Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Tingkat Kognitif Soal Uji Kompetensi Pada Buku Teks Matematika Kelas VII Terbitan Kemendikbud Revisi 2017 Berdasarkan Taksonomi Bloom Revisi Tri Wahyuni; Nurul Astuty Yensy; Nur aliyyah Irsal
FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2021): FARABI
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/farabi.v4i2.195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sebaran tingkat kognitif soal Uji Kompetensi materi perbandingan dan Aritmatika Sosial pada buku teks matematika kelas VII terbitan kemendikbud revisi 2017 berdasarkan taksonomi bloom revisi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. sumber data penelitian pada penelitian ini adalah soal Uji Kompetensi materi perbandingan dan Aritmatika Sosial pada buku teks matematika kelas VII terbitan kemendikbud revisi 2017. Instrument dalam penelitian ini adalah lembar klasifikasi tingkat kognitif soal oleh peneliti,lembar analisis tingkat kognitif soal oleh teman sejawat dan lembar kesesuaian tingkat kognitif soal oleh peneiti dan teman sejawat. Metode pengumpulan data yang diguakan adalah metode dokumentasi dan observasi. Soal Uji kompetensi yang dianalisis untuk bab perbandingan berjumlah 45 pertanyaan dan pada bab aritmatika sosial berjumlah 34 pertanyaan. Pada bab perbandingan memiliki tingkat kognitif memahami (C2) sebanyak 9 pertanyaan (20%), mengaplikasikan (C3) sebanyak 27 pertanyaan (60%),menganalisis (C4) sebanyak 7 pertanyaan (15,6%) dan mengevaluasi (C5) sebanyak 2 pertanyaan (4,4%) ,serta tidak adanya tingkat kognitif mengingat (C1) dan mencipta (C6). Sedangkan soal uji kompetensi pada bab aritmatika sosial memiliki tingkat kognitif mengaplikasikan(C3) sebanyak 25 pertanyaan (73,5%) dan menganalisis (C4) sebanyak 9 pertanyaan (26,5%), serta tidak danya tingkat kognitif mengingat (C1),memahami (C2),mengevaluasi (C5) dan mencipta (C6). Kata kunci : Buku Teks Matematika,Tingkat Kognitif Soal,Uji Kompetensi
DIGITALISASI PERMAINAN TRADISIONAL MELALUI WEBSITE EDUKATIF BERBASIS CRT UNTUK MENINGKATKAN LITERASI BUDAYA DAN KEWARGAAN Ratna Sari; Kiki Amaliah; Miftahus Silmi Zohro; Azzah Muslimah; Tri Wahyuni
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18792

Abstract

Literasi budaya dan kewargaan merupakan kompetensi penting yang perlu dikembangkan pada peserta didik sekolah dasar untuk memperkuat identitas budaya dan karakter kebangsaan. Namun, pemanfaatan permainan tradisional sebagai sumber pembelajaran masih terbatas dan kurang terintegrasi secara optimal dengan teknologi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mendigitalisasi permainan tradisional melalui website edukatif berbasis CRT guna mendukung penguatan literasi budaya dan kewargaan di SD Negeri 08 Desa Rindu Hati, Bengkulu Tengah. Metode kegiatan menggunakan model APTE. Peserta kegiatan terdiri atas guru-guru sekolah dasar yang memperoleh pendampingan dalam mengidentifikasi permainan tradisional lokal, mengintegrasikan nilai budaya dan kewargaan ke dalam pembelajaran, serta mengelola website edukatif sebagai media pembelajaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan materi pembelajaran berbasis budaya lokal. Guru mampu menghasilkan dan mengunggah konten permainan tradisional yang mengandung nilai-nilai budaya, kerja sama, tanggung jawab, dan kebangsaan pada website edukatif yang dikembangkan. Kegiatan ini juga memperoleh respons positif dari peserta karena membantu pelestarian budaya lokal sekaligus mendukung inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Dengan demikian, pendampingan digitalisasi permainan tradisional berbasis CRT melalui website edukatif efektif dalam meningkatkan kapasitas guru serta mendukung penguatan literasi budaya dan kewargaan di sekolah dasar.