Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN KEWIRAUSAHAAN SISWA SMA NEGERI 1 BARRU MELALUI PROGRAM INKUBATOR BISNIS Fitriany Fitriany; Nurhaeda Zaeni; Abdullah Abdullah; A. Widyawati; Januar Kulsaputro; Laode Amijaya; Hera Nur Putri
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Sipissangngi Volume 5, Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.6170

Abstract

Pendidikan kewirausahaan di Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar dalam menciptakan generasi muda yang siap bersaing di zaman globalisasi dan digital. Berdasarkan informasi dari Badan Pusat Statistik (BPS, 2024), angka pengangguran usia muda mencapai 14,75%, yang sebagian besar berasal dari lulusan SMA. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kemampuan yang dimiliki siswa dengan kebutuhan dunia kerja maupun peluang usaha. Oleh karena itu, diperlukan strategi pendidikan yang lebih aplikatif dan berbasis praktik, salah satunya melalui program inkubator bisnis di sekolah. Inkubator Bisnis adalah tempat yang memberikan dukungan kepada wirausaha baru untuk memulai usaha, guna meningkatkan peluang pertumbuhan dan ketahanan, sehingga mereka dapat bersaing di lingkungan bisnis yang kompetitif (Budiman et al., 2021). Program inkubator bisnis menawarkan pendekatan inovatif yang mengintegrasikan teori dengan praktik langsung, membantu siswa memahami proses kewirausahaan dari ide hingga realisasi bisnis. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mengembangkan keterampilan kewirausahaan siswa SMA Negeri 1 Barru melalui pendekatan berbasis praktik, membentuk budaya kewirausahaan di sekolah sebagai langkah menciptakan generasi muda mandiri dan inovatif, memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam merancang, mengelola, dan menjalankan usaha kecil melalui program inkubator bisnis, menyediakan platform kolaborasi antara sekolah, pelaku bisnis, dan komunitas lokal untuk mendukung pengembangan kewirausahaan siswa.
Implementasi Customer Relationship Management (CRM) dalam Strategi Pemasaran UMKM Berbasis Digital Fitriany Fitriany; Yurisman Star
MAMEN: Jurnal Manajemen Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/mamen.v4i4.6490

Abstract

Digital transformation requires MSMEs not only to rely on online promotion but also to manage customer relationships more systematically through the implementation of Customer Relationship Management (CRM). However, most MSMEs remain at the basic level in utilizing customer data, resulting in suboptimal digital marketing outcomes. This study aims to analyze the influence of CRM on MSME performance, both directly and indirectly through digital marketing strategies as a mediating variable. A quantitative survey was conducted involving 120 MSME actors in the culinary, fashion, and creative service sectors, using structured questionnaires and analyzed through simple and multiple regression. The findings indicate that CRM has a positive and significant impact on digital marketing strategies (β = 0.58) and MSME performance (β = 0.35), with an indirect effect through digital marketing mediation (β = 0.36). The data also reveal that social media is the most frequently used digital channel, while marketplace utilization, promotional applications, and customer database management remain limited. Digital marketing strategies significantly improve MSME performance (β = 0.62), particularly in terms of sales and customer loyalty. The study concludes that integrating CRM with digital marketing can enhance the competitiveness of MSMEs in the digital era. However, limitations related to sample size, sectoral scope, and the cross-sectional design restrict the generalizability of the findings, suggesting that future research should expand coverage and incorporate external variables such as digital literacy and policy support.