terhadap purchase intention.
Pengaruh Brand Experience, Brand Trust Dan Brand Image Terhadap Repurchase Intention Pada Produk Suncare Nivea Di Kota Bandung Anisa Inayah; Faizal Fardhani Sigarlaki
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 5 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i5.12011

Abstract

Pada tahun 2021 – 2024 Nivea mengalami penurunan index brand, walaupun suncare Nivea selalu menjadi peringkat pertama dibandingkan dengan merek lainnya suncare Nivea mengalami penurunan paling besar di tahun 2024. Sedangkan penggunaan suncare sangat penting bahkan Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki indeks ultraviolet yang sangat tinggi. Metode pertama operasionalisasi variabel, kedua merancang instrumen penelitian berupa format kuesioner, ketiga menguji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian, keempat mengumpulkan data dari responden dengan menggunakan instrumen penelitian yang telah valid dan reliabel, kelima mengolah data, keenam menganalisis data, dan terakhir melakukan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukan uji hipotesis yang H1, H2, H3 dan H4 berhasil menolak H0. Penelitian ini menghasilkan Brand experience, brand trust, dan brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap Repurchase Intention pada produk Suncare Nivea di kota Bandung.
Brand Image And Price As Antecedents Repurchase Intention Citra Merek Dan Harga Sebagai Anteseden Dari Minat Beli Ulang Fariddudin Rumi; Faizal Fardhani Sigarlaki
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 5 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i5.12082

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh citra merek dan harga terhadap minat beli ulang konsumen Pocari Sweat di Kota Bandung. Sebanyak 110 responden yang pernah membeli dan mengonsumsi minuman Pocari Sweat berperan serta dalam penelitian ini. Metode judgement sampling digunakan untuk menentukan sampel dalam penelitian ini. Instrumen telah lolos dalam tahap uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik dan uji regresi berganda. Alat analisis data yang digunakan adalah SPSS versi 26. Dari tiga hipotesis penelitian yang diajukan, dua diantaranya didukung oleh data empiris. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa harga berpengaruh positif terhadap minat beli ulang secara parsial. Lalu, citra merek dan harga berpengaruh positif terhadap minat beli ulang secara simultan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membantu penelitian selanjutnya dan pihak pengelola objek yang dinilai terkait merancang strategi yang relevan dengan peningkatan kualitas atribut tersebut. Peneliti di masa depan disarankan untuk menggunakan penentuan sampel yang berbeda dan menyelidiki variabel lain sebagai anteseden dari Minat Beli Ulang.
The Influence of Personal Selling on Repurchase Intention Through Customer Satisfaction at Strawberry Kopo Salon Mey Byilah Arsy Sudrajat; Faizal Fardhani Sigarlaki
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 6 No. 1 (2026): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v6i1.52471

Abstract

This study aims to analyze the effect of personal selling on repurchase intention through customer satisfaction as a mediating variable at Salon Strawberry Kopo, Bandung. The background of this research is the fluctuating number of returning customers, which is suspected to be influenced by variations in service quality and the effectiveness of personal interactions between staff and customers. This research employs a quantitative approach using a survey method, involving 130 respondents who are customers of Salon Strawberry Kopo. The analytical techniques used include multiple regression analysis and the Sobel test to examine both direct and indirect effects among variables. The results show that personal selling has a positive and significant effect on customer satisfaction, and customer satisfaction has a positive and significant effect on repurchase intention. Moreover, personal selling also has a direct positive influence on repurchase intention, and customer satisfaction is proven to mediate the relationship between personal selling and repurchase intention. These findings indicate that effective personal selling—through friendly communication, clear information delivery, and service that meets customer needs—plays a crucial role in enhancing satisfaction and encouraging repeat visits. Therefore, improving the quality of personal interactions and maintaining consistent service standards are key strategies for strengthening customer loyalty in the beauty service industry.
Product Quality, Price Perception, and Customer Loyalty: The Mediating Role of Customer Satisfaction among Herbalife Consumers in Indonesia Alfi Rachmatunnisa; Faizal Fardhani Sigarlaki
Jurnal Investasi Islam Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Investasi Islam (JII)
Publisher : FEBI IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jii.v11i2.15623

Abstract

This study examines the effects of product quality and price on customer loyalty through the mediating role of customer satisfaction among Herbalife customers in Cianjur City, Indonesia. The research is grounded in the Stimulus-Organism-Response (S-O-R) theory, which explains how external marketing stimuli influence internal psychological states and subsequently shape behavioral responses. A quantitative survey method was employed using purposive sampling, involving 70 Herbalife customers who had purchased and consumed Herbalife products more than once. Data were analyzed using multiple linear regression and Sobel mediation tests with IBM SPSS Statistics 26. The findings reveal that product quality (β = 0.380; p < 0.001) and price (β = 0.326; p < 0.001) have positive and significant effects on customer satisfaction. Customer satisfaction also exerts a positive and significant effect on customer loyalty (β = 0.786; p < 0.001). However, product quality demonstrates a significant negative direct effect on customer loyalty after customer satisfaction is introduced into the model, indicating competitive (inconsistent) mediation, while price does not directly influence customer loyalty. The Sobel test confirms that customer satisfaction significantly mediates the relationships between product quality and customer loyalty (Z = 2.98) and between price and customer loyalty (Z = 2.85). These findings extend the application of S-O-R theory within the health nutrition industry by demonstrating that customer loyalty is primarily established through customer satisfaction rather than through product quality or price alone. Practically, Herbalife should prioritize enhancing customer satisfaction by maintaining superior product quality, ensuring value-based pricing, and strengthening customer education and relationship marketing to foster long-term customer loyalty.
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN (STUDI PADA KONSUMEN POP MIE DI KECAMATAN CIMAHI TENGAH KOTA CIMAHI) Iqbal Aziz M Fauzi; Faizal Fardhani Sigarlaki
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/e89z2c27

Abstract

Penelitian ini bertujuan dalam mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh kualitas produk dan harga terhadap loyalitas pelanggan, melalui studi kasus pada konsumen Pop Mie di Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena menurunnya indeks merek Pop Mie dalam beberapa tahun terakhir, yang mengindikasikan penurunan loyalitas konsumen. Pop Mie yang selama ini mendominasi pasar mie instan dalam kemasan cup mengalami tekanan dari kompetitor seperti Mie Sedaap Cup, yang menawarkan harga lebih terjangkau dengan kualitas yang dianggap sebanding. Penelitian ini mempergunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei, dan instrumen berupa kuesioner yang dibagikan terhadap 80 responden berusia 17–35 tahun. Teknik analisis data yang dipergunakan yaitu regresi linear berganda untuk menguji pengaruh dimensi kualitas produk (kinerja, fitur, keandalan, dan estetika) dan persepsi harga (keterjangkauan, kesesuaian harga dengan kualitas dan manfaat, serta daya saing harga) terhadap loyalitas pelanggan. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi teoritis untuk pengembangan ilmu manajemen pemasaran serta rekomendasi praktis untuk perusahaan untuk mendorong peningkatan loyalitas pelanggan melalui perbaikan kualitas dan strategi harga yang lebih kompetitif.
The Effect of Perceived Enjoyment and Social Interaction on Continuance Intention Through User Satisfaction Among Valorant Players in Bandung City Afif Nasywa Ramadhan; Faizal Fardhani Sigarlaki
International Journal of Management Science and Information Technology Vol. 6 No. 2 (2026): July - December 2026
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijmsit.v6i2.8039

Abstract

This study aims to analyze the effect of perceived enjoyment and social interaction on continuance intention through user satisfaction among Valorant players in the city of Bandung. This research is motivated by the decline in Valorant's global monthly active player count, from approximately 24–25 million in mid-2024 to 17–20 million by the end of 2025, as well as the fluctuating pattern of information searches about Valorant in Indonesia, which indicates an issue with players' continuance intention. This study uses a quantitative approach with a survey method. The research sample consisted of 116 respondents selected using a purposive sampling technique, with the criteria of being at least 17 years old, having played Valorant at least once in the last three months, and residing in the city of Bandung. Data were analyzed using multiple linear regression and the Sobel test with the assistance of SPSS version 25. The results show that perceived enjoyment and social interaction have a positive and significant effect on user satisfaction, and user satisfaction has a positive and significant effect on continuance intention. Directly, only social interaction has a significant effect on continuance intention, while perceived enjoyment has no significant direct effect and is thus fully mediated by user satisfaction, whereas the effect of social interaction is partially mediated. These findings indicate that enjoyment in playing only drives continuance intention after being processed through satisfaction, whereas social interaction drives that intention both directly and through user satisfaction. This study reinforces the integration of the Expectation Confirmation Model, the concept of a hedonic information system, and self-determination theory in the study of post-adoption user behavior in online games. The findings can serve as input for Riot Games and other stakeholders in the competitive gaming industry in designing player retention strategies that emphasize playing enjoyment, the quality of social interaction, and user satisfaction.